alexametrics
24.1 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Pejabat Kedubes Australia Kunjungi Tuban

TUBAN – Jawa Pos Radar Tuban kembali mendapat tamu istimewa. Kamis (3/5) malam, Kepala Bidang Politik Kedutaan Besar (Kedubes) Australia Dr. Christian Hirst didampingi Sekretarisnya Amy Keough bertemu pemimpin redaksi Jawa Pos Radar Tuban, Dwi Setiyawan di salah satu hotel di Tuban. 

Dalam kunjungannya tersebut, perwakilan dari Kedubes Australia mengajak diskusi tentang kondisi perpolitikan secara nasional, provinsi, hingga daerah. Pertemuan tersebut berjalan santai namun berbobot. Christ menjelaskan dalam kunjungannya ke berbagai daerah, mereka selalu mengajak media terbesar dan terpercaya di kota tersebut untuk diskusi. ‘’Tuban kota kedua yang saya kunjungi dalam kegiatan ini,’’ tuturnya dalam bahasa Inggris.

Selain membahas kondisi perpolitikan, pria kelahiran Canberra itu juga menanyakan tentang seluk beluk Nahdlatul Ulama (NU) di Tuban. Dia memuji, NU merupakan organisasi terbesar di dunia yang selama ini terbukti selalu bisa menjaga kedamaian dan persatuan tanah air. ‘’NU merupakan organisasi terbesar di dunia. Dan ketika di luar negeri, NU itu menjadi identitas Islam di Indonesia,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Wisuda Madin dan PDF Al Hidayah serta Launching Ma’had Aly Al Hidayah

Di bagian lain, Christ juga menceritakan kesannya pertama kali berkunjung di Tuban. Sebagai salah satu kota tertua di Indonesia, Christ sangat tertarik untuk mengkaji kehidupan orang Tuban yang kaya akan sejarah. ‘’Saya sudah ke Makam Sunan Bonang, sekaligus sedikit belajar sejarahnya,’’ kata dia. 

TUBAN – Jawa Pos Radar Tuban kembali mendapat tamu istimewa. Kamis (3/5) malam, Kepala Bidang Politik Kedutaan Besar (Kedubes) Australia Dr. Christian Hirst didampingi Sekretarisnya Amy Keough bertemu pemimpin redaksi Jawa Pos Radar Tuban, Dwi Setiyawan di salah satu hotel di Tuban. 

Dalam kunjungannya tersebut, perwakilan dari Kedubes Australia mengajak diskusi tentang kondisi perpolitikan secara nasional, provinsi, hingga daerah. Pertemuan tersebut berjalan santai namun berbobot. Christ menjelaskan dalam kunjungannya ke berbagai daerah, mereka selalu mengajak media terbesar dan terpercaya di kota tersebut untuk diskusi. ‘’Tuban kota kedua yang saya kunjungi dalam kegiatan ini,’’ tuturnya dalam bahasa Inggris.

Selain membahas kondisi perpolitikan, pria kelahiran Canberra itu juga menanyakan tentang seluk beluk Nahdlatul Ulama (NU) di Tuban. Dia memuji, NU merupakan organisasi terbesar di dunia yang selama ini terbukti selalu bisa menjaga kedamaian dan persatuan tanah air. ‘’NU merupakan organisasi terbesar di dunia. Dan ketika di luar negeri, NU itu menjadi identitas Islam di Indonesia,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Tak Terpengaruh Larangan Menteri Susi

Di bagian lain, Christ juga menceritakan kesannya pertama kali berkunjung di Tuban. Sebagai salah satu kota tertua di Indonesia, Christ sangat tertarik untuk mengkaji kehidupan orang Tuban yang kaya akan sejarah. ‘’Saya sudah ke Makam Sunan Bonang, sekaligus sedikit belajar sejarahnya,’’ kata dia. 

Artikel Terkait

Most Read

LCV Party Mitsubishi Kembali Digelar Meriah

Sita Barang Bukti Innova

Peluang Persela Lolos Delapan Besar

Artikel Terbaru


/