alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Nahas, Jenguk Mantu Hamil, Ibu ini Tewas Tertimpa Longsor

Radar Lamongan – Apes menimpa Trisni, 48, asal Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran. Saat mengunjungi rumah anaknya Munjari, 29, di Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, untuk melihat menantunya Maratus Sholihah, 26, yang hamil 8 bulan, dia tertimpa longsoran. Akibatnya, korban tewas.

‘’Ada longsor hingga mengenai satu rumah,’’ kata Kapolsek Brondong Iptu Rasman kemarin (2/11). Dia menjelaskan, Trisni sebenarnya ingin pulang Minggu (1/11). Namun, hujan. Korban kemudian memutuskan tidur di rumah anaknya. ‘’Kebetulan mulai siang hari hingga malam hari hujan tak henti – henti,’’ kata Kapolsek.

Malam itu, korban beserta anak dan menantunya tidur di bagian belakang rumah, yang berdekatan dengan tembok makam desa setempat. Hujan deras itu mengakibatkan tembok makam longsor. Material longsoran itu menghantam rumah Munjari.

Baca Juga :  Liburan Dimajukan, Vaksinasi Anak Tetap Lanjut

‘’Saat longsor tersebut tak ada yang tahu karena tengah malam dengan kondisi hujan,’’ imbuh Kapolsek. Akibatnya, Trisni terkena bebatuan dan tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Maratus mengalami luka lecet tangan dan kaki. Hingga kemarin, dia dirawat di rumah sakit terdekat.

‘’Jadi korbanya hanya satu yang meninggal dunia akibat terkena longsor,’’ kata Kapolsek. Berdasarkan hasil pengecekan, lanjut dia, letak tanah rumah lebih rendah dibandingkan tembok makam.

Radar Lamongan – Apes menimpa Trisni, 48, asal Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran. Saat mengunjungi rumah anaknya Munjari, 29, di Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, untuk melihat menantunya Maratus Sholihah, 26, yang hamil 8 bulan, dia tertimpa longsoran. Akibatnya, korban tewas.

‘’Ada longsor hingga mengenai satu rumah,’’ kata Kapolsek Brondong Iptu Rasman kemarin (2/11). Dia menjelaskan, Trisni sebenarnya ingin pulang Minggu (1/11). Namun, hujan. Korban kemudian memutuskan tidur di rumah anaknya. ‘’Kebetulan mulai siang hari hingga malam hari hujan tak henti – henti,’’ kata Kapolsek.

Malam itu, korban beserta anak dan menantunya tidur di bagian belakang rumah, yang berdekatan dengan tembok makam desa setempat. Hujan deras itu mengakibatkan tembok makam longsor. Material longsoran itu menghantam rumah Munjari.

Baca Juga :  8.064 Pagu SMAN dan SMKN, Tak Jujur Terancam Diskualifikasi

‘’Saat longsor tersebut tak ada yang tahu karena tengah malam dengan kondisi hujan,’’ imbuh Kapolsek. Akibatnya, Trisni terkena bebatuan dan tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Maratus mengalami luka lecet tangan dan kaki. Hingga kemarin, dia dirawat di rumah sakit terdekat.

‘’Jadi korbanya hanya satu yang meninggal dunia akibat terkena longsor,’’ kata Kapolsek. Berdasarkan hasil pengecekan, lanjut dia, letak tanah rumah lebih rendah dibandingkan tembok makam.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/