alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Friday, July 1, 2022

Rencana Dibangun Gedung Baru, DPRD Mulai Cari Kantor Sementara

Radar Bojonegoro – Pembangunan gedung DPRD Bojonegoro bakal difokuskan di lokasi saat ini. Rencananya, gedung itu akan dibangun lebih luas. Tentunya dengan tambahan fasilitas baru. Itu karena pembangunan gedung di Jalan Veteran dipastikan tidak dilaksanakan.

Tentu, bila dibangun di tempat saat ini, tentu kalangan DPRD harus mencari kantor sementara untuk bertugas. ‘’Yang (rencana gedung baru DPRD) di Jalan Veteran itu sudah tidak efisien. Jadi, gedung yang saat ini direhab dan diperluas,’’ kata Ketua DPRD Bojonegoro Imam Sholikin kemarin.

Nantinya, gedung saat ini akan dibangun lebih lebar. Fasilitas dan ruangan rencananya akan ditambahkan. Saat ini ruangan yang ada masih terbatas. Para anggota DPRD juga belum memiliki ruang kerja sendiri. Pembangunan gedung DPRD di lokasi saat ini, menurut Sholikin, jauh lebih efesien dibanding membangun baru di Jalan Veteran. Apalagi lahan di Jalan Veteran juga masih bermasalah.

Baca Juga :  Tabrak Lari, Polisi Masih Mengejar Pelaku

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) dan Cipta Karya belum berani membangunnya. Namun, lanjut Sholikin, saat gedung dibangun, harus ada tempat sementara untuk melaksanakan kegiatan. Imam memastikan hal itu tidak sulit. Sebab, pemkab memiliki banyak gedung yang tidak terpakai. ‘’Nanti kita bisa juga di GDK. Kan itu kosong,’’ ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Imam menuturkan, gedung DPRD saat ini memang sudah banyak terjadi kerusakan. Saat hujan banyak atap yang bocor. Sehingga, ada rencana membangun di Jalan Veteran. Namun, rencana membangun di Jalan Veteran gagal karena lahan yang masih bermasalah.

Pembangunan gedung DPRD sudah beberapa kali batal. Pada 2015 lalu juga diagendakan akan dibangun. Namun, batal dilakukan. Kemudian, pemkab mengan ggarkan lagi pada 2020 lalu. Namun, pandemi membuat anggaran pembangunanya dialihkan. Selanjutnya, dialihkan lagi tahun ini dan masih belum bisa direalisasi. ‘’Kami harap bisa terealisasi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Bercita-cita Menjadi Pengusaha

Sekretaris DPRD (Sekwan) Edi Susanto mengatakan, jika gedung DPRD dibangun, tentu harus ada tempat sementara. Agenda para anggota dewan cukup padat. Rapat-rapat tetap harus berjalan. ‘’Kami akan cari lokasi sementara,’’ jelasnya. Edi belum memastikan apakah pembangunan gedung itu jadi atau tidak. Sebab, itu masih dirapatkan internal. Belum dibahas dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) pemkab setempat. 

Radar Bojonegoro – Pembangunan gedung DPRD Bojonegoro bakal difokuskan di lokasi saat ini. Rencananya, gedung itu akan dibangun lebih luas. Tentunya dengan tambahan fasilitas baru. Itu karena pembangunan gedung di Jalan Veteran dipastikan tidak dilaksanakan.

Tentu, bila dibangun di tempat saat ini, tentu kalangan DPRD harus mencari kantor sementara untuk bertugas. ‘’Yang (rencana gedung baru DPRD) di Jalan Veteran itu sudah tidak efisien. Jadi, gedung yang saat ini direhab dan diperluas,’’ kata Ketua DPRD Bojonegoro Imam Sholikin kemarin.

Nantinya, gedung saat ini akan dibangun lebih lebar. Fasilitas dan ruangan rencananya akan ditambahkan. Saat ini ruangan yang ada masih terbatas. Para anggota DPRD juga belum memiliki ruang kerja sendiri. Pembangunan gedung DPRD di lokasi saat ini, menurut Sholikin, jauh lebih efesien dibanding membangun baru di Jalan Veteran. Apalagi lahan di Jalan Veteran juga masih bermasalah.

Baca Juga :  Hari Lingkungan, Harus Bisa Menjaga Bengawan

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) dan Cipta Karya belum berani membangunnya. Namun, lanjut Sholikin, saat gedung dibangun, harus ada tempat sementara untuk melaksanakan kegiatan. Imam memastikan hal itu tidak sulit. Sebab, pemkab memiliki banyak gedung yang tidak terpakai. ‘’Nanti kita bisa juga di GDK. Kan itu kosong,’’ ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Imam menuturkan, gedung DPRD saat ini memang sudah banyak terjadi kerusakan. Saat hujan banyak atap yang bocor. Sehingga, ada rencana membangun di Jalan Veteran. Namun, rencana membangun di Jalan Veteran gagal karena lahan yang masih bermasalah.

Pembangunan gedung DPRD sudah beberapa kali batal. Pada 2015 lalu juga diagendakan akan dibangun. Namun, batal dilakukan. Kemudian, pemkab mengan ggarkan lagi pada 2020 lalu. Namun, pandemi membuat anggaran pembangunanya dialihkan. Selanjutnya, dialihkan lagi tahun ini dan masih belum bisa direalisasi. ‘’Kami harap bisa terealisasi,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Konsumen Merambah Pebisnis di Pedesaan

Sekretaris DPRD (Sekwan) Edi Susanto mengatakan, jika gedung DPRD dibangun, tentu harus ada tempat sementara. Agenda para anggota dewan cukup padat. Rapat-rapat tetap harus berjalan. ‘’Kami akan cari lokasi sementara,’’ jelasnya. Edi belum memastikan apakah pembangunan gedung itu jadi atau tidak. Sebab, itu masih dirapatkan internal. Belum dibahas dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) pemkab setempat. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/