alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Kabel Listrik Terkelupas, Rumah Terbakar

- Advertisement -

KOTA – Warga Desa Tawangrejo Kecamatan Turi digegerkan kebakaran rumah jumat (2/2) siang. Rumah tersebut milik  Setu,65, ludes terbakar di bagian belakangnya. Saat api mulai membara, tuan rumah sedang bersantai di bagian depan rumah. 

Warga bergegas melakukan pertolongan sambil menunggu kedatangan mobil damkar (PMK). Mereka melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Karena tiupan angin dan bagian rumah sebagian besar dari kayu, api justru semakin membesar dan sangat cepat merembet ke bagian lainnya. 

Kebakaran rumah berukuran 9x 8 meter itu bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah dua unit mobil damkar terjun langsung di lokasi. Bahian belakang rumah ludes, namun bagian depan rumah bisa diselamatkan.

Baca Juga :  Final, Pendirian Mall di Jalan Pahlawan

Menurut Kepala UPT Damkar Lamongan, Rusjianto, kepulan asap dari rumah bagian belakang tengah diketahui salah satu warga yang ada di dekat rumahnya. ‘’Api pertama kalinya, muncul diatas rumah tengah bagian belakang sudah membesar,’’ ungkapnya. 

Dia mengungkapkan, beberapa barang yang terbakar, antara lain televisi, kulkas hingga beberapa almari berisi baju dan beberapa perhiasan. Satu kalung emas ditemukan hangus terbakar di dalam almari. ‘’Kerugian ditafsir sekitar Rp 150 juta,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Menurut dia, kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik. ‘’Kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik. Karena di bagian atas rumah ada kabel yang terkelupas  yang menimbulkan percikan api dan tidak diketahui pemilik rumah,’’ ungkapnya. 

Baca Juga :  Sudah Dikoreksi, Hasil Tryout SMP Diumumkan

Menurut dia, kabel listrik ada batasan waktu kekuatannya. Minimal lima hingga tujuh tahun harus dilakukan penggantian agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Selain itu jangan sampai membuat banyak sambungan atau colokan listrik karena rawan korsleting listrik yang bisa menimbulkan kebakaran.

KOTA – Warga Desa Tawangrejo Kecamatan Turi digegerkan kebakaran rumah jumat (2/2) siang. Rumah tersebut milik  Setu,65, ludes terbakar di bagian belakangnya. Saat api mulai membara, tuan rumah sedang bersantai di bagian depan rumah. 

Warga bergegas melakukan pertolongan sambil menunggu kedatangan mobil damkar (PMK). Mereka melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Karena tiupan angin dan bagian rumah sebagian besar dari kayu, api justru semakin membesar dan sangat cepat merembet ke bagian lainnya. 

Kebakaran rumah berukuran 9x 8 meter itu bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah dua unit mobil damkar terjun langsung di lokasi. Bahian belakang rumah ludes, namun bagian depan rumah bisa diselamatkan.

Baca Juga :  Pandemi Bukan Penghalang bagi SMAN 1 Singgahan untuk Berprestasi

Menurut Kepala UPT Damkar Lamongan, Rusjianto, kepulan asap dari rumah bagian belakang tengah diketahui salah satu warga yang ada di dekat rumahnya. ‘’Api pertama kalinya, muncul diatas rumah tengah bagian belakang sudah membesar,’’ ungkapnya. 

Dia mengungkapkan, beberapa barang yang terbakar, antara lain televisi, kulkas hingga beberapa almari berisi baju dan beberapa perhiasan. Satu kalung emas ditemukan hangus terbakar di dalam almari. ‘’Kerugian ditafsir sekitar Rp 150 juta,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Menurut dia, kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik. ‘’Kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik. Karena di bagian atas rumah ada kabel yang terkelupas  yang menimbulkan percikan api dan tidak diketahui pemilik rumah,’’ ungkapnya. 

Baca Juga :  Cabai Tembus Rp 100 Ribu/Kg

Menurut dia, kabel listrik ada batasan waktu kekuatannya. Minimal lima hingga tujuh tahun harus dilakukan penggantian agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Selain itu jangan sampai membuat banyak sambungan atau colokan listrik karena rawan korsleting listrik yang bisa menimbulkan kebakaran.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/