alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Bojonegoro Lancar, Lamongan Internet Sempat Trouble 

BOJONEGORO – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) hari pertama berlangsung lancar. Siswa tidak mengalami kendala serius dalam pelaksanaannya. Kepala SMKN 2 Bojonegoro M. Ahyar mengatakan, pelaksanaan UNBK hari pertama tidak mengalami kendala apapun. Sebab, siswa sudah sering melaksanakan latihan. Selain melakukan simulasi juga melaksanakan latihan rutin. ”Hari pertama ini tidak ada kendala,” ungkap dia.

Meskipun berlangsung lancar, dia masih harus tetap waspada. Terutama soal listrik. Meskipun PLN sudah memastikan tidak akan melakukan pemadaman selama UNBK berlangsung. Namun, itu tetap harus diwaspadai. Sebab, bencana alam seperti pohon tumbang dan lainnya tetap berpotensi membuat jaringan listrik putus. ”Semoga saja tidak terjadi apa-apa selama proses ujian ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 4 Bojonegoro Edi Yusuf mengatakan, hari pertama pelaksanaan UNBK tidak mengalami masalah. Semua siswa hadir. Jaringan listrik dan internet juga aman. ”Tidak ada yang absen,” ungkap dia.

Baca Juga :  Ngebut, Pengendara Menjemput Maut

Untuk mengantisipasi adanya gangguan listrik, sekolah menyediakan genset. 

Kasi SMA/SMK Kusnadi menjelaskan, UNBK pada hari pertama berlangsung aman. Tiga sekolah yang menumpang juga bisa melaksanakan UNBK dengan baik. ”Tiga sekolah itu menumpang di SMKN 2 dan SMKN 4,” terang Kusnadi.

Kusnadi menjelaskan, sekolah harus memerhatikan semua komponen dalam UNBK. Mulai jaringan listrik dan jaringan internet. Sehingga, siswa bisa mengerjakan dengan lancar. ”Untuk mengantisipasi jaringan listrik harus disiapkan genset,” jelasnya.

Jenjang SMK ada tiga sekolah yang menumpang UNBK. Mereka menumpang di SMKN 2 Bojonegoro dan SMKN 4 Bojonegoro. 

Di Lamongan, hari pertama UNBK jenjang SMK tersendat. Lembaga SMKN 1 Lamongan sempat mengalami kendala internet saat ujian sesi pertama berlangsung. Sehingga pelaksanaan UNBK sempat molor hingga beberapa menit. “Masalah internet karena hari pertama biasa, tapi sudah teratasi,” ujar Kepala SMKN 1 Lamongan Tri Waluyo, kemarin (2/4). 

Baca Juga :  Para Pemain Persibo Bojonegoro Sudah Tinggalkan Mes

Tri menjelaskan, permasalahan ini tidak besar karena mungkin hari pertama sehingga penggunaan internet tidak bisa lancar. Sedangkan untuk teknis lainnya masih aman. Dia mengklaim permasalahannya hanya faktor internet, selebihnya ujian bisa berjalan normal sampai sesi ketiga berakhir. 

Bupati Lamongan Fadeli saat melakukan sidak hari pertama ujian mengatakan, seluruh peserta harus optimistis dalam mengerjakan soal. Persiapan yang matang dan kondisi tubuh fit akan menjadi bekal dalam menghadapi ujian seminggu ke depan. Sehingga siswa tidak perlu tegang selama mengerjakan, karena persiapan sudah dilakukan sejak lama. 

Bupati mengungkapkan rasa bangga kepada lembaga SMK di Lamongan. Karena sebelumnya, target UNBK hanya lembaga negeri saja tapi ternyata sebanyak 74 lembaga terdiri dari 68 lembaga swasta dan 6 lembaga negeri serentak melakukan UNBK. “Saya sangat bangga dan berharap pendidikan di Lamongan akan semakin baik,”ungkapnya.

