alexametrics
26.4 C
Bojonegoro
Thursday, May 19, 2022

Jangan Sampai Ada Penolakan Pasien

Radar Lamongan – Komisi D DPRD Lamongan menggelar rapat darurat dengan Dinas Kesehatan, RSUD dr Soegiri Lamongan, dan RSUD Ngimbang. Komisi yang membidangi kesejahteraan masyarakat itu ingin memastikan implementasi serta penerapan PPKM darurat secara maksimal.

‘’Harapan terbesar dari Komisi D, di Lamongan segera normal, tidak terjadi penumpukan pasien. Kondisinya bisa berangsur pulih,’’ tutur Anggota Komisi D DPRD Lamongan, Imam Fadlli kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (4/7). 

Seperti diketahui, kasus covid-19 di Kota Soto terus melonjak. Imbasnya fasilitas kesehatan penuh dan kualahan menangani pasien. Fadlli meminta agar seluruh RS tidak melakukan penolakan terhadap pasien.

Berdasarkan pantauannya, sejumlah masyarakat mengeluhkan kesulitan mendapatkan pengobatan di RS. ‘’Kami meminta Dinkes berkoordinasi dengan seluruh RS, jangan sampai ada penolakan,’’ ujar anggota F-Gerindra tersebut. 

Baca Juga :  Ujian Fisik Pemain

Berdasarkan laporan yang dia terima, RSML sudah mendirikan tenda sebagai perawatan lapangan. Sedangkan, dinkes sudah memaksimalkan seluruh puskesmas, sehingga penanganan tidak hanya terpusat di RS. ‘’Kami juga meminta agar ada penambahan Tempat Tidur perawatan pasien Covid di seluruh rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta,’’ tukasnya. 

Fadlli mengatakan, dalam situasi seperti ini, RS perlu menambah SDM nakes. Salah satu opsi dari RSUD dr Soegiri, terang dia, perekrutan relawan dari mahasiswa kesehatan semester akhir. ‘’Dinkes harus memastikan ketercukupan obat dan sarana penunjang untuk perawatan pasien covid dan pemulasaran jenasah. Serta harus gencar pemberian APD dan edukasi kepada mudin lingkungan desa tentang perawatan jenasah covid-19,’’ kata Fadlli.

Baca Juga :  Anniversary 17 Tahun LA Mania: Ingin Jadi Lebih Dewasa 

Komisi D juga meminta agar dinkes lebih gencar dalam tracing dan testing, dengan melibatkan lapisan pemerintahan terbawah. Serta, lanjut dia, isolasi di seluruh desa harus dipersiapkan sebagai isolasi komunal. ‘’Upaya mempercepat dan memastikan vaksin di Lamongan sesuai target untuk menciptakan herd immunity harus dioptimalkan,’’ terang Fadlli.

Radar Lamongan – Komisi D DPRD Lamongan menggelar rapat darurat dengan Dinas Kesehatan, RSUD dr Soegiri Lamongan, dan RSUD Ngimbang. Komisi yang membidangi kesejahteraan masyarakat itu ingin memastikan implementasi serta penerapan PPKM darurat secara maksimal.

‘’Harapan terbesar dari Komisi D, di Lamongan segera normal, tidak terjadi penumpukan pasien. Kondisinya bisa berangsur pulih,’’ tutur Anggota Komisi D DPRD Lamongan, Imam Fadlli kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (4/7). 

Seperti diketahui, kasus covid-19 di Kota Soto terus melonjak. Imbasnya fasilitas kesehatan penuh dan kualahan menangani pasien. Fadlli meminta agar seluruh RS tidak melakukan penolakan terhadap pasien.

Berdasarkan pantauannya, sejumlah masyarakat mengeluhkan kesulitan mendapatkan pengobatan di RS. ‘’Kami meminta Dinkes berkoordinasi dengan seluruh RS, jangan sampai ada penolakan,’’ ujar anggota F-Gerindra tersebut. 

Baca Juga :  Peminat Lebihi Kuota 

Berdasarkan laporan yang dia terima, RSML sudah mendirikan tenda sebagai perawatan lapangan. Sedangkan, dinkes sudah memaksimalkan seluruh puskesmas, sehingga penanganan tidak hanya terpusat di RS. ‘’Kami juga meminta agar ada penambahan Tempat Tidur perawatan pasien Covid di seluruh rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta,’’ tukasnya. 

Fadlli mengatakan, dalam situasi seperti ini, RS perlu menambah SDM nakes. Salah satu opsi dari RSUD dr Soegiri, terang dia, perekrutan relawan dari mahasiswa kesehatan semester akhir. ‘’Dinkes harus memastikan ketercukupan obat dan sarana penunjang untuk perawatan pasien covid dan pemulasaran jenasah. Serta harus gencar pemberian APD dan edukasi kepada mudin lingkungan desa tentang perawatan jenasah covid-19,’’ kata Fadlli.

Baca Juga :  Berharap Lulus 100 Persen

Komisi D juga meminta agar dinkes lebih gencar dalam tracing dan testing, dengan melibatkan lapisan pemerintahan terbawah. Serta, lanjut dia, isolasi di seluruh desa harus dipersiapkan sebagai isolasi komunal. ‘’Upaya mempercepat dan memastikan vaksin di Lamongan sesuai target untuk menciptakan herd immunity harus dioptimalkan,’’ terang Fadlli.

Artikel Terkait

Most Read

Bupati Blora Inginkan Gebrakan dan Inovasi

Langsung Diuji di Putaran II

Montong Diterjang Banjir Bandang

Artikel Terbaru


/