alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Data Belum Berubah

LAMONGAN, Radar Lamongan – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lamongan memastikan pembatasan bagi warga negara asing (WNA) masih diterapkan. Bahkan, saat ini warga dari 13 negara yang dilarang masuk Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran kasus Omricon.

‘’Edaran Satgas Covid-19 yang terbaru. ada 13 negara. Batas waktunya sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian. Berdasarkan SE (Surat Edaran) Satgas Covid-19 Nomor 06/2021 tanggal 25 Desember 2021,’’ kata Kepala Badan Kesbangpol Lamongan, Dianto Hari Wibowo, kemarin (2/1).

Ke-13 negara itu, Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, Inggris, Denmark, dan Norwegia.

Dua bulan terakhir, WNA yang ada di Kabupaten Lamongan tetap terdata 113 orang dari sebelas negara. 

Baca Juga :  Wah! Bahan Baku Rotan Sintetis Mulai Dilirik nih

Potensi pertambahan dan pengurangan WNA tidak lebih dari lima orang. Tergantung kontrak di perusahaan yang memekerjakan. Dianto menuturkan, kebijakan pembatasan WNA di Kota Soto ini mengikuti aturan-aturan yang diterbitkan pemerintah pusat.

‘’Kalau pembatasan masih ikut aturan tingkat nasional pada intinya. Ada beberapa aturan selain dari SE Satgas Covid-19. Seperti Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 34/2021. WNA yang singgah di negara yang dikecualikan tersebut dilarang masuk ke Indonesia untuk pencegahan virus Covid-19 varian terbaru,’’ tuturnya. 

Beberapa perusahaan merekrut tenaga kerja asing (TKA) untuk menempati posisi tertentu. Sementara keberadaan mahasiswa asing merupakan usaha kampus-kampus di Lamongan yang mengadakan program pertukaran pelajar dengan negara lain.

Baca Juga :  Soliditas Partai Pengusung Perkuat Gerakan untuk Kemenangan Yes-Bro

LAMONGAN, Radar Lamongan – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lamongan memastikan pembatasan bagi warga negara asing (WNA) masih diterapkan. Bahkan, saat ini warga dari 13 negara yang dilarang masuk Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran kasus Omricon.

‘’Edaran Satgas Covid-19 yang terbaru. ada 13 negara. Batas waktunya sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian. Berdasarkan SE (Surat Edaran) Satgas Covid-19 Nomor 06/2021 tanggal 25 Desember 2021,’’ kata Kepala Badan Kesbangpol Lamongan, Dianto Hari Wibowo, kemarin (2/1).

Ke-13 negara itu, Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, Inggris, Denmark, dan Norwegia.

Dua bulan terakhir, WNA yang ada di Kabupaten Lamongan tetap terdata 113 orang dari sebelas negara. 

Baca Juga :  Dulu SPG, Kini MUA

Potensi pertambahan dan pengurangan WNA tidak lebih dari lima orang. Tergantung kontrak di perusahaan yang memekerjakan. Dianto menuturkan, kebijakan pembatasan WNA di Kota Soto ini mengikuti aturan-aturan yang diterbitkan pemerintah pusat.

‘’Kalau pembatasan masih ikut aturan tingkat nasional pada intinya. Ada beberapa aturan selain dari SE Satgas Covid-19. Seperti Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 34/2021. WNA yang singgah di negara yang dikecualikan tersebut dilarang masuk ke Indonesia untuk pencegahan virus Covid-19 varian terbaru,’’ tuturnya. 

Beberapa perusahaan merekrut tenaga kerja asing (TKA) untuk menempati posisi tertentu. Sementara keberadaan mahasiswa asing merupakan usaha kampus-kampus di Lamongan yang mengadakan program pertukaran pelajar dengan negara lain.

Baca Juga :  Santap Gorengan di Waktu Rehat TMMD 106 Kodim Cilacap

Artikel Terkait

Most Read

Kang Yoto Pemimpin Merakyat 

Diuntungkan Pergantian Pelatih

Suka Mewarnai

Artikel Terbaru


/