alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Lapangan Surajaya Steril Tiga Bulan

LAMONGAN, Radar Lamongan – PT Lestarindo mulai mengerjakan perbaikan rumput di lapangan Stadion Surajaya Lamongan kemarin (3/1). Selain memperbaiki kualitas rumput, rekanan juga bakal meratakan lapangan yang bergelombang di beberapa titik. 

‘’Hari ini (kemarin) mulai mengerjakan dengan jangka waktu pengerjaan tiga bulan,’’ tutur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan M Muhadjir kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (3/1).

Selama tiga bulan ke depan, pihak rekanan meminta lapangan Surajaya tidak digunakan kegiatan. Sehingga, perbaikan rumput yang menelan anggaran sekitar Rp 200 juta itu bisa lebih maksimal. 

‘’Memang mereka meminta agar lapangan steril selama tiga bulan, tapi kita juga akan menyesuaikan dengan kondisi nantinya,’’ ujar pria berkacamata tersebut. 

Baca Juga :  Membaca di Tepi Telaga

Liga 1 2020 direncanakan bergulir pertengahan Maret mendatang. Muhadjir memastikan bahwa pihak panpel Persela belum menyiapkan stadion alternatif bila nantinya kompetisi bergulir pertengahan Maret. 

Namun, dia mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak PT Lestarindo. Perusahaan tersebut diminta memercepat pengerjaan bila nantinya kompetisi bergulir sesuai rencana PSSI.  

‘’Kemungkinan-kemungkinan itu sudah kita bicarakan ke mereka agar Persela tetap bisa menggunakan home base di Stadion Surajaya Lamongan,’’ imbuhnya.

Terkait pembentukan tim Persela, Muhadjir menyatakan, pihaknya memberikan alternatif lapangan Deket dan Sukomulyo untuk digunakan sementara. 

‘’Kita juga meminta kepada PT Lestarindo untuk mengecek dua lapangan itu. Lapangan yang digunakan akan disesuaikan dengan permintaan pelatih kepala,’’ katanya saat dikonfirmasi via ponsel. 

Baca Juga :  Biasa Latihan tanpa Matras

Proses perbaikan rumput di stadion kebanggaan warga Lamongan itu terbagi dalam beberapa tahapan. Menurut Muhadjir, petugas telah melakukan pemotongan hingga akar rumput kemarin.

Selanjutnya, lapangan akan disemprot menggunakan herbisida selektif untuk mematikan rumput liar mati dan rumput Jepang tetap hidup. Setelah itu, petugas membersihkan rumput liar yang sudah kering. 

‘’Ketika sudah tidak ada rumput maka dilakukan leveling untuk meratakan sisi lapangan yang bergelombang,’’ jelas Muhadjir. (ind/yan) 

LAMONGAN, Radar Lamongan – PT Lestarindo mulai mengerjakan perbaikan rumput di lapangan Stadion Surajaya Lamongan kemarin (3/1). Selain memperbaiki kualitas rumput, rekanan juga bakal meratakan lapangan yang bergelombang di beberapa titik. 

‘’Hari ini (kemarin) mulai mengerjakan dengan jangka waktu pengerjaan tiga bulan,’’ tutur Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan M Muhadjir kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (3/1).

Selama tiga bulan ke depan, pihak rekanan meminta lapangan Surajaya tidak digunakan kegiatan. Sehingga, perbaikan rumput yang menelan anggaran sekitar Rp 200 juta itu bisa lebih maksimal. 

‘’Memang mereka meminta agar lapangan steril selama tiga bulan, tapi kita juga akan menyesuaikan dengan kondisi nantinya,’’ ujar pria berkacamata tersebut. 

Baca Juga :  Harga Sembako Rawan Naik

Liga 1 2020 direncanakan bergulir pertengahan Maret mendatang. Muhadjir memastikan bahwa pihak panpel Persela belum menyiapkan stadion alternatif bila nantinya kompetisi bergulir pertengahan Maret. 

Namun, dia mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak PT Lestarindo. Perusahaan tersebut diminta memercepat pengerjaan bila nantinya kompetisi bergulir sesuai rencana PSSI.  

‘’Kemungkinan-kemungkinan itu sudah kita bicarakan ke mereka agar Persela tetap bisa menggunakan home base di Stadion Surajaya Lamongan,’’ imbuhnya.

Terkait pembentukan tim Persela, Muhadjir menyatakan, pihaknya memberikan alternatif lapangan Deket dan Sukomulyo untuk digunakan sementara. 

‘’Kita juga meminta kepada PT Lestarindo untuk mengecek dua lapangan itu. Lapangan yang digunakan akan disesuaikan dengan permintaan pelatih kepala,’’ katanya saat dikonfirmasi via ponsel. 

Baca Juga :  Menteri PAN-RB Resmikan MPP Bojonegoro

Proses perbaikan rumput di stadion kebanggaan warga Lamongan itu terbagi dalam beberapa tahapan. Menurut Muhadjir, petugas telah melakukan pemotongan hingga akar rumput kemarin.

Selanjutnya, lapangan akan disemprot menggunakan herbisida selektif untuk mematikan rumput liar mati dan rumput Jepang tetap hidup. Setelah itu, petugas membersihkan rumput liar yang sudah kering. 

‘’Ketika sudah tidak ada rumput maka dilakukan leveling untuk meratakan sisi lapangan yang bergelombang,’’ jelas Muhadjir. (ind/yan) 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/