alexametrics
29.9 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

Wagub Emil Apresiasi Gebrakan Pemkab Lamongan

Radar Lamongan – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak meninjau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari pertama di Kabupaten Lamongan kemarin (3/7).

Emil menyampaikan apresiasi atas upaya maksimal Pemkab Lamongan dalam mengimplementasikan PPKM Darurat di hari pertama. ‘’Kami baru saja mendapatkan pemaparan dari Pak Bupati beserta jajaran, kami berterima kasih atas langkah-langkah yang dilakukan atas gebrakan di hari pertama PPKM darurat,” ujarnya di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan.

Satu hal yang menjadi atensi kunjungan Wagub Emil, yakni ditemukannya pasien varian Delta di Kota Soto ini.

‘’Langkah yang diambil Pak Bupati sudah pas, bahwa yang bersangkutan karena belum negatif itu terus dilakukan isolasi terpantau oleh dinkes. Karena varian delta ini memang ingin kita limit dan tracing sudah berjalan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Gowes Yuk! Jaga Imun dan Kesehatan Dengan Bersepeda

‘’Dari tracing semaksimal mungkin masih belum menyebar dari yang bersang- kutan. Saya melihat langkah yang baik harus dipertahankan,” sambungnya.

Wagub Emil yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jatim tersebut mendorong Pemkab Lamongan bisa lebih memberi atensi lebih wilayah di kecamatan lain yang cukup padat penduduk, seperti Paciran, Brondong, dan Babat.

‘’Suasana PPKM darurat yang sudah muncul di Lamongan terutama wilayah kota ini mudah-mudahan juga terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Supaya kita bisa menurunkan lagi angka Covid di Lamongan, seperti daerah yang padat seperti Babat kemudian yang menjadi perhatian ada Paciran dan Brondong,” katanya.

Terkait dengan vaksinasi, Emil menuturkan bahwa puskesmas memiliki peranan penting dalam keberhasilan vaksinasi di daerah.

Baca Juga :  Limbah Menumpuk, Khawatir Masker Bekas Dijual Lagi

‘’Terkait vaksinasi, bahwasanya ada gerakan setiap puskesmas bisa vaksi- nasi tujuh ratus sampai seribu per hari,” tutur Emil.

Suami Arumi Bachsin tersebut juga memberikan masukan agar tenaga untuk skrining dalam vaksinasi bisa memberdayakan nonnakes. ‘’Terkait dengan tenaganya memang selain tenaga kesehatan untuk vaksinasinya juga untuk skrining, tetapi sebenarnya bisa memberdayakan tenaga nonnakes untuk adminitrasi dan input data. Karena itu juga proses yang lama untuk ngentri data, modalnya hanya laptop dan sambungan internet yang baik,’’ jelasnya. 

Radar Lamongan – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak meninjau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari pertama di Kabupaten Lamongan kemarin (3/7).

Emil menyampaikan apresiasi atas upaya maksimal Pemkab Lamongan dalam mengimplementasikan PPKM Darurat di hari pertama. ‘’Kami baru saja mendapatkan pemaparan dari Pak Bupati beserta jajaran, kami berterima kasih atas langkah-langkah yang dilakukan atas gebrakan di hari pertama PPKM darurat,” ujarnya di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan.

Satu hal yang menjadi atensi kunjungan Wagub Emil, yakni ditemukannya pasien varian Delta di Kota Soto ini.

‘’Langkah yang diambil Pak Bupati sudah pas, bahwa yang bersangkutan karena belum negatif itu terus dilakukan isolasi terpantau oleh dinkes. Karena varian delta ini memang ingin kita limit dan tracing sudah berjalan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Harga Minyak Curah Naik

‘’Dari tracing semaksimal mungkin masih belum menyebar dari yang bersang- kutan. Saya melihat langkah yang baik harus dipertahankan,” sambungnya.

Wagub Emil yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jatim tersebut mendorong Pemkab Lamongan bisa lebih memberi atensi lebih wilayah di kecamatan lain yang cukup padat penduduk, seperti Paciran, Brondong, dan Babat.

‘’Suasana PPKM darurat yang sudah muncul di Lamongan terutama wilayah kota ini mudah-mudahan juga terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Supaya kita bisa menurunkan lagi angka Covid di Lamongan, seperti daerah yang padat seperti Babat kemudian yang menjadi perhatian ada Paciran dan Brondong,” katanya.

Terkait dengan vaksinasi, Emil menuturkan bahwa puskesmas memiliki peranan penting dalam keberhasilan vaksinasi di daerah.

Baca Juga :  Gowes Yuk! Jaga Imun dan Kesehatan Dengan Bersepeda

‘’Terkait vaksinasi, bahwasanya ada gerakan setiap puskesmas bisa vaksi- nasi tujuh ratus sampai seribu per hari,” tutur Emil.

Suami Arumi Bachsin tersebut juga memberikan masukan agar tenaga untuk skrining dalam vaksinasi bisa memberdayakan nonnakes. ‘’Terkait dengan tenaganya memang selain tenaga kesehatan untuk vaksinasinya juga untuk skrining, tetapi sebenarnya bisa memberdayakan tenaga nonnakes untuk adminitrasi dan input data. Karena itu juga proses yang lama untuk ngentri data, modalnya hanya laptop dan sambungan internet yang baik,’’ jelasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/