alexametrics
24.1 C
Bojonegoro
Saturday, May 28, 2022

Langsung Tentukan Lima Calon

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 54 pendaftar calon kepala desa di delapan desa hari ini (5/2) menjalani tes tulis di kantor dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD). Hasil tes itu sebagai acuan panitia menentukan lima calon kepala desa (cakades).

Hanya delapan desa menggelar tes tulis. Sebab, pendaftar dari delapan desa ini di atas lima orang. Sesuai regulasinya, jumlah calon maksimal lima orang. ‘’Dari hasil tes itu, langsung diambil lima terbaik untuk ditetapkan sebagai calon,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Djuana Poerwiyanto kemarin (4/2).

Menurut Djuana, mulai kemarin sore ruang tes sudah disterilkan. Petugas keamanan dari satpol PP dan kepolisian sudah mulai siaga. Penjagaan itu hingga berakhirnya tes. Sesuai rencananya, pengambilan soal dilakukan satpol PP, lalu diamankan di Mapolres hingga pelaksanaan tes tulis. 

Baca Juga :  Jumlah Formasi CPNS dan PPPK Bergantung Anggaran Pemkab

‘’Kami minta bantuan keamanan untuk penyimpanan soal tes cakades,’’ tegas Djuana.

Menurut dia, soal disusun tim khusus dari dinas pendidikan (disdik). Pembuatan naskah soal hingga kemarin sore belum kelar, sehingga beberapa menit menjelang pelaksanaan tes baru dicetak.

Soal tes tulis calon kades itu meliputi pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, berhitung, dan pengetahuan umum. Setelah peserta menyelesaikan tes tulis, segera dikoreksi.

Sehingga, akan diketahui lima calon terbaik. Dan, dinyatakan lolos sebagai calon kepala desa. ‘’Nanti diranking lima peserta terbaik itu dinyatakan lolos,’’ tandasnya.

‘’Jika peserta tak datang, langsung dinyatakan tidak lolos, karena tak dapat poin,’’ lanjut mantan Camat Balen ini.

Baca Juga :  Tunggu Pelanggan, Ditangkap

Delapan desa meliputi Desa Tengger dan Desa Wadang, Kecamatan Ngasem. Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari; Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan; Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan; dan Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras.

Kecamatan Kasiman ada dua desa. Yakni, Desa Tembeling dan Desa Sekaran. 

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan akan mengawal semua tahapan pilkades. Semua potensi kerusuhan harus dicegah sejak dini, termasuk tentang soal tes tulis ini.

Sebab, dari tes tulis akan menentukan lolos dan tidaknya pendaftar ke tahapan berikutnya. Sehingga, dipastikan soal tes calon kepala desa tidak bocor. ‘’Pelaksanaan semakin dekat, penjagaan mulai diperketat,’’ ungkap dia. (msu/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 54 pendaftar calon kepala desa di delapan desa hari ini (5/2) menjalani tes tulis di kantor dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD). Hasil tes itu sebagai acuan panitia menentukan lima calon kepala desa (cakades).

Hanya delapan desa menggelar tes tulis. Sebab, pendaftar dari delapan desa ini di atas lima orang. Sesuai regulasinya, jumlah calon maksimal lima orang. ‘’Dari hasil tes itu, langsung diambil lima terbaik untuk ditetapkan sebagai calon,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Djuana Poerwiyanto kemarin (4/2).

Menurut Djuana, mulai kemarin sore ruang tes sudah disterilkan. Petugas keamanan dari satpol PP dan kepolisian sudah mulai siaga. Penjagaan itu hingga berakhirnya tes. Sesuai rencananya, pengambilan soal dilakukan satpol PP, lalu diamankan di Mapolres hingga pelaksanaan tes tulis. 

Baca Juga :  Abdulloh Umar: Jembatan TBT Bakal Jadi Pengungkit Ekonomi

‘’Kami minta bantuan keamanan untuk penyimpanan soal tes cakades,’’ tegas Djuana.

Menurut dia, soal disusun tim khusus dari dinas pendidikan (disdik). Pembuatan naskah soal hingga kemarin sore belum kelar, sehingga beberapa menit menjelang pelaksanaan tes baru dicetak.

Soal tes tulis calon kades itu meliputi pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, berhitung, dan pengetahuan umum. Setelah peserta menyelesaikan tes tulis, segera dikoreksi.

Sehingga, akan diketahui lima calon terbaik. Dan, dinyatakan lolos sebagai calon kepala desa. ‘’Nanti diranking lima peserta terbaik itu dinyatakan lolos,’’ tandasnya.

‘’Jika peserta tak datang, langsung dinyatakan tidak lolos, karena tak dapat poin,’’ lanjut mantan Camat Balen ini.

Baca Juga :  PPDB Tahap Pertama, Pendaftar Jalur Ortu Tak Mampu Membludak

Delapan desa meliputi Desa Tengger dan Desa Wadang, Kecamatan Ngasem. Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari; Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan; Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan; dan Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras.

Kecamatan Kasiman ada dua desa. Yakni, Desa Tembeling dan Desa Sekaran. 

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan akan mengawal semua tahapan pilkades. Semua potensi kerusuhan harus dicegah sejak dini, termasuk tentang soal tes tulis ini.

Sebab, dari tes tulis akan menentukan lolos dan tidaknya pendaftar ke tahapan berikutnya. Sehingga, dipastikan soal tes calon kepala desa tidak bocor. ‘’Pelaksanaan semakin dekat, penjagaan mulai diperketat,’’ ungkap dia. (msu/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/