alexametrics
30.9 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

Pembangunan Jembatan Kanor-Rengel Menunggu Izin BBWS

Radar Bojonegoro – Persiapan pembangunan jembatan Kanor-Rengel (Kare) belum beres. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Penataan Ruang belum mengantongi izin dari balai besar wilayah sungai (BBWS) Bengawan Solo. Diprediksi izin itu akan turun akhir bulan ini.

‘’Hanya tinggal itu (izin BBWS) saja. Persiapan lainnya sudah selesai,’’ ujar Kabid Jembatan DPU Bina Marga dan Panataan Ruang Wardi kemarin (1/12). Wardi menjelaskan, semua jembatan dibangun melintas Bengawan Solo harus izin BBWS. Sebab, menangani Bengawan Solo adalah BBWS.

‘’Jembatan Luwihaji juga sama. Harus izin ke BBWS dulu,’’ tandasnya. Menurut Wardi, izin dari BBWS diperkirakan turun akhir bulan ini. Sehingga, tahun depan bisa segera dimulai pembangunannya.

Baca Juga :  Ma Changqing dengan Ratusan Ribu Pelayat

Lamanya tahapan pembangunan jembatan Kare bukan proses perizinan di BBWS. Melainkan terganjal proses pembebesan lahan. Sebab, ada warga yang lahannya baru dilepaskan tahun ini. Sebelumnya, jembatan Kare akan dibangun tahun ini. Namun, karena pembebasannya belum klir, pembangunan ditunda tahun depan.

‘’Saat ini pembebesan sudah klir. Hanya tinggal izin BBWS saja,’’ tutur pria asli Kecamatan Trucuk itu. Jembatan Kare nantinya akan dibangun seperti jembatan Luwihahji-Medalem. Tidak banyak artistiknya. Sebab, fokusnya hanya sebagai penghubung kedua wilayah.

Anggaran mencapai Rp 98 miliar, lebih banyak Rp 2 miliar dibanding jembatan LuwihajiMedalem Rp 96 miliar. ‘’Jembatan Kare ini akan lebih panjang,’’ jelasnya.

Jembatan Kare ini juga ditarget setahun jadi. Sebab, anggarannya sudah langsung dialokasikan pembangunan sampai selesai Ketua Komisi D DPRD Bojo negoro Abdullah Umar mengatakan, pembangunan jembatan Kare harus segera dimulai. Sebab, pembebasan lahannya juga sudah selesai. Dia berharap pembangunan jembatan itu bisa dimulai lebih cepat tahun depan. Sehingga, bisa selesai sesuai target. ‘’Proyek-proyek besar itu harus dimulai lebih awal,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Tekuni Bisnis, Kembangkan Peternakan Burung hingga Kerudung

Menurut Umar, lelang pekerjaan jembatan Kare bisa segera dilakukan di Januari tahun depan. Sebab, perencanaannya dilelang tahun ini. ‘’Sehingga, tahun depan hanya tinggal pengerjaan saja,’’ terang politikus PKB itu.

Radar Bojonegoro – Persiapan pembangunan jembatan Kanor-Rengel (Kare) belum beres. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Penataan Ruang belum mengantongi izin dari balai besar wilayah sungai (BBWS) Bengawan Solo. Diprediksi izin itu akan turun akhir bulan ini.

‘’Hanya tinggal itu (izin BBWS) saja. Persiapan lainnya sudah selesai,’’ ujar Kabid Jembatan DPU Bina Marga dan Panataan Ruang Wardi kemarin (1/12). Wardi menjelaskan, semua jembatan dibangun melintas Bengawan Solo harus izin BBWS. Sebab, menangani Bengawan Solo adalah BBWS.

‘’Jembatan Luwihaji juga sama. Harus izin ke BBWS dulu,’’ tandasnya. Menurut Wardi, izin dari BBWS diperkirakan turun akhir bulan ini. Sehingga, tahun depan bisa segera dimulai pembangunannya.

Baca Juga :  Semua Peserta ANBK Hadir, Tidak Ada Peserta Cadangan

Lamanya tahapan pembangunan jembatan Kare bukan proses perizinan di BBWS. Melainkan terganjal proses pembebesan lahan. Sebab, ada warga yang lahannya baru dilepaskan tahun ini. Sebelumnya, jembatan Kare akan dibangun tahun ini. Namun, karena pembebasannya belum klir, pembangunan ditunda tahun depan.

‘’Saat ini pembebesan sudah klir. Hanya tinggal izin BBWS saja,’’ tutur pria asli Kecamatan Trucuk itu. Jembatan Kare nantinya akan dibangun seperti jembatan Luwihahji-Medalem. Tidak banyak artistiknya. Sebab, fokusnya hanya sebagai penghubung kedua wilayah.

Anggaran mencapai Rp 98 miliar, lebih banyak Rp 2 miliar dibanding jembatan LuwihajiMedalem Rp 96 miliar. ‘’Jembatan Kare ini akan lebih panjang,’’ jelasnya.

Jembatan Kare ini juga ditarget setahun jadi. Sebab, anggarannya sudah langsung dialokasikan pembangunan sampai selesai Ketua Komisi D DPRD Bojo negoro Abdullah Umar mengatakan, pembangunan jembatan Kare harus segera dimulai. Sebab, pembebasan lahannya juga sudah selesai. Dia berharap pembangunan jembatan itu bisa dimulai lebih cepat tahun depan. Sehingga, bisa selesai sesuai target. ‘’Proyek-proyek besar itu harus dimulai lebih awal,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Ingin Selesaikan Karya tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Menurut Umar, lelang pekerjaan jembatan Kare bisa segera dilakukan di Januari tahun depan. Sebab, perencanaannya dilelang tahun ini. ‘’Sehingga, tahun depan hanya tinggal pengerjaan saja,’’ terang politikus PKB itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/