alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Truk Terguling Timbulkan Kemacetan

MESKIPUN sebagian jalan jalur