alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Konstruksi Pasar Sidoharjo Dikeluhkan Pedagang

KOTA – Bangunan Pasar Sidoharjo saat ini lebih modern, rapi dan bersih sejak direnovasi tahun lalu. Namun banyak pedagang mengeluh. Karena konstruksinya tidak me nguntungkan bagi pedagang. Keluhan itu berupa banyaknya tiang yang berdiri tepat di depan kios. Seorang pedagang di pasar itu, Mahfudin mengaku, penjual annya menurun hingga 50 persen setelah renovasi tersebut.

Padahal pembangunan pasar ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan. “Bangunannya tidak sesuai dengan harapan pedagang, karena penjualan makin sepi,” ujarnya selasa (3/4). Menurut dia, dua tiang di depan kios pedagang sangat menggang gu mobilisasi pembeli. Akibatnya, pembeli lebih memilih belanja di emperan atau tepi jalan di depan pasar, daripada masuk ke dalam pasar.

Baca Juga :  Kemplang Pajak, Direktur Penyalur BBM Dituntut 3,5 Tahun Penjara

‘’Kondisi itu membuat jumlah pembeli menjadi menurun, sehingga omzet pedagang menjadi turun,’’ terangnya. Pe dagang lain, Sofyan menam bah kan, pembangunan pa sar tersebut justru tidak mem berikan dampak positif bagi pedagang. Seharusnya sebelum pasar dibangun, ada penggalian aspirasi dari para pedagang. Meski bukan pemilik wewenang, namun pasar ini menjadi pusat perekonomian mas ya rakat Lamongan.

‘’Sehing ga keberadaan pedagang harus diperhatikan. Sebenarnya kecewa, tapi bagaimana lagi,” ujarnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M. Zamroni, menje las kan, sebenarnya pe rencanaan awal bangunan tidak demikian. Tapi di tengah perjalanan, ada usulan tambahan pedagang.

‘’Sehingga dilakukan perubahan perencanaan,’’ ungkapnya. Zamroni mengungkapkan, semula tiang bangunan di renca nakan mepet tembok supaya bisa memberikan akses ja lan lebih leluasa bagi pem be li. Tapi karena ada tambahan pe dagang, maka jumlah kios ditambah, tapi akibatnya tidak bisa menggeser tiang tersebut.

Baca Juga :  Pedagang Beralih di Areal Parkir Pasar

Sehingga ke beradaan tiang semakin meng hala ngi pejalan kaki. Menurut Zamroni, pem bangu nan/renovasi Pasar Sidoharjo tersebut dilakukan tahun lalu dengan nilai Rp 5,6 Miliar. Tahun ini akan ada perbaikan lagi untuk bagian timur pasar Sidoharjo dengan nilai Rp 1,3 Miliar. ‘’Namun secara lengkapnya masih menunggu perencanaan, masih dalam pembahasan kontraktor,’’ ujarnya.

KOTA – Bangunan Pasar Sidoharjo saat ini lebih modern, rapi dan bersih sejak direnovasi tahun lalu. Namun banyak pedagang mengeluh. Karena konstruksinya tidak me nguntungkan bagi pedagang. Keluhan itu berupa banyaknya tiang yang berdiri tepat di depan kios. Seorang pedagang di pasar itu, Mahfudin mengaku, penjual annya menurun hingga 50 persen setelah renovasi tersebut.

Padahal pembangunan pasar ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan. “Bangunannya tidak sesuai dengan harapan pedagang, karena penjualan makin sepi,” ujarnya selasa (3/4). Menurut dia, dua tiang di depan kios pedagang sangat menggang gu mobilisasi pembeli. Akibatnya, pembeli lebih memilih belanja di emperan atau tepi jalan di depan pasar, daripada masuk ke dalam pasar.

Baca Juga :  Proyek 813 Km Idealnya Dua Tahun Tuntas

‘’Kondisi itu membuat jumlah pembeli menjadi menurun, sehingga omzet pedagang menjadi turun,’’ terangnya. Pe dagang lain, Sofyan menam bah kan, pembangunan pa sar tersebut justru tidak mem berikan dampak positif bagi pedagang. Seharusnya sebelum pasar dibangun, ada penggalian aspirasi dari para pedagang. Meski bukan pemilik wewenang, namun pasar ini menjadi pusat perekonomian mas ya rakat Lamongan.

‘’Sehing ga keberadaan pedagang harus diperhatikan. Sebenarnya kecewa, tapi bagaimana lagi,” ujarnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M. Zamroni, menje las kan, sebenarnya pe rencanaan awal bangunan tidak demikian. Tapi di tengah perjalanan, ada usulan tambahan pedagang.

‘’Sehingga dilakukan perubahan perencanaan,’’ ungkapnya. Zamroni mengungkapkan, semula tiang bangunan di renca nakan mepet tembok supaya bisa memberikan akses ja lan lebih leluasa bagi pem be li. Tapi karena ada tambahan pe dagang, maka jumlah kios ditambah, tapi akibatnya tidak bisa menggeser tiang tersebut.

Baca Juga :  Harga Kebutuhan Dapur Naik

Sehingga ke beradaan tiang semakin meng hala ngi pejalan kaki. Menurut Zamroni, pem bangu nan/renovasi Pasar Sidoharjo tersebut dilakukan tahun lalu dengan nilai Rp 5,6 Miliar. Tahun ini akan ada perbaikan lagi untuk bagian timur pasar Sidoharjo dengan nilai Rp 1,3 Miliar. ‘’Namun secara lengkapnya masih menunggu perencanaan, masih dalam pembahasan kontraktor,’’ ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/