BOJONEGORO – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) hari pertama berlangsung lancar. Siswa tidak mengalami kendala serius dalam pelaksanaannya. Kepala SMKN 2 Bojonegoro M. Ahyar mengatakan, pelaksanaan UNBK hari pertama tidak mengalami kendala apapun. Sebab, siswa sudah sering melaksanakan latihan. Selain melakukan simulasi juga melaksanakan latihan rutin. ”Hari pertama ini tidak ada kendala,” ungkap dia.

Meskipun berlangsung lancar, dia masih harus tetap waspada. Terutama soal listrik. Meskipun PLN sudah memastikan tidak akan melakukan pemadaman selama UNBK berlangsung. Namun, itu tetap harus diwaspadai. Sebab, bencana alam seperti pohon tumbang dan lainnya tetap berpotensi membuat jaringan listrik putus. ”Semoga saja tidak terjadi apa-apa selama proses ujian ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 4 Bojonegoro Edi Yusuf mengatakan, hari pertama pelaksanaan UNBK tidak mengalami masalah. Semua siswa hadir. Jaringan listrik dan internet juga aman. ”Tidak ada yang absen,” ungkap dia.

Baca Juga :  Pasang PJU 60 Titik di Bojonegoro, Termasuk Gang Lingkungan

Untuk mengantisipasi adanya gangguan listrik, sekolah menyediakan genset. 

Kasi SMA/SMK Kusnadi menjelaskan, UNBK pada hari pertama berlangsung aman. Tiga sekolah yang menumpang juga bisa melaksanakan UNBK dengan baik. ”Tiga sekolah itu menumpang di SMKN 2 dan SMKN 4,” terang Kusnadi.

Kusnadi menjelaskan, sekolah harus memerhatikan semua komponen dalam UNBK. Mulai jaringan listrik dan jaringan internet. Sehingga, siswa bisa mengerjakan dengan lancar. ”Untuk mengantisipasi jaringan listrik harus disiapkan genset,” jelasnya.

Jenjang SMK ada tiga sekolah yang menumpang UNBK. Mereka menumpang di SMKN 2 Bojonegoro dan SMKN 4 Bojonegoro. 

Di Lamongan, hari pertama UNBK jenjang SMK tersendat. Lembaga SMKN 1 Lamongan sempat mengalami kendala internet saat ujian sesi pertama berlangsung. Sehingga pelaksanaan UNBK sempat molor hingga beberapa menit. “Masalah internet karena hari pertama biasa, tapi sudah teratasi,” ujar Kepala SMKN 1 Lamongan Tri Waluyo, kemarin (2/4). 

Baca Juga :  Cabup Lamongan, Yuhronur Efendi Sowan Ke Kediaman Guru Masa Kecilnya

Tri menjelaskan, permasalahan ini tidak besar karena mungkin hari pertama sehingga penggunaan internet tidak bisa lancar. Sedangkan untuk teknis lainnya masih aman. Dia mengklaim permasalahannya hanya faktor internet, selebihnya ujian bisa berjalan normal sampai sesi ketiga berakhir. 

Bupati Lamongan Fadeli saat melakukan sidak hari pertama ujian mengatakan, seluruh peserta harus optimistis dalam mengerjakan soal. Persiapan yang matang dan kondisi tubuh fit akan menjadi bekal dalam menghadapi ujian seminggu ke depan. Sehingga siswa tidak perlu tegang selama mengerjakan, karena persiapan sudah dilakukan sejak lama. 

Bupati mengungkapkan rasa bangga kepada lembaga SMK di Lamongan. Karena sebelumnya, target UNBK hanya lembaga negeri saja tapi ternyata sebanyak 74 lembaga terdiri dari 68 lembaga swasta dan 6 lembaga negeri serentak melakukan UNBK. “Saya sangat bangga dan berharap pendidikan di Lamongan akan semakin baik,”ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/