alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Di Kanor, Elpiji 3 Kg Langka

KANOR – Pasokan elpiji 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah di Bojonegoro. Di Kecamatan Kanor, elpiji bersubsidi mengalami kelangkaan sejak empat hari terakhir. Kondisi itu membuat warga resah karena mereka kesulitan untuk memasak. ‘’Saya cari di Kecamatan Sumberrejo sama saja.

Pangkalan kosong,’’ ungkap Abdul, salah satu warga Kecamatan Kanor kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, selasa (3/4). Dia heran kenapa pasokan elpiji kosong. Biasanya, kelangkaan elpiji tersebut jarang terjadi. Jika terjadi, hanya 1 atau 2 hari saja. Setelah itu, pasokan normal kembali.

‘’Jika membeli gas nonsubsidi keberatan. Harganya mahal,‘‘ keluhnya. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariyana menjelaskan, langkanya pasokan elpiji di sejumlah desa terjadi karena keterlambatan pasokan. Pihaknya sudah meminta pangkalan dan agen untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Stok Elpiji Rawan Dipermainkan

‘’Mereka bilang karena libur panjang selasa. Tapi menurut saya, itu alasan yang tidak masuk akal,‘‘ jelasnya. Menurut Agus, pasokan elpiji seharusnya tetap harus terjadi meskipun libur panjang. Sebab, elpiji 3 kg adalah barang bersubsidi yang dibutuhkan orang banyak. Peredaran dan penggunaannya pun diawasi pemerintah.

Agus menjelaskan, secara kuantitas pasokan elpiji di Bojonegoro aman. Sebab, tahun ini pasokan elpiji 3 kg mencapai 8 juta tabung. Jumlah itu juga akan dimintakan tambahan jika mengalami kekurangan. ‚‘Jadi, seharusnya pasokan tetap aman,‘‘ keluhnya. Pihaknya akan mencari penyebab kelangkaan itu. Sehingga, kondisi itu tidak sampai terulang lagi. Sebab, kelangkaan elpiji akan membuat masyarakat resah.

KANOR – Pasokan elpiji 3 kilogram (kg) mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah di Bojonegoro. Di Kecamatan Kanor, elpiji bersubsidi mengalami kelangkaan sejak empat hari terakhir. Kondisi itu membuat warga resah karena mereka kesulitan untuk memasak. ‘’Saya cari di Kecamatan Sumberrejo sama saja.

Pangkalan kosong,’’ ungkap Abdul, salah satu warga Kecamatan Kanor kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, selasa (3/4). Dia heran kenapa pasokan elpiji kosong. Biasanya, kelangkaan elpiji tersebut jarang terjadi. Jika terjadi, hanya 1 atau 2 hari saja. Setelah itu, pasokan normal kembali.

‘’Jika membeli gas nonsubsidi keberatan. Harganya mahal,‘‘ keluhnya. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariyana menjelaskan, langkanya pasokan elpiji di sejumlah desa terjadi karena keterlambatan pasokan. Pihaknya sudah meminta pangkalan dan agen untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Pasokan Elpiji 3 Kilogram Aman

‘’Mereka bilang karena libur panjang selasa. Tapi menurut saya, itu alasan yang tidak masuk akal,‘‘ jelasnya. Menurut Agus, pasokan elpiji seharusnya tetap harus terjadi meskipun libur panjang. Sebab, elpiji 3 kg adalah barang bersubsidi yang dibutuhkan orang banyak. Peredaran dan penggunaannya pun diawasi pemerintah.

Agus menjelaskan, secara kuantitas pasokan elpiji di Bojonegoro aman. Sebab, tahun ini pasokan elpiji 3 kg mencapai 8 juta tabung. Jumlah itu juga akan dimintakan tambahan jika mengalami kekurangan. ‚‘Jadi, seharusnya pasokan tetap aman,‘‘ keluhnya. Pihaknya akan mencari penyebab kelangkaan itu. Sehingga, kondisi itu tidak sampai terulang lagi. Sebab, kelangkaan elpiji akan membuat masyarakat resah.

Artikel Terkait

Most Read

Tembakau Jawa Tak Diminati

Artikel Terbaru


/