alexametrics
24.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Tuban 3 v Banyuwangi 0

TUBAN – Tim Tuban berhasil meraih tiga poin pada  pertandingan kedua cabor sepak bola grup H Porprov VI Jatim. Hasil tanpa keringat itu karena ketidakhadiran tim Kabupaten Banyuwangi di Stadion Bumi Wali Tuban kemarin (3/7). Praktis, Tuban menang walkover (WO) dengan skor 3-0. 

Hasil itu membuat tim besutan Edy Sutrisno berhasil meraih enam poin dari dua pertandingan di babak penyisihan. Kini, Tuban menyisakan satu pertandingan versus Sidoarjo di Stadion Bumi Wali, Jumat (5/7). Pertandingan tersebut menjadi partai final babak penyisihan grup H untuk menentukan juara grup. 

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, 90 menit sebelum pertandingan, tim Banyuwangi belum terlihat di stadion berkapasitas 25 ribu penonton untuk pemanasan. Padahal, tim tuan rumah sudah berada di tengah lapangan. Sekitar pukul 14.57, pengawas pertandingan (PP) bersama empat wasit serta pemain tuan rumah menuju tengah lapangan. Namun, tim Banyuwangi masih belum juga muncul. ‘’Secara regulasi kita tunggu sekitar 15 menit. Jika tidak hadir, kita kembali ke PSSI sebagai induk organisasi,’’ tegas tegas PP Masruhin. 

Baca Juga :  Jalan Kian Cepat Rusak, Imbas Dua Tahun Jembatan Timbang Tutup

Panitia Disiplin (Pandis) Porprov VI Jatim Zona Tuban Asari ketika dikonfirmasi menyampaikan, karena tidak hadir, tim Banyuwangi dinyatakan WO.  ‘’Dan, sesuai regulasinya kalah 3-0,’’ tegas dia. 

Informasi yang diterima wartawan koran ini, tak turunnya tim dari Blambangan tersebut karena jumlah pemain yang disahkan hanya berjumlah sembilan orang. Itu berdasarkan pertandingan sebelumnya saat Banyuwangi bertemu Sidoarjo di Stadion Lokajaya, Selasa (2/7). Sebetulnya, sembilan pemain masih bisa bertanding, karena sebelumnya juga bermain. ”Namun, dengan alasan apa kami masih belum dapat informasi yang jelas, kita tahunya tidak hadir sampai kikc off,’’ tegasnya. 

Budi Sulistiyono, manajemen tim Porprov Tuban menjelaskan, dengan tak hadirnya tim lawan, tentu menjadi keberuntungan karena pemain bisa recovery lebih panjang untuk menghadapi pertandingan lanjutan babak penyisihan grup H melawan Sidoarjo. Namun, di sisi lain, tim pelatih dan manajemen tak bisa melihat progres terkini timnya. 

Baca Juga :  Raih Sembilan Poin, Lamongan Juara Grup

Sampai berita ini diturunkan, wartawan koran ini belum bisa mengonfirmasi tim sepak bola  Banyuwangi.

TUBAN – Tim Tuban berhasil meraih tiga poin pada  pertandingan kedua cabor sepak bola grup H Porprov VI Jatim. Hasil tanpa keringat itu karena ketidakhadiran tim Kabupaten Banyuwangi di Stadion Bumi Wali Tuban kemarin (3/7). Praktis, Tuban menang walkover (WO) dengan skor 3-0. 

Hasil itu membuat tim besutan Edy Sutrisno berhasil meraih enam poin dari dua pertandingan di babak penyisihan. Kini, Tuban menyisakan satu pertandingan versus Sidoarjo di Stadion Bumi Wali, Jumat (5/7). Pertandingan tersebut menjadi partai final babak penyisihan grup H untuk menentukan juara grup. 

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, 90 menit sebelum pertandingan, tim Banyuwangi belum terlihat di stadion berkapasitas 25 ribu penonton untuk pemanasan. Padahal, tim tuan rumah sudah berada di tengah lapangan. Sekitar pukul 14.57, pengawas pertandingan (PP) bersama empat wasit serta pemain tuan rumah menuju tengah lapangan. Namun, tim Banyuwangi masih belum juga muncul. ‘’Secara regulasi kita tunggu sekitar 15 menit. Jika tidak hadir, kita kembali ke PSSI sebagai induk organisasi,’’ tegas tegas PP Masruhin. 

Baca Juga :  Venue Mulai Disurvei Daerah lain

Panitia Disiplin (Pandis) Porprov VI Jatim Zona Tuban Asari ketika dikonfirmasi menyampaikan, karena tidak hadir, tim Banyuwangi dinyatakan WO.  ‘’Dan, sesuai regulasinya kalah 3-0,’’ tegas dia. 

Informasi yang diterima wartawan koran ini, tak turunnya tim dari Blambangan tersebut karena jumlah pemain yang disahkan hanya berjumlah sembilan orang. Itu berdasarkan pertandingan sebelumnya saat Banyuwangi bertemu Sidoarjo di Stadion Lokajaya, Selasa (2/7). Sebetulnya, sembilan pemain masih bisa bertanding, karena sebelumnya juga bermain. ”Namun, dengan alasan apa kami masih belum dapat informasi yang jelas, kita tahunya tidak hadir sampai kikc off,’’ tegasnya. 

Budi Sulistiyono, manajemen tim Porprov Tuban menjelaskan, dengan tak hadirnya tim lawan, tentu menjadi keberuntungan karena pemain bisa recovery lebih panjang untuk menghadapi pertandingan lanjutan babak penyisihan grup H melawan Sidoarjo. Namun, di sisi lain, tim pelatih dan manajemen tak bisa melihat progres terkini timnya. 

Baca Juga :  Mengajar di Negeri Jiran

Sampai berita ini diturunkan, wartawan koran ini belum bisa mengonfirmasi tim sepak bola  Banyuwangi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/