alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Dua Inovasi Wakili Tuban ke Jatim

Radar Tuban – Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuban sukses mengantarkan dua inovasi Tuban lolos dalam Inotek Award 2021.

Inotek Award adalah kompetisi untuk memberi penghargaan kepada inovator terbaik di masing-masing kabupaten/kota yang diselenggarakan Badan Litbang Pemprov Jawa Timur. Perwakilan Tuban yang lolos adalah Sticle (Instan Stain Remover), inovasi siswa-siswi SMAN 1 Tuban dan Pernah Muda (Pendampingan Arsip Desa Secara Virtual) inovasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tuban. Mereka akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya untuk presentasi pada 6-7 September di Gedung Balitbang Pemprov Jatim.

Kepada Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Bappeda Tuban Agung Triwibowo melalui kabid litbang Abdul Afif menjelaskan, para juara Tuban Berinovasi (Tubernova) dikirim untuk mengikuti Inotek. Para juara Tubernova yang dikirim untuk seleksi tahap pertama adalah Pesona Pantai Kelapa untuk kategori nonekonomi.

Baca Juga :  Tak Ingin Buang Kesempatan

Selanjutnya, Pikoyo (Aplikasi Manajemen Bencana) dan Alinamed untuk kategori aplikasi dan informasi teknologi. Dan, Konferensi Kawan untuk kategori kesehatan. Namun, empat peserta di atas gugur pada seleksi tahap pertama. Yang lolos tahap kedua adalah Sticle dan Pernah Muda. Dua inovasi itu akan ditandingkan dengan karya inovator dari kabupaten/kota lain di Jawa Timur.

Afif menjelaskan, masing-masing kategori lomba meloloskan 10 peserta terbaik yang mewakili kabupaten/kota. “Mohon doa restunya semoga dua inovator perwakilan Tuban dapat mengharumkan nama Tuban di Provinsi Jatim,’’ harap Afif.

Mantan kasubbag prolap Bappeda Jatim ini mengatakan, Inotek Award 2021 adalah upaya untuk menumbuhkan inovasi masyarakat Jatim. Tubernova, sebagai kompetisi sekaligus lumbung inovator masyarakat Tuban selalu mengirim perwakilan terbaiknya untuk kompetisi di level provinsi. ‘’Bukan tidak mungkin setelah kompetisi di level provinsi akan ada kompetisi inovasi di level nasional, bersiap saja,’’ tegasnya. 

Baca Juga :  Jumlah Siswa Lolos SNMPTN Belum Terdata

Afif menjelaskan, Tubernova 2021 masih dibuka hingga akhir September. Para peserta Tubernova nantinya akan berkesempatan mendapatkan total hadiah Rp 30 juta dan melanjutkan jenjang prestasi ke level provinsi.

Tak hanya itu. Inovator juga berkesempatan untuk mengikuti pelatihan pendampingan hak kekayaan intelektual (HaKI) dan inkubator inivasi. Untuk informasi selengkapnya seputar Tubernova 2021 bisa dicek dibit.ly/TUBERNOVA-2021 atau Instagram rumahlitbang.tuban. ‘’Jangan sampai ketinggalan kesempatan untuk menjadi kebanggan Tuban,’’ ucapnya.

Radar Tuban – Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuban sukses mengantarkan dua inovasi Tuban lolos dalam Inotek Award 2021.

Inotek Award adalah kompetisi untuk memberi penghargaan kepada inovator terbaik di masing-masing kabupaten/kota yang diselenggarakan Badan Litbang Pemprov Jawa Timur. Perwakilan Tuban yang lolos adalah Sticle (Instan Stain Remover), inovasi siswa-siswi SMAN 1 Tuban dan Pernah Muda (Pendampingan Arsip Desa Secara Virtual) inovasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tuban. Mereka akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya untuk presentasi pada 6-7 September di Gedung Balitbang Pemprov Jatim.

Kepada Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Bappeda Tuban Agung Triwibowo melalui kabid litbang Abdul Afif menjelaskan, para juara Tuban Berinovasi (Tubernova) dikirim untuk mengikuti Inotek. Para juara Tubernova yang dikirim untuk seleksi tahap pertama adalah Pesona Pantai Kelapa untuk kategori nonekonomi.

Baca Juga :  Musa-Rudi Mundur dari DPRD Tuban 

Selanjutnya, Pikoyo (Aplikasi Manajemen Bencana) dan Alinamed untuk kategori aplikasi dan informasi teknologi. Dan, Konferensi Kawan untuk kategori kesehatan. Namun, empat peserta di atas gugur pada seleksi tahap pertama. Yang lolos tahap kedua adalah Sticle dan Pernah Muda. Dua inovasi itu akan ditandingkan dengan karya inovator dari kabupaten/kota lain di Jawa Timur.

Afif menjelaskan, masing-masing kategori lomba meloloskan 10 peserta terbaik yang mewakili kabupaten/kota. “Mohon doa restunya semoga dua inovator perwakilan Tuban dapat mengharumkan nama Tuban di Provinsi Jatim,’’ harap Afif.

Mantan kasubbag prolap Bappeda Jatim ini mengatakan, Inotek Award 2021 adalah upaya untuk menumbuhkan inovasi masyarakat Jatim. Tubernova, sebagai kompetisi sekaligus lumbung inovator masyarakat Tuban selalu mengirim perwakilan terbaiknya untuk kompetisi di level provinsi. ‘’Bukan tidak mungkin setelah kompetisi di level provinsi akan ada kompetisi inovasi di level nasional, bersiap saja,’’ tegasnya. 

Baca Juga :  Pusat Tangani Waduk Besar, Pemkab Fokus Waduk Desa

Afif menjelaskan, Tubernova 2021 masih dibuka hingga akhir September. Para peserta Tubernova nantinya akan berkesempatan mendapatkan total hadiah Rp 30 juta dan melanjutkan jenjang prestasi ke level provinsi.

Tak hanya itu. Inovator juga berkesempatan untuk mengikuti pelatihan pendampingan hak kekayaan intelektual (HaKI) dan inkubator inivasi. Untuk informasi selengkapnya seputar Tubernova 2021 bisa dicek dibit.ly/TUBERNOVA-2021 atau Instagram rumahlitbang.tuban. ‘’Jangan sampai ketinggalan kesempatan untuk menjadi kebanggan Tuban,’’ ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/