alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Imbas Perbaikan Jalan di Desa Kepohkidul

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Debu atau beleduk dari material perbaikan jalan sangat mengganggu warga yang melintas Jalan Poros Kecamatan Sumberrejo-Kedungadem, persisnya Desa Kepohkidul, kemarin (4/8). Debunya tebal. Hingga kendaraan di depannya tak terlihat.

Warga berharap pemangku kebijakan bisa tegas meminimalisir debu. Setidaknya, meminta agar rekanan kerap menyirami jalan agar tak menimbulkan debu. Sebab, warga sangat mengeluhkan debu tersebut.

Verio Afana, salah satu warga Kecamatan Kedungadem mengatakan, cukup terdampak adanya proyek pembangunan jalan tersebut. Sebab dia kerap mengakses jalanan di Kecamatan Kedungadem, Sugihwaras, dan Sumberrejo.

’’Tidak bisa dianggap remeh. Debunya cukup tebal dan mengganggu,” keluhnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, kemarin (4/8).

Baca Juga :  Kemacetan Diperkirakan Berpindah dari Arah Barat

Dia khawatir jika pembangunan tersebut tak segera rampung, tentu debu tersebut mengganggu dan berpengaruh pada kesehatan. Tentu pada mata, pernapasan, dan paru-paru. Terlebih bagi penduduk yang rumahnya tepat di muka pembangunan jalan.

’’Itu merupakan dampak negatif. Jadi harus segera selesai setidaknya sebelum Desember,’’ ungkap dia.

Debu ini, kata dia, bermula jalan yang hendak diperbaiki dan paving di jalan tersebut dilepas. Hingga, jalan menyisakan pasir berkerikil. Selain berdebu, juga dapat membuat pengendara tergelincir jika tidak berhati-hati. 

’’Pemkab harus segera menangani dan tegas tentang hal ini,’’ ujar dia.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Debu atau beleduk dari material perbaikan jalan sangat mengganggu warga yang melintas Jalan Poros Kecamatan Sumberrejo-Kedungadem, persisnya Desa Kepohkidul, kemarin (4/8). Debunya tebal. Hingga kendaraan di depannya tak terlihat.

Warga berharap pemangku kebijakan bisa tegas meminimalisir debu. Setidaknya, meminta agar rekanan kerap menyirami jalan agar tak menimbulkan debu. Sebab, warga sangat mengeluhkan debu tersebut.

Verio Afana, salah satu warga Kecamatan Kedungadem mengatakan, cukup terdampak adanya proyek pembangunan jalan tersebut. Sebab dia kerap mengakses jalanan di Kecamatan Kedungadem, Sugihwaras, dan Sumberrejo.

’’Tidak bisa dianggap remeh. Debunya cukup tebal dan mengganggu,” keluhnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, kemarin (4/8).

Baca Juga :  Pentingnya Melatih Displin

Dia khawatir jika pembangunan tersebut tak segera rampung, tentu debu tersebut mengganggu dan berpengaruh pada kesehatan. Tentu pada mata, pernapasan, dan paru-paru. Terlebih bagi penduduk yang rumahnya tepat di muka pembangunan jalan.

’’Itu merupakan dampak negatif. Jadi harus segera selesai setidaknya sebelum Desember,’’ ungkap dia.

Debu ini, kata dia, bermula jalan yang hendak diperbaiki dan paving di jalan tersebut dilepas. Hingga, jalan menyisakan pasir berkerikil. Selain berdebu, juga dapat membuat pengendara tergelincir jika tidak berhati-hati. 

’’Pemkab harus segera menangani dan tegas tentang hal ini,’’ ujar dia.

Previous articleTidak Suka Masak Ikan
Next articleDance untuk Olahraga

Artikel Terkait

Most Read

Ingin Bergulat Lagi

Peralihan Musim: Hati-Hati Gelombang Tinggi

RESMI DIMULAI

Ada Bebatuan Mirip Bak Mand

Artikel Terbaru


/