alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Surat Suara Belum Lengkap

BOJONEGORO – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro masih harus menunggu surat suara untuk kebutuhan pemilihan umum (pemilu) April nanti. Sebab, hingga kemarin (3/3) surat suara belum diterima secara lengkap.

Ketua KPUK Bojonegoro Abdim Munib mengatakan, pihaknya sudah menerima kiriman surat suara. Namun masih belum lengkap. Surat suara yang diterima KPU, baru untuk calon anggota DPRD di dua daerah pemilihan (dapil).  Yakni, dapil 3 dan 4.

Sisanya, yakni surat suara anggota DPRD dapil 1, 2, dan 5 masih belum. Begitu juga untuk DPRD provinsi,  DPR RI,  DPD,  dan pilpres, masih belum terkirim.  “Ini yang kami masih tunggu,” terang dia. 

Meski surat suara belum lengkap, KPU Bojonegoro terus melakukan persiapan. Rencananya, Selasa (4/3) besok KPU mulai mendistribusikan logistik pemilu. Munib menuturkan, pendistribusian logistik dilakukan sesuai jadwal. Yakni  awal Maret ini. “Rencananya Selasa besok ini,” ujar dia.

Baca Juga :  Lahan Made Belum Diberdayakan

Logistik yang akan didistribusikan besok antara lain,  bilik suara,  kotak suara,  dan alat kelengkapan tempat pemungutan suara (TPS).  Sedangkan untuk surat suara akan didistribusikan mendekati hari pemungutan.

Tahun ini KPU menggunakan kotak suara jenis baru.  Yakni dari bahan karton.  Meski demikian,  kotak suara itu kuat dan tahan air. Bahkan,  kekuatannya sama dengan kotak suara berbahan aluminium. “Kotak suara itu kuat. Sudah diuji coba beberapa kali,” tutur Munib.

Kotak suara yang lama tidak lagi digunakan pada pemilu tahun ini. Kotak-kotak suara itu bakal dilelang.  Lelang akan dilakukan langsung oleh kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang (KPKNL) di Surabaya. Rencananya bulan ini kotak suara dari KPU Bojonegoro memasuki tahap lelang. 

Selain itu, saat ini KPU juga tengah memantau perpindahan pemilih. Sebab, perpindahan pemilih di Bojonegoro cukup tinggi. KPUK Bojonegoro mencatat ada 374 warga Kota Ledre yang mengajukan pindah mencoblos. Sedangkan, warga luar daerah yang pandah nyoblos di Bojonegoro lebih banyak. Yakni mencapai 496 orang.

Baca Juga :  Dana UNBK dari Kemendikbud Dihilangkan

“Itu data yang kami rangkum pada proses pindah tahap pertama,” ujar Komisioner KPUK Bojonegoro Supardi kemarin (3/3).

Pardi menjelaskan, proses pindah pilih tersebut ada dua tahap. Saat ini masih berlangsung tahap dua. Sehingga, jumlah finalnya masih belum bisa diketahui. Sebab, diperkirakan jumlahnya akan lebih banyak lagi. “Saat ini masih berlangsung. Jadi, bertambah terus,” jelasnya.

Warga bisa mengajukan proses pindah memilih itu sebelum H-30. Sehingga, jika para pendatang ingin menggunakan hak pilihnya di Bojonegoro, maka harus segera mengurus surat A5. “Atau bisa juga dengan menggunakan e-KTP,” jelasnya.

Pardi menjelaskan, proses rekap tahap dua pindah pilih, akan dilakukan pada 3 Maret mendatang. Namun, saat itu masih bisa dilakukan proses pindah pilih. Sebab, batas waktunya masih sampai H-30 sebelum pencoblosan pada 17 April mendatang.

BOJONEGORO – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro masih harus menunggu surat suara untuk kebutuhan pemilihan umum (pemilu) April nanti. Sebab, hingga kemarin (3/3) surat suara belum diterima secara lengkap.

Ketua KPUK Bojonegoro Abdim Munib mengatakan, pihaknya sudah menerima kiriman surat suara. Namun masih belum lengkap. Surat suara yang diterima KPU, baru untuk calon anggota DPRD di dua daerah pemilihan (dapil).  Yakni, dapil 3 dan 4.

Sisanya, yakni surat suara anggota DPRD dapil 1, 2, dan 5 masih belum. Begitu juga untuk DPRD provinsi,  DPR RI,  DPD,  dan pilpres, masih belum terkirim.  “Ini yang kami masih tunggu,” terang dia. 

Meski surat suara belum lengkap, KPU Bojonegoro terus melakukan persiapan. Rencananya, Selasa (4/3) besok KPU mulai mendistribusikan logistik pemilu. Munib menuturkan, pendistribusian logistik dilakukan sesuai jadwal. Yakni  awal Maret ini. “Rencananya Selasa besok ini,” ujar dia.

Baca Juga :  Warga Sempat Kaget, Lahan 1 Hektare Dijadikan Kebun Rumput

Logistik yang akan didistribusikan besok antara lain,  bilik suara,  kotak suara,  dan alat kelengkapan tempat pemungutan suara (TPS).  Sedangkan untuk surat suara akan didistribusikan mendekati hari pemungutan.

Tahun ini KPU menggunakan kotak suara jenis baru.  Yakni dari bahan karton.  Meski demikian,  kotak suara itu kuat dan tahan air. Bahkan,  kekuatannya sama dengan kotak suara berbahan aluminium. “Kotak suara itu kuat. Sudah diuji coba beberapa kali,” tutur Munib.

Kotak suara yang lama tidak lagi digunakan pada pemilu tahun ini. Kotak-kotak suara itu bakal dilelang.  Lelang akan dilakukan langsung oleh kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang (KPKNL) di Surabaya. Rencananya bulan ini kotak suara dari KPU Bojonegoro memasuki tahap lelang. 

Selain itu, saat ini KPU juga tengah memantau perpindahan pemilih. Sebab, perpindahan pemilih di Bojonegoro cukup tinggi. KPUK Bojonegoro mencatat ada 374 warga Kota Ledre yang mengajukan pindah mencoblos. Sedangkan, warga luar daerah yang pandah nyoblos di Bojonegoro lebih banyak. Yakni mencapai 496 orang.

Baca Juga :  Kuota Masih Banyak, Haruskah Syarat Beasiswa Diperlonggar?

“Itu data yang kami rangkum pada proses pindah tahap pertama,” ujar Komisioner KPUK Bojonegoro Supardi kemarin (3/3).

Pardi menjelaskan, proses pindah pilih tersebut ada dua tahap. Saat ini masih berlangsung tahap dua. Sehingga, jumlah finalnya masih belum bisa diketahui. Sebab, diperkirakan jumlahnya akan lebih banyak lagi. “Saat ini masih berlangsung. Jadi, bertambah terus,” jelasnya.

Warga bisa mengajukan proses pindah memilih itu sebelum H-30. Sehingga, jika para pendatang ingin menggunakan hak pilihnya di Bojonegoro, maka harus segera mengurus surat A5. “Atau bisa juga dengan menggunakan e-KTP,” jelasnya.

Pardi menjelaskan, proses rekap tahap dua pindah pilih, akan dilakukan pada 3 Maret mendatang. Namun, saat itu masih bisa dilakukan proses pindah pilih. Sebab, batas waktunya masih sampai H-30 sebelum pencoblosan pada 17 April mendatang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/