alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Ekonomi Kreatif Untuk Sejahterakan Masyarakat

Radar Lamongan – Pasangan calon (paslon ) Bupati dan Wakil Bupati Lamongan nomor urut tiga, Dra Hj Kartika Hidayati, MM, M.HP – Saim, S.Pd (KARSA) terus bergerak, bersilaturahmi dengan masyarakat dan ormas yang ada.

Kemarin sore (3/12), Cawabup Saim mengunjungi kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Glagah. Selain bersilaturahmi, pria yang juga ketua  DPC PDIP Lamongan itu ingin menyerap aspirasi dari masyarakat bawah untuk pemerintahan KARSA mendatang. 

‘’Pertemuan ini melakukan pembahasan konsolidasi serta misi – misi dalam pemerintahan KARSA,’’ kata Saim.

Menurut dia, pertemuan tersebut dihadiri warga, ranting NU, Muslimat, dan Fatayat. Saim menuturkan, perubahan agar Lamongan lebih baik lagi perlu dilakukan di segala lini. Selain meningkatkan SDM masyarakat, juga penataan birokrasi yang sesuai regulasi. 

Baca Juga :  Pelancong Buta dengan Wisata Tuban

‘’Ke depan pastinya dilakukan pelatihan – pelatihan (peningkatan SDM) di desa – desa,’’ ujarnya. 

Dalam kepemimpinan KARSA, lanjut dia, setiap desa akan diberikan pelatihan – pelatihan untuk mendorong kemajuan masyarakat setempat. Mereka yang terampil dan berkeinginan maju di bidang usaha, maka didorong menjadi pelaku UMKM. Para pengusaha pemula ini akan dibantu pemerintah untuk mengembangkan diri. Sehingga, usahanya tak hanya lokalan. Produknya juga bisa kirim ke luar daerah. 

‘’Jadi para wanita didik dengan UMKM serta diberikan anggaran yang sudah disediakan untuk ekonomi kreatif,’’ kata Saim.

Menurut dia, para ibu juga bisa beraktivitas untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Bantuan untuk pengembangan UMKM dan pelatihan – pelatihan bakal diperbanyak dengan berbagai jalur. Salah satunya, bantuan usaha bagi anggota organisasi seperti Muslimat.  

Baca Juga :  Berwisata dengan Berburu Warung Murah

‘’Jadi ini semua kembali kepada rakyat yang sesungguhnya. Mengelola anggaran secara transparan secara detil untuk rakyat,’’ katanya.

KARSA juga mencanangkan program perbaikan rumah yang tak layak huni di semua desa. Program itu nantinya bekerja sama dengan pihak kecamatan untuk pendataan. Satu desa mendapatkan satu bantuan bangunan bagi rumah tak layak huni. 

‘’Tak hanya itu saja, akan tetapi juga memberikan setiap tahunnya sebesar Rp 500 ribu untuk satu orang disabilitas,’’ ujarnya.

Radar Lamongan – Pasangan calon (paslon ) Bupati dan Wakil Bupati Lamongan nomor urut tiga, Dra Hj Kartika Hidayati, MM, M.HP – Saim, S.Pd (KARSA) terus bergerak, bersilaturahmi dengan masyarakat dan ormas yang ada.

Kemarin sore (3/12), Cawabup Saim mengunjungi kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Glagah. Selain bersilaturahmi, pria yang juga ketua  DPC PDIP Lamongan itu ingin menyerap aspirasi dari masyarakat bawah untuk pemerintahan KARSA mendatang. 

‘’Pertemuan ini melakukan pembahasan konsolidasi serta misi – misi dalam pemerintahan KARSA,’’ kata Saim.

Menurut dia, pertemuan tersebut dihadiri warga, ranting NU, Muslimat, dan Fatayat. Saim menuturkan, perubahan agar Lamongan lebih baik lagi perlu dilakukan di segala lini. Selain meningkatkan SDM masyarakat, juga penataan birokrasi yang sesuai regulasi. 

Baca Juga :  Kawal Aliran Waduk Pacal, Pengisian Waduk Gongseng Menunggu Hujan

‘’Ke depan pastinya dilakukan pelatihan – pelatihan (peningkatan SDM) di desa – desa,’’ ujarnya. 

Dalam kepemimpinan KARSA, lanjut dia, setiap desa akan diberikan pelatihan – pelatihan untuk mendorong kemajuan masyarakat setempat. Mereka yang terampil dan berkeinginan maju di bidang usaha, maka didorong menjadi pelaku UMKM. Para pengusaha pemula ini akan dibantu pemerintah untuk mengembangkan diri. Sehingga, usahanya tak hanya lokalan. Produknya juga bisa kirim ke luar daerah. 

‘’Jadi para wanita didik dengan UMKM serta diberikan anggaran yang sudah disediakan untuk ekonomi kreatif,’’ kata Saim.

Menurut dia, para ibu juga bisa beraktivitas untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Bantuan untuk pengembangan UMKM dan pelatihan – pelatihan bakal diperbanyak dengan berbagai jalur. Salah satunya, bantuan usaha bagi anggota organisasi seperti Muslimat.  

Baca Juga :  DPKCK Minta Rekanan Segera Tuntaskan Trotoar

‘’Jadi ini semua kembali kepada rakyat yang sesungguhnya. Mengelola anggaran secara transparan secara detil untuk rakyat,’’ katanya.

KARSA juga mencanangkan program perbaikan rumah yang tak layak huni di semua desa. Program itu nantinya bekerja sama dengan pihak kecamatan untuk pendataan. Satu desa mendapatkan satu bantuan bangunan bagi rumah tak layak huni. 

‘’Tak hanya itu saja, akan tetapi juga memberikan setiap tahunnya sebesar Rp 500 ribu untuk satu orang disabilitas,’’ ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Pencitraan Publik di Tahun Politik

Hidayah di Ujung Sya’ban

Dari Dangdut ke Salawat


/