alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Janjikan saat Pencoblosan Tidak Ada Pemadaman

BOJONEGORO – Saat hari pemungutan suara pemilihan umum (pemilu) serentak 2019, PLN Bojonegoro pastikan tidak ada pemadaman sementara. Pihak PLN terus lakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro guna memantau 4.572 tempat pemungutan suara (TPS).

“Kami sudah lakukan gelar pasukan siaga pemilu Senin lalu, mulai dari alat dan personel diharapkan sudah aman terkendali, tim ROW (right of way) kami upayakan cepat lakukan perbaikan,” tutur Manajer Area PLN Bojonegoro Uray Aminin.

Dia menerangkan, KPU Bojonegoro sudah antisipasi dengan adanya genset. Namun, terkait TPS-TPS tentu perlu jaringan komunikasi yang intens apabila saat hari H pemilu mengalami gangguan listrik. Karena akhir-akhir ini masih sering terjadi hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang menimpa jaringan listrik.

Baca Juga :  Pemudik Datang Dengan Gejala Harus Segera Diisolasi

“Intinya komunikasi harus intens saat pemilu, kami sudah upayakan pemadaman sementara untuk pemeliharaan ditunda dulu, agar pemilu tidak terganggu,” ujarnya.

Sejak pekan lalu hingga pekan ini, pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) juga sudah diantisipasi tidak ada pemadaman. Pihaknya membuat grup WhatsApp yang diisi oleh seluruh kepala sekolah SMK/SMA/MA agar bisa cepat melaporkan apabila ada gangguan listrik. Sehingga, tiap ada laporan gangguan masuk, timnya cepat merespons dan segera lakukan perbaikan.

“Pemanfaatan teknologi seperti WhatsApp sangat membantu, laporan masuk bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

BOJONEGORO – Saat hari pemungutan suara pemilihan umum (pemilu) serentak 2019, PLN Bojonegoro pastikan tidak ada pemadaman sementara. Pihak PLN terus lakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro guna memantau 4.572 tempat pemungutan suara (TPS).

“Kami sudah lakukan gelar pasukan siaga pemilu Senin lalu, mulai dari alat dan personel diharapkan sudah aman terkendali, tim ROW (right of way) kami upayakan cepat lakukan perbaikan,” tutur Manajer Area PLN Bojonegoro Uray Aminin.

Dia menerangkan, KPU Bojonegoro sudah antisipasi dengan adanya genset. Namun, terkait TPS-TPS tentu perlu jaringan komunikasi yang intens apabila saat hari H pemilu mengalami gangguan listrik. Karena akhir-akhir ini masih sering terjadi hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang menimpa jaringan listrik.

Baca Juga :  Tampil Tradisional, Berbasis Digital

“Intinya komunikasi harus intens saat pemilu, kami sudah upayakan pemadaman sementara untuk pemeliharaan ditunda dulu, agar pemilu tidak terganggu,” ujarnya.

Sejak pekan lalu hingga pekan ini, pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) juga sudah diantisipasi tidak ada pemadaman. Pihaknya membuat grup WhatsApp yang diisi oleh seluruh kepala sekolah SMK/SMA/MA agar bisa cepat melaporkan apabila ada gangguan listrik. Sehingga, tiap ada laporan gangguan masuk, timnya cepat merespons dan segera lakukan perbaikan.

“Pemanfaatan teknologi seperti WhatsApp sangat membantu, laporan masuk bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/