alexametrics
25 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Harga Beras Terus Menurun

BOJONEGORO – Harga beras di pasaran terus mengalami penurunan. Kemarin, harga beras sudah dikisaran 9 ribu per kilogram (kg). ‘’Untuk premium harganya sekarang Rp 9.500 per kg,’’ ungkap Waris, salah satu pedagang beras di Pasar Banjarejo jumat. Harga beras terus mengalami penurunan karena musim panen padi terus berlangsung.

Diperkirakan, harganya akan terus mengalami penurunan. ‘’Harganya pasti akan terus menurun,’’ jelasnya. Dia menjelaskan, harga beras memang naik turun. Tergantung pasokan dan permintaan. Jika pasokan minim dan permintaan tinggi, maka harga beras akan melampung.

Begitu sebaliknya jika harga beras terus menurun. ‘’Saat ini musim panen jadi harga melimpah,’’ jelasnya. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariana memastikan harga beras akan terus menurun sampai normal.

Baca Juga :  Airlangga: Keputusan Partai Golkar Sudah Jelas, Kader Harus Kerja

Sebab, saat ini Bojonegoro tengah memasuki masa panen raya. ‘’Saya yakin harga beras akan normal,’’ jelasnya. Agus menjelaskan, beras ada berbagai tipe. Mulai jenis medium hingga premium. Beras medium saat ini harganya dikisaran Rp 9 ribu per kg. Sedangkan beras premium harganya masih dikisaran Rp 10 ribu per kg.

‘’Premium itu biasanya beras kemasan,’’ jelasnya. Menurut Agus, beras adalah komoditas yang harganya tidak bisa stabil. Bahkan, harganya sering mengalami kenaikkan. Di tingkat petani, harga gabah saat ini masih dikisaran Rp 4 ribu per kg untuk gabah kering sawag. Sedangkan untuk kering gilingm harganya dikisaran Rp 5 ribu per kg.

Harga tersebut sesuai kualitas gabah dan juga sesuai harga dipasaran. Kepala Dinas Pertanian Akhmad Djupari mengatakan, masa panen raya berlangsung sejak Februari hingga Maret ini. Akhir Maret ini panen raya sudah berakhir. Sebab, banyak petani yang memulia musim tanam kedua. ‘’Jadi, saat ini pasokan gabah tengah melimpah,’’ ungkap dia. 

Baca Juga :  Harga Beras Masih Tinggi

BOJONEGORO – Harga beras di pasaran terus mengalami penurunan. Kemarin, harga beras sudah dikisaran 9 ribu per kilogram (kg). ‘’Untuk premium harganya sekarang Rp 9.500 per kg,’’ ungkap Waris, salah satu pedagang beras di Pasar Banjarejo jumat. Harga beras terus mengalami penurunan karena musim panen padi terus berlangsung.

Diperkirakan, harganya akan terus mengalami penurunan. ‘’Harganya pasti akan terus menurun,’’ jelasnya. Dia menjelaskan, harga beras memang naik turun. Tergantung pasokan dan permintaan. Jika pasokan minim dan permintaan tinggi, maka harga beras akan melampung.

Begitu sebaliknya jika harga beras terus menurun. ‘’Saat ini musim panen jadi harga melimpah,’’ jelasnya. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Agus Hariana memastikan harga beras akan terus menurun sampai normal.

Baca Juga :  Pasang Asbes Masjid Al-Mukhlisin, Warga bersama Satgas TMMD Kompak

Sebab, saat ini Bojonegoro tengah memasuki masa panen raya. ‘’Saya yakin harga beras akan normal,’’ jelasnya. Agus menjelaskan, beras ada berbagai tipe. Mulai jenis medium hingga premium. Beras medium saat ini harganya dikisaran Rp 9 ribu per kg. Sedangkan beras premium harganya masih dikisaran Rp 10 ribu per kg.

‘’Premium itu biasanya beras kemasan,’’ jelasnya. Menurut Agus, beras adalah komoditas yang harganya tidak bisa stabil. Bahkan, harganya sering mengalami kenaikkan. Di tingkat petani, harga gabah saat ini masih dikisaran Rp 4 ribu per kg untuk gabah kering sawag. Sedangkan untuk kering gilingm harganya dikisaran Rp 5 ribu per kg.

Harga tersebut sesuai kualitas gabah dan juga sesuai harga dipasaran. Kepala Dinas Pertanian Akhmad Djupari mengatakan, masa panen raya berlangsung sejak Februari hingga Maret ini. Akhir Maret ini panen raya sudah berakhir. Sebab, banyak petani yang memulia musim tanam kedua. ‘’Jadi, saat ini pasokan gabah tengah melimpah,’’ ungkap dia. 

Baca Juga :  Tunggu Penelitian dari UGM Jogjakarta

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/