alexametrics
28.6 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Kematian Mertua Sekda, Polisi Periksa Lima Orang 

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan –  Sekda Lamongan Yuhronur Efendi berduka. Ibu mertuanya, Ruwaeni, 68, ditemukan bersimbah darah di kediamannya Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng Jumat malam (4/1). Ada luka di leher dan sayatan di tangan kiri.

Banyak spekulasi yang sempat beredar tentang kematian ibu dari Anis Kartika, istrinya Yuhronur, itu. Ada yang mengaitkan – kaitkan dengan menjelang pilkada Lamongan tahun ini. Masalah politik ikut – ikut dikaitkan karena  pilkada lima tahun lalu ada korban penganiayan dari salah satu calon yang maju melalui jalur perseorangan, Mujianto. 

Juga ada yang mengaitkan dengan aksi komplotan perampokan. Namun, polisi menduga motif pelaku tersebut melakukan pencurian dengan kekerasan (curas). 

Baca Juga :  Polres Lamongan Siagakan 7.597 Personel Pengamanan

‘’Setelah kita lakukan identifikasi, korban ada luka di leher dan di tangan. Sementara masih kita lakukan otopsi dan visum luar di RSML. Kita duga ini adalah korban pencurian dengan kekerasan,’’ kata Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Norman Wahyu Hidayat.

Awalnya, penyelidikan kasus ini hanya dilakukan tim Inafis Polres Lamongan. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim  kemudian ikut dilibatkan. Tim tiba di kediaman korban dinihari kemarin (4/12) sekitar pukul 01.00. 

- Advertisement -

Berdasarkan keterangan dari sumber di Mapolres Lamongan, salah satu penghuni kos diamankan. Informasi dari warga sekitar, pria tersebut bekerja di toko tak jauh dari rumah korban. Dia baru kos di rumah Ruwaeni sekitar tiga hari. 

Baca Juga :  Kemenaker Edarkan SE Upah Minimum, kemungkinan UMK Tak naik

Selain itu, penjaga rumah tersebut, Salekan, ikut diperiksa. Serta, warga sekitar. Total ada lima orang yang menjalani pemeriksaan hingga kemarin sore. 

Apakah pelaku mengenal korban? ‘’Bisa dibilang begitu (kenal dengan korban). Biarkan kami bekerja dulu,’’ ujar Norman.

LAMONGAN, Radar Lamongan –  Sekda Lamongan Yuhronur Efendi berduka. Ibu mertuanya, Ruwaeni, 68, ditemukan bersimbah darah di kediamannya Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng Jumat malam (4/1). Ada luka di leher dan sayatan di tangan kiri.

Banyak spekulasi yang sempat beredar tentang kematian ibu dari Anis Kartika, istrinya Yuhronur, itu. Ada yang mengaitkan – kaitkan dengan menjelang pilkada Lamongan tahun ini. Masalah politik ikut – ikut dikaitkan karena  pilkada lima tahun lalu ada korban penganiayan dari salah satu calon yang maju melalui jalur perseorangan, Mujianto. 

Juga ada yang mengaitkan dengan aksi komplotan perampokan. Namun, polisi menduga motif pelaku tersebut melakukan pencurian dengan kekerasan (curas). 

Baca Juga :  Publik Percaya Gus Ipul-Puti Memberantas Korupsi

‘’Setelah kita lakukan identifikasi, korban ada luka di leher dan di tangan. Sementara masih kita lakukan otopsi dan visum luar di RSML. Kita duga ini adalah korban pencurian dengan kekerasan,’’ kata Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Norman Wahyu Hidayat.

Awalnya, penyelidikan kasus ini hanya dilakukan tim Inafis Polres Lamongan. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim  kemudian ikut dilibatkan. Tim tiba di kediaman korban dinihari kemarin (4/12) sekitar pukul 01.00. 

- Advertisement -

Berdasarkan keterangan dari sumber di Mapolres Lamongan, salah satu penghuni kos diamankan. Informasi dari warga sekitar, pria tersebut bekerja di toko tak jauh dari rumah korban. Dia baru kos di rumah Ruwaeni sekitar tiga hari. 

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Antusias Mendukung Yuhronur Efendi - Abdul Rouf

Selain itu, penjaga rumah tersebut, Salekan, ikut diperiksa. Serta, warga sekitar. Total ada lima orang yang menjalani pemeriksaan hingga kemarin sore. 

Apakah pelaku mengenal korban? ‘’Bisa dibilang begitu (kenal dengan korban). Biarkan kami bekerja dulu,’’ ujar Norman.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/