alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Ripan, PNS Terlibat Prostitusi Online Divonis Tujuh Bulan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Ripan, oknum pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Bojonegoro harus menelan pil pahit. Sidang putusan kemarin (3/9) di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, terdakwa dugaan prostitusi online divonis pidana penjara tujuh bulan.

Ketua Majelis Hakim PN Meirina Dewi Majelis memastikan, PNS 56 tahun itu terbukti melanggar UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Vonis tujuh bulan ini dikurangi masa tahanan terdakwa.

Humas PN Bojonegoro Isdaryanto mengatakan,  terdakwa terbukti melanggar pasal 27 Ayat 1 jo pasal 45 1 UU ITE. Hal yang meringankan vonis di antaranya terdakwa belum pernah dipidana. Termasuk usia lanjut dan berjanji tidak mengulangi perbuatan itu lagi.

Baca Juga :  Pemekaran Empat Desa di Bojonegoro Ditentukan Hari Ini

’’Kalau hal yang memberatkan vonis terdakwa, yaitu tidak menjaga trantibmas dan bermuatan asusila,’’ terangnya.

Namun, vonis tujuh bulan itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Bambang Tejo. Sidang sebelumnya, JPU menuntut terdakwa pidana penjara selama 10 bulan. Terdakwa Ripan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja membantu melakukan kejahatan berupa terlibat dalam prostitusi online.

Isdaryanto menjelaskan peran terdakwa dalam praktik prostitusi online hanya membantu mucikarinya. Kebetulan terdakwa asal Kecamatan Dander itu merupakan suami siri si mucikari, yakni Yuliatin, 46. Dan, Yuliatin juga telah divonis pidana penjara oleh PN Bojonegoro selama 14 bulan sejak Mei lalu.

’’Peran terdakwa mengantarkan PSK (pekerja seks komersial) ke pelanggan mucikari prostitusi online tersebut,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jembatan Kali Kening Diperlebar, Tebing Ambrol

Perlu diketahui, kasus prostitusi online itu diungkap oleh Polres Bojonegoro Januari lalu. Dan ditetapkan dua tersangka Yuliatin dan Ripan. Modus tersangka menawarkan PSK ke pria hidung belang melalui sambungan WhatsApp. Setelah ada kesepakatan antara mucikari Yuliatin dengan pelanggan, Ripan kemudian mengantar PSK kepada pelanggan.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Ripan, oknum pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Bojonegoro harus menelan pil pahit. Sidang putusan kemarin (3/9) di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, terdakwa dugaan prostitusi online divonis pidana penjara tujuh bulan.

Ketua Majelis Hakim PN Meirina Dewi Majelis memastikan, PNS 56 tahun itu terbukti melanggar UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Vonis tujuh bulan ini dikurangi masa tahanan terdakwa.

Humas PN Bojonegoro Isdaryanto mengatakan,  terdakwa terbukti melanggar pasal 27 Ayat 1 jo pasal 45 1 UU ITE. Hal yang meringankan vonis di antaranya terdakwa belum pernah dipidana. Termasuk usia lanjut dan berjanji tidak mengulangi perbuatan itu lagi.

Baca Juga :  PPDB Tahap Pertama Bersaing, Belum Semua Mengambil PIN

’’Kalau hal yang memberatkan vonis terdakwa, yaitu tidak menjaga trantibmas dan bermuatan asusila,’’ terangnya.

Namun, vonis tujuh bulan itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Bambang Tejo. Sidang sebelumnya, JPU menuntut terdakwa pidana penjara selama 10 bulan. Terdakwa Ripan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja membantu melakukan kejahatan berupa terlibat dalam prostitusi online.

Isdaryanto menjelaskan peran terdakwa dalam praktik prostitusi online hanya membantu mucikarinya. Kebetulan terdakwa asal Kecamatan Dander itu merupakan suami siri si mucikari, yakni Yuliatin, 46. Dan, Yuliatin juga telah divonis pidana penjara oleh PN Bojonegoro selama 14 bulan sejak Mei lalu.

’’Peran terdakwa mengantarkan PSK (pekerja seks komersial) ke pelanggan mucikari prostitusi online tersebut,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jembatan Kali Kening Diperlebar, Tebing Ambrol

Perlu diketahui, kasus prostitusi online itu diungkap oleh Polres Bojonegoro Januari lalu. Dan ditetapkan dua tersangka Yuliatin dan Ripan. Modus tersangka menawarkan PSK ke pria hidung belang melalui sambungan WhatsApp. Setelah ada kesepakatan antara mucikari Yuliatin dengan pelanggan, Ripan kemudian mengantar PSK kepada pelanggan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/