alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Perempuan Rengkek Menerjang Malam

SUMBERREJO – Malam masih begitu gelap. Jalan masih lengang. Pertokoan dan rumah warga di sekitar Pasar Sumberejo, masih tutup semua. Namun, sekitar pukul 02.00 dini hari kemarin (2/3), satu per satu pengendara motor membawa rengkek (obrok) masuk pelataran Pasar Sumberrejo.

Siapa sangka, pengendara tersebut justru para perempuan. Di tengah malam itu, para perempuan tersebut meramaikan Pasar Sumberrejo. Gelap dan dingin pun diterjang setiap hari menuju pasar. Perempuan-perempuan malam tersebut biasa disebut pedagang rengkek.

Jawa Pos Radar Bojonegoro berkesempatan mengikuti aktivitas para perempuan pedagang rengkek. Sesampai di pasar, para perempuan kulakan atau membeli beragam sayur-mayur, bumbu dapur, lauk-pauk, serta berbagai macam kebutuhan menu masakan.

Baca Juga :  Madrasah Aliyah Akhirnya Dapat Subsidi SPP

Setelah kulakan, perempuan-perempuan kuat itu mengumpulkan sayur dan bumbu dapur di dekat motornya. Sayur dan bumbu dapur yang dibeli kiloan, lantas dikemas dan dibungkus dengan takaran kecil-kecil atau diecer. Butuh waktu dua hingga tiga jam, kulakan dan mengemas takaran sayuran.

Usai Subuh, para perempuan itu menjajakan sayur-mayur tersebut keliling ke rumah-rumah warga. Berkeliling ke kampung dan menawarkan sayur-mayur. ‘’Kemasan kecil ini untuk memudahkan pelanggan dalam membeli aneka macam sayur dan bumbu dapur,’’ kata Purwati, 34, salah satu pedagang rengkek tersebut.

Dia mengatakan, menjual sayuran dan menu dapur ke kampung-kampung. Perempuan asal Kecamatan Kanor itu saban hari tengah malam harus ke Pasar Sumberrejo untuk kulakan. Aktivitas ini dijalani sudah lama.

Baca Juga :  Perpanjang Penahanan Kades Pangkatrejo

SUMBERREJO – Malam masih begitu gelap. Jalan masih lengang. Pertokoan dan rumah warga di sekitar Pasar Sumberejo, masih tutup semua. Namun, sekitar pukul 02.00 dini hari kemarin (2/3), satu per satu pengendara motor membawa rengkek (obrok) masuk pelataran Pasar Sumberrejo.

Siapa sangka, pengendara tersebut justru para perempuan. Di tengah malam itu, para perempuan tersebut meramaikan Pasar Sumberrejo. Gelap dan dingin pun diterjang setiap hari menuju pasar. Perempuan-perempuan malam tersebut biasa disebut pedagang rengkek.

Jawa Pos Radar Bojonegoro berkesempatan mengikuti aktivitas para perempuan pedagang rengkek. Sesampai di pasar, para perempuan kulakan atau membeli beragam sayur-mayur, bumbu dapur, lauk-pauk, serta berbagai macam kebutuhan menu masakan.

Baca Juga :  Menuju New Normal, Tempat Perbelanjaan Mulai Pulih

Setelah kulakan, perempuan-perempuan kuat itu mengumpulkan sayur dan bumbu dapur di dekat motornya. Sayur dan bumbu dapur yang dibeli kiloan, lantas dikemas dan dibungkus dengan takaran kecil-kecil atau diecer. Butuh waktu dua hingga tiga jam, kulakan dan mengemas takaran sayuran.

Usai Subuh, para perempuan itu menjajakan sayur-mayur tersebut keliling ke rumah-rumah warga. Berkeliling ke kampung dan menawarkan sayur-mayur. ‘’Kemasan kecil ini untuk memudahkan pelanggan dalam membeli aneka macam sayur dan bumbu dapur,’’ kata Purwati, 34, salah satu pedagang rengkek tersebut.

Dia mengatakan, menjual sayuran dan menu dapur ke kampung-kampung. Perempuan asal Kecamatan Kanor itu saban hari tengah malam harus ke Pasar Sumberrejo untuk kulakan. Aktivitas ini dijalani sudah lama.

Baca Juga :  Sajian Dance yang Sangat Enerjik

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/