alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Pusat Tangani Waduk Besar, Pemkab Fokus Waduk Desa

Radar Lamongan – Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air (Puspa) Lamongan memantau mayoritas waduk di Lamongan belum terisi air. ‘’Waduk Gondang, Waduk Prijetan, dan Waduk Jotosanur masih kosong,’’ tutur Plt Kepala Dinas PUSDA Lamongan M Jufri kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (3/11).

Menurut dia, proyek pengerukan sejumlah waduk masih dilakukan. Waduk-waduk besar seperti  Waduk Jotosanur, Kecamatan Tikung, merupakan kewenangan pusat. Pengerukan di Waduk Jotosanur bisa mengurangi sedimentasi yang terjadi.

Sehingga, ketika musim hujan air tidak melimpas ke jalan provinsi. ‘’Pengerukan di sana ditangani oleh BBWS,’’ kata Jufri. Selain pengerukan, juga terdapat pengurugan plengsengan sisi utara Waduk Jotosanur.

Sebelumnya, terdapat proyek multiyears pengerukan di sisi selatan waduk tersebut. Jufri tidak mengetahui pengerukan saat ini termasuk proyek multiyear atau tidak. ‘’Jadi di sana seluruhnya memang kewenangan pusat,’’ ujar Jufri saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Kepolisian Duga Motor Balap Liar Bodong

Dia mengatakan, proyek PAPBD tahun ini tidak menyasar waduk kabupaten. Hanya pengurukan di sejumlah waduk desa.  ‘’Kalau kita bulan ini fokus pengerukan waduk di beberapa desa,’’ ujar Jufri.

Radar Lamongan – Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air (Puspa) Lamongan memantau mayoritas waduk di Lamongan belum terisi air. ‘’Waduk Gondang, Waduk Prijetan, dan Waduk Jotosanur masih kosong,’’ tutur Plt Kepala Dinas PUSDA Lamongan M Jufri kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (3/11).

Menurut dia, proyek pengerukan sejumlah waduk masih dilakukan. Waduk-waduk besar seperti  Waduk Jotosanur, Kecamatan Tikung, merupakan kewenangan pusat. Pengerukan di Waduk Jotosanur bisa mengurangi sedimentasi yang terjadi.

Sehingga, ketika musim hujan air tidak melimpas ke jalan provinsi. ‘’Pengerukan di sana ditangani oleh BBWS,’’ kata Jufri. Selain pengerukan, juga terdapat pengurugan plengsengan sisi utara Waduk Jotosanur.

Sebelumnya, terdapat proyek multiyears pengerukan di sisi selatan waduk tersebut. Jufri tidak mengetahui pengerukan saat ini termasuk proyek multiyear atau tidak. ‘’Jadi di sana seluruhnya memang kewenangan pusat,’’ ujar Jufri saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  189 Rumah Kebanjiran di Laren

Dia mengatakan, proyek PAPBD tahun ini tidak menyasar waduk kabupaten. Hanya pengurukan di sejumlah waduk desa.  ‘’Kalau kita bulan ini fokus pengerukan waduk di beberapa desa,’’ ujar Jufri.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/