alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Bakal Kembangkan Sport Tourism dan Heritage Tourism

Radar Lamongan – Lamongan memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Hamparan laut di kawasan pantura Lamongan, kawasan kehutanan yang cukup luas, hingga Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo. Beberapa kawasan sudah dikembangkan menjadi destinasi wisata. 

Namun, masih perlu ada upaya untuk mendongkrak lebih banyak wisatawan untuk datang ke Kota Soto ini.  Cabup Lamongan nomor urut dua, Dr H Yuhronur Efendi, MBA sudah menyiapkan konsep jitu guna meningkatkan jumlah wisatawan datang ke Lamongan. 

‘’Kita memiliki potensi yang bisa kita jadikan heritage tourism (wisata warisan budaya). Dan juga olahraga juga bisa menjadi sport tourism (wisata olahraga),’’ tutur Yes, sapaan akrabnya, kemarin (2/12).

Wilayah selatan dan barat Lamongan kaya akan situs dan benda bersejarah. Ke depan, Cabup Lamongan yang berpasangan dengan KH Abdul Rouf, M.Ag dengan singkatan Yes Bro tersebut akan mengembangkan wisata-wisata sejarah yang terintegerasi. 

Baca Juga :  Pendapatan BUMD Bojonegoro Naik Tajam, Tercatat Rp 394,6 Miliar

‘’Misalnya di Pataan, Sambeng hingga di Kecamatan Modo nantinya akan kita hidupkan wisata sejarah yang terintegerasi,’’ imbuh mantan Sekkab Lamongan tersebut. 

Nantinya, lanjut dia, potensi sejarah yang dikembangkan akan diperkuat lagi dengan sport tourisme. Misalnya, terang Yuhronur, even fun bike menyusuri tempat-tempat bersejarah di wilayah selatan, barat, hingga utara Lamongan. 

Sedangkan, di wilayah Bengawan Jero bisa dijadikan even perlombaan canoe, perahu hias, dan balap perahu. Sehingga, Yuhronur memiliki dua fokus di sana. Yakni mengatasi penanganan banjir dengan normalisasi dan pengerukan secara masif.  

‘’Bisa berupa Tour The Lamongan. Serta even-even olahraga lainnya seperti motocross, off-road, dan lainnya. Even-even itu akan kita jadikan menjadi even internasional yang sangat unik dan menarik,’’ imbuhnya. 

Baca Juga :  Polres Lamongan Hanya Miliki Dua CCTV E-Tilang

Sebelumnya, CEO Lamongan tersebut sudah menggagas agro wisata dan mina wisata, guna memaksimalkan potensi lokal. Yang nantinya diharapkan juga memberikan pemasukan kepada petani, nelayan, dan petambak. 

Yuhronur mengatakan, ketika jumlah wisatawan semakin banyak, maka dengan sendirinya muncul usaha yang digerakkan masyarakat di sekitarnya. Sehingga, lanjut dia, selain upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), nantinya juga mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat pelaku UMKM.

‘’Tentu program yang kita susun, bukan hanya untuk daerah, tapi juga meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat di Kabupaten Lamongan,’’ ujar Yuhronur.

Radar Lamongan – Lamongan memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Hamparan laut di kawasan pantura Lamongan, kawasan kehutanan yang cukup luas, hingga Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo. Beberapa kawasan sudah dikembangkan menjadi destinasi wisata. 

Namun, masih perlu ada upaya untuk mendongkrak lebih banyak wisatawan untuk datang ke Kota Soto ini.  Cabup Lamongan nomor urut dua, Dr H Yuhronur Efendi, MBA sudah menyiapkan konsep jitu guna meningkatkan jumlah wisatawan datang ke Lamongan. 

‘’Kita memiliki potensi yang bisa kita jadikan heritage tourism (wisata warisan budaya). Dan juga olahraga juga bisa menjadi sport tourism (wisata olahraga),’’ tutur Yes, sapaan akrabnya, kemarin (2/12).

Wilayah selatan dan barat Lamongan kaya akan situs dan benda bersejarah. Ke depan, Cabup Lamongan yang berpasangan dengan KH Abdul Rouf, M.Ag dengan singkatan Yes Bro tersebut akan mengembangkan wisata-wisata sejarah yang terintegerasi. 

Baca Juga :  Kades Meninggal, Dua Desa Gelar Pilkades PAW

‘’Misalnya di Pataan, Sambeng hingga di Kecamatan Modo nantinya akan kita hidupkan wisata sejarah yang terintegerasi,’’ imbuh mantan Sekkab Lamongan tersebut. 

Nantinya, lanjut dia, potensi sejarah yang dikembangkan akan diperkuat lagi dengan sport tourisme. Misalnya, terang Yuhronur, even fun bike menyusuri tempat-tempat bersejarah di wilayah selatan, barat, hingga utara Lamongan. 

Sedangkan, di wilayah Bengawan Jero bisa dijadikan even perlombaan canoe, perahu hias, dan balap perahu. Sehingga, Yuhronur memiliki dua fokus di sana. Yakni mengatasi penanganan banjir dengan normalisasi dan pengerukan secara masif.  

‘’Bisa berupa Tour The Lamongan. Serta even-even olahraga lainnya seperti motocross, off-road, dan lainnya. Even-even itu akan kita jadikan menjadi even internasional yang sangat unik dan menarik,’’ imbuhnya. 

Baca Juga :  Waspada! Ada 60 Penderita DBD Sejak Januari - April

Sebelumnya, CEO Lamongan tersebut sudah menggagas agro wisata dan mina wisata, guna memaksimalkan potensi lokal. Yang nantinya diharapkan juga memberikan pemasukan kepada petani, nelayan, dan petambak. 

Yuhronur mengatakan, ketika jumlah wisatawan semakin banyak, maka dengan sendirinya muncul usaha yang digerakkan masyarakat di sekitarnya. Sehingga, lanjut dia, selain upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), nantinya juga mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat pelaku UMKM.

‘’Tentu program yang kita susun, bukan hanya untuk daerah, tapi juga meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat di Kabupaten Lamongan,’’ ujar Yuhronur.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/