alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Gadis ini Merintis Jadi Entrepeneur

NDUK – Berada di zona nyaman dengan menjadi karyawan perbankan tak membuat Dian Ayu Wulansari, 23, terlena. Dia mengaku tertantang untuk merintis bisnisnya sendiri. Customer service Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu memulainya dengan berbisnis produk skin care atau perawatan kulit.

Obsesinya menjadi entrepreneur muda sukses itu diwujudkan secara perlahan. Baru berjalan dua bulan, ternyata bisnis cewek yang akrab disapa Ayu ini melejit.

Peminat produk kecantikan yang dipasarkan melalui Instagram itu datang dari berbagai kota di Indonesia. Mulai Banyuwangi, Jakarta, hingga Maumere.

Merasa asyik terjun di dunia bisnis, dia lantas tertarik bisnis lain. ‘’Ke depan ingin punya bisnis skin care yang besar dengan modal sendiri,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Modal Nekat, Latihan Seminggu, Kumpulkan Dana Patungan

Alumnus SMAN 1 Tuban itu mengatakan, gaji dari pekerjaannya di bank pelat merah selama ini fokus untuk ditabung dan dijadikan modal. Ayu mengatakan, bisnis yang dirancangnya tidak ingin merepotkan orang tua.

Maka dari itu, selepas lulus dari Universitas Airlangga (Unair) dia memilih bekerja di perusahaan terlebih dahulu untuk menabung modal. ‘’Uang gaji di bank selama ini saya putar untuk bisnis lain,’’ jelas dia.

Menurut lulusan jurusan Ekonomi Islam itu, hal yang paling penting dalam berbisnis adalah modal dan peluang pasar. Jika sudah mempunyai cukup modal, seorang entrepreneur harus pandai melihat peluang pasar. 

‘’Saya menilai produk kecantikan ini cukup besar peluang pasarnya karena wanita zaman sekarang pasti ingin cantik,’’ kata dia. 

Baca Juga :  Peresmian TPST, LGC Dimulai

NDUK – Berada di zona nyaman dengan menjadi karyawan perbankan tak membuat Dian Ayu Wulansari, 23, terlena. Dia mengaku tertantang untuk merintis bisnisnya sendiri. Customer service Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu memulainya dengan berbisnis produk skin care atau perawatan kulit.

Obsesinya menjadi entrepreneur muda sukses itu diwujudkan secara perlahan. Baru berjalan dua bulan, ternyata bisnis cewek yang akrab disapa Ayu ini melejit.

Peminat produk kecantikan yang dipasarkan melalui Instagram itu datang dari berbagai kota di Indonesia. Mulai Banyuwangi, Jakarta, hingga Maumere.

Merasa asyik terjun di dunia bisnis, dia lantas tertarik bisnis lain. ‘’Ke depan ingin punya bisnis skin care yang besar dengan modal sendiri,’’ tuturnya.

Baca Juga :  APBD Hanya Mengkaver 10.000 Jiwa 

Alumnus SMAN 1 Tuban itu mengatakan, gaji dari pekerjaannya di bank pelat merah selama ini fokus untuk ditabung dan dijadikan modal. Ayu mengatakan, bisnis yang dirancangnya tidak ingin merepotkan orang tua.

Maka dari itu, selepas lulus dari Universitas Airlangga (Unair) dia memilih bekerja di perusahaan terlebih dahulu untuk menabung modal. ‘’Uang gaji di bank selama ini saya putar untuk bisnis lain,’’ jelas dia.

Menurut lulusan jurusan Ekonomi Islam itu, hal yang paling penting dalam berbisnis adalah modal dan peluang pasar. Jika sudah mempunyai cukup modal, seorang entrepreneur harus pandai melihat peluang pasar. 

‘’Saya menilai produk kecantikan ini cukup besar peluang pasarnya karena wanita zaman sekarang pasti ingin cantik,’’ kata dia. 

Baca Juga :  Sebanyak 513 Embung, Tersisa 29 Terisi Air

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/