alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Sejumlah Nama Kembali Menghilang

TUBAN – Sejumlah nama menghilang dari daftar calon siswa baru yang diterima di SMPN 3 Tuban menjelang pengumuman hasil penerimaan peserta didik baru (PPDB), Senin (2/7) sekitar pukul 24.00. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban dari sejumlah sumber menyebutkan, menghilangnya sebagian nama calon siswa baru SMPN unggulan di Jalan Sunan Kalijaga itu karena mengundurkan diri setelah ketahuan sertifikat munaqosah-nya terindikasi palsu.

Sebagaimana diketahui, sejumlah orang tua wali murid terindikasi memalsukan sertifikat pendidikan agama nonformal tersebut demi mendongkrak sekor agar putra-putrinya bisa masuk ke sekolah favorit. Mereka yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus tes lembaga pengembangan tilawatil quran (LPTQ), berusaha membuat sertifikat yang sama dengan status lulus. Selebihnya ”memesan” sertifikat lulus dari sejumlah lembaga taman pendidikan Alquran (TPQ). Sertifikat ini untuk mendongkrak skor anak dalam pendaftaran. Sampai kini, aktor pembuat sertifikat munaqosah palsu  yang mencoreng kebijakan bupati Fathul Huda tersebut belum terungkap.

Baca Juga :  Pagu Jalan Penghubung Jembatan Rp 8,2 Miliar

Kepala SMPN 3 Tuban Mat Sa’roni kepada wartawan koran ini mengaku belum mengetahui informasi pencabutan berkas menjelang pengumuman tersebut. ‘’Saya masih diklat di Surabaya, belum ngecek ke teman-teman operator,’’ katanya melalui pesan WhatsApp.

Disampaikan Sa’roni, jika memang ada orang tua wali calon siswa yang mencabut berkas pendaftaran, maka rentang skor di bawahnya akan naik. Dengan demikian, siswa lain yang sebelumnya tidak diterima di SMPN 3 Tuban karena skornya tidak mencukupi, kembali memiliki kesempatan untuk masuk. ‘’Kalau berkasnya dicabut, berarti (secara otomatis, Red) juga tidak diterima di SMPN lain (dalam satu rayon),’’ tegasnya.

Dia lebih lanjut mengatakan, kemarin seluruh calon siswa baru di SMPN 3 Tuban diumumkan. Setelah diumumkan, tahapan berikutnya adalah daftar ulang. Dijadwalkan, proses daftar ulang berlangsung sampai Kamis (5/7). Jika selama waktu daftar ulang tersebut tidak mengajukan daftar ulang, maka secara otomatis dicoret dari daftar.

Baca Juga :  Kahyangan Api Belum Hasilkan PAD, Sejak Maret Tak Ditarik Retribusi

TUBAN – Sejumlah nama menghilang dari daftar calon siswa baru yang diterima di SMPN 3 Tuban menjelang pengumuman hasil penerimaan peserta didik baru (PPDB), Senin (2/7) sekitar pukul 24.00. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban dari sejumlah sumber menyebutkan, menghilangnya sebagian nama calon siswa baru SMPN unggulan di Jalan Sunan Kalijaga itu karena mengundurkan diri setelah ketahuan sertifikat munaqosah-nya terindikasi palsu.

Sebagaimana diketahui, sejumlah orang tua wali murid terindikasi memalsukan sertifikat pendidikan agama nonformal tersebut demi mendongkrak sekor agar putra-putrinya bisa masuk ke sekolah favorit. Mereka yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus tes lembaga pengembangan tilawatil quran (LPTQ), berusaha membuat sertifikat yang sama dengan status lulus. Selebihnya ”memesan” sertifikat lulus dari sejumlah lembaga taman pendidikan Alquran (TPQ). Sertifikat ini untuk mendongkrak skor anak dalam pendaftaran. Sampai kini, aktor pembuat sertifikat munaqosah palsu  yang mencoreng kebijakan bupati Fathul Huda tersebut belum terungkap.

Baca Juga :  Kahyangan Api Belum Hasilkan PAD, Sejak Maret Tak Ditarik Retribusi

Kepala SMPN 3 Tuban Mat Sa’roni kepada wartawan koran ini mengaku belum mengetahui informasi pencabutan berkas menjelang pengumuman tersebut. ‘’Saya masih diklat di Surabaya, belum ngecek ke teman-teman operator,’’ katanya melalui pesan WhatsApp.

Disampaikan Sa’roni, jika memang ada orang tua wali calon siswa yang mencabut berkas pendaftaran, maka rentang skor di bawahnya akan naik. Dengan demikian, siswa lain yang sebelumnya tidak diterima di SMPN 3 Tuban karena skornya tidak mencukupi, kembali memiliki kesempatan untuk masuk. ‘’Kalau berkasnya dicabut, berarti (secara otomatis, Red) juga tidak diterima di SMPN lain (dalam satu rayon),’’ tegasnya.

Dia lebih lanjut mengatakan, kemarin seluruh calon siswa baru di SMPN 3 Tuban diumumkan. Setelah diumumkan, tahapan berikutnya adalah daftar ulang. Dijadwalkan, proses daftar ulang berlangsung sampai Kamis (5/7). Jika selama waktu daftar ulang tersebut tidak mengajukan daftar ulang, maka secara otomatis dicoret dari daftar.

Baca Juga :  Gapura Dipasang Slogan Baru

Artikel Terkait

Most Read

Muncul Opsi Enam Dapil 

Pertahankan Puncak Klasemen

Artikel Terbaru


/