alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Gudang Tembakau Terbakar, Api Sulit Dipadamkan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hujan baru saja mengguyur wilayah Kecamatan Balen, kemarin sore (4/3). Namun, sekitar pukul 15.30, suasana mendung itu warga dikejutkan dengan kebakaran gudang tembakau di Dusun Katangturi, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen.

Hingga pukul 19.00 tadi malam, api masih berkobar. Si jago merah kian membesar. Api sulit dipadamkan karena yang terbakar tembakau sudah packing dan siap dikirim. Selain itu, bangunan dari kayu jati juga mudah terbakar. 

Informasi diterima Jawa Pos Radar Bojonegoro di lokasi kejadian, salah satu karyawan memastikan, tembakau sudah packing itu rencananya akan diekspor ke Filipina. Sementara itu, hingga tadi malam warga tampak penasaran menyaksikan peristiwa tersebut. Apalagi, kobaran api kian membesar. 

Baca Juga :  2018, Bojonegoro Darurat Macet 

Kebakaran hebat ini hingga petugas mengerahkan dua unit mobil water suplay dari BPBD. Serta, tujuh mobil pemadam kebakaran silih berganti. Mobil damkar itu didatangkan dari Pos Kota, Temayang, hingga Baureno. Dugaan sementara api berawal dari korsleting listrik. 

“Awal saya tahu kobaran api berada di tengah gudang,” kata Farid salah satu saksi mata. 

Menurut dia, saat awal kejadian kondisi gudang kosong. Sebab, karyawan sudah pulang kerja. Sebaliknya, jajaran petugas gudang berada di kantornya di sebelah barat gudang. Di antara beberapa gudang, bangunan yang terbakar paling besar. Lokasinya di tengah lahan berpagar tembok sekitar 2 meter itu. 

“Api cepat besar, saat itu masih sepi,” ungkap Supeno, saksi lainnya.

Baca Juga :  Pasang PJU 60 Titik di Bojonegoro, Termasuk Gang Lingkungan

Pria tinggal di sebelah timur gudang itu menambahkan, setelah mengetahui kobaran api, beberapa saat kemudian bangunan gudang ambruk dan petugas baru datang. 

Kepala Dinas Damkar Bojonegoro Andik Sudjarwo mengatakan, dugaan sementara api berawal dari listrik. Sebanyak 18 personel damkar dan  empat petugas BPBD. “Sampai sekarang belum bisa dipadamkan sejak jam pukul empat tadi,” ujarnya ditemui di lokasi tadi malam.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hujan baru saja mengguyur wilayah Kecamatan Balen, kemarin sore (4/3). Namun, sekitar pukul 15.30, suasana mendung itu warga dikejutkan dengan kebakaran gudang tembakau di Dusun Katangturi, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen.

Hingga pukul 19.00 tadi malam, api masih berkobar. Si jago merah kian membesar. Api sulit dipadamkan karena yang terbakar tembakau sudah packing dan siap dikirim. Selain itu, bangunan dari kayu jati juga mudah terbakar. 

Informasi diterima Jawa Pos Radar Bojonegoro di lokasi kejadian, salah satu karyawan memastikan, tembakau sudah packing itu rencananya akan diekspor ke Filipina. Sementara itu, hingga tadi malam warga tampak penasaran menyaksikan peristiwa tersebut. Apalagi, kobaran api kian membesar. 

Baca Juga :  Ketergantungan DBHCT Dinilai Buruk

Kebakaran hebat ini hingga petugas mengerahkan dua unit mobil water suplay dari BPBD. Serta, tujuh mobil pemadam kebakaran silih berganti. Mobil damkar itu didatangkan dari Pos Kota, Temayang, hingga Baureno. Dugaan sementara api berawal dari korsleting listrik. 

“Awal saya tahu kobaran api berada di tengah gudang,” kata Farid salah satu saksi mata. 

Menurut dia, saat awal kejadian kondisi gudang kosong. Sebab, karyawan sudah pulang kerja. Sebaliknya, jajaran petugas gudang berada di kantornya di sebelah barat gudang. Di antara beberapa gudang, bangunan yang terbakar paling besar. Lokasinya di tengah lahan berpagar tembok sekitar 2 meter itu. 

“Api cepat besar, saat itu masih sepi,” ungkap Supeno, saksi lainnya.

Baca Juga :  14 Perempuan Siap Pimpin Desa

Pria tinggal di sebelah timur gudang itu menambahkan, setelah mengetahui kobaran api, beberapa saat kemudian bangunan gudang ambruk dan petugas baru datang. 

Kepala Dinas Damkar Bojonegoro Andik Sudjarwo mengatakan, dugaan sementara api berawal dari listrik. Sebanyak 18 personel damkar dan  empat petugas BPBD. “Sampai sekarang belum bisa dipadamkan sejak jam pukul empat tadi,” ujarnya ditemui di lokasi tadi malam.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/