alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Tunjangan Tak Berpengaruh Penghasilan

BOJONEGORO – Mekanisme pemberian bantuan tunjangan kesejahteraan honorer SMA/SMK ternyata berbeda dengan SD dan SMP. Sebab, pemberian bantuan untuk honorer SMA/SMK tersebut tidak berpengaruh terhadap penghasilan. Hingga saat ini, bantuan bersumber APBD Jatim itu juga belum turun.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi di Bojonegoro Sumiarso menjelaskan, bantuan kesejahteraan bagi guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) senilai Rp 750 ribu per bulan. Dana diberikan semua GTT dan PTT terdaftar dan memenuhi syarat.

Dana tersebut, kata Sumiarso, diberikan untuk meringankan beban sekolah dalam memberikan honor untuk GTT dan PTT. Sehingga, Disdik Provinsi Jatim menginstruksikan agar pemberian dana bantuan itu hanya untuk meringankan saja. Itu sesuai surat edaran dari Kepala Disdik Provinsi Nomor 900/1321/1015/2018 tentang Penggunaan Dana Bantuan Kesejahteraan.

Baca Juga :  Tunjangan Honorer Disdik Kian Menipis, Tunggu Realisasi Anggaran 6M

Dia menjelaskan, selama ini sekolah banyak yang memberikan honor sebesar Rp 750 ribu per bulan. Bahkan, banyak sekolah yang memberikan lebih banyak. Antara Rp 1 juta hingga Rp 1,3 juta per bulan. Sesuai edaran tersebut, sekolah ha nya perlu memberikan sisanya saja. Misalnya, sudah menerima Rp 1 juta per bulan, maka yang Rp 750 ribu dari sekolah dihapuskan diganti dari bantuan kesejahteraan itu.

Intinya, honor diterima GTT dab PTT tidak berubah. Tentu, mekanisme pemberian tersebut membuat ramai diperbincangkan GTT dan PTT sejak beberapa hari terakhir. “Dana itu secara peruntukkan memang diberikan untuk meringankan beban sekolah,‘‘ jelasnya.

Dia memastikan, bantuan kesejahteraan honorer SMA/SMK hingga kini masih belum cair. Diperkirakan cair bulan depan. Sebab, Pemprov Jatim sudah menerbitkan surat keputusan tentang dana bantuan tersebut. Berbeda, tunjangan kinerja untuk GTT dan PTT SD dan SMP bersumber APBD.

Baca Juga :  Dua Serka TNI, Bantu Langsir Batu Bata untuk Bangun Sumur Warga

Nilainya sama dengan pemprov, yaitu, Rp 750 ribu per bulan untuk K2 dan Rp 500 ribu untuk non-K2. Namun, tunjangan itu tetap diterimakan utuh. Meskipun dari sekolah, honorer masih menerima setiap bulan. Saat ini tunjangan kinerja GTT dan PTT proses pencairan. Disdik Bojonegoro, selasa telah membuatkan SK pengajuan pencairan itu.

BOJONEGORO – Mekanisme pemberian bantuan tunjangan kesejahteraan honorer SMA/SMK ternyata berbeda dengan SD dan SMP. Sebab, pemberian bantuan untuk honorer SMA/SMK tersebut tidak berpengaruh terhadap penghasilan. Hingga saat ini, bantuan bersumber APBD Jatim itu juga belum turun.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi di Bojonegoro Sumiarso menjelaskan, bantuan kesejahteraan bagi guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) senilai Rp 750 ribu per bulan. Dana diberikan semua GTT dan PTT terdaftar dan memenuhi syarat.

Dana tersebut, kata Sumiarso, diberikan untuk meringankan beban sekolah dalam memberikan honor untuk GTT dan PTT. Sehingga, Disdik Provinsi Jatim menginstruksikan agar pemberian dana bantuan itu hanya untuk meringankan saja. Itu sesuai surat edaran dari Kepala Disdik Provinsi Nomor 900/1321/1015/2018 tentang Penggunaan Dana Bantuan Kesejahteraan.

Baca Juga :  Dua Serka TNI, Bantu Langsir Batu Bata untuk Bangun Sumur Warga

Dia menjelaskan, selama ini sekolah banyak yang memberikan honor sebesar Rp 750 ribu per bulan. Bahkan, banyak sekolah yang memberikan lebih banyak. Antara Rp 1 juta hingga Rp 1,3 juta per bulan. Sesuai edaran tersebut, sekolah ha nya perlu memberikan sisanya saja. Misalnya, sudah menerima Rp 1 juta per bulan, maka yang Rp 750 ribu dari sekolah dihapuskan diganti dari bantuan kesejahteraan itu.

Intinya, honor diterima GTT dab PTT tidak berubah. Tentu, mekanisme pemberian tersebut membuat ramai diperbincangkan GTT dan PTT sejak beberapa hari terakhir. “Dana itu secara peruntukkan memang diberikan untuk meringankan beban sekolah,‘‘ jelasnya.

Dia memastikan, bantuan kesejahteraan honorer SMA/SMK hingga kini masih belum cair. Diperkirakan cair bulan depan. Sebab, Pemprov Jatim sudah menerbitkan surat keputusan tentang dana bantuan tersebut. Berbeda, tunjangan kinerja untuk GTT dan PTT SD dan SMP bersumber APBD.

Baca Juga :  Verifikasi Ulang Penerima Tunjangan Honorer

Nilainya sama dengan pemprov, yaitu, Rp 750 ribu per bulan untuk K2 dan Rp 500 ribu untuk non-K2. Namun, tunjangan itu tetap diterimakan utuh. Meskipun dari sekolah, honorer masih menerima setiap bulan. Saat ini tunjangan kinerja GTT dan PTT proses pencairan. Disdik Bojonegoro, selasa telah membuatkan SK pengajuan pencairan itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Delapan Incumbent Kalah Suara

PT DESI Bakal Dilarang Beroperasi

Matangkan Persiapan

Rudjito – Zaenuri Divonis 4 Tahun


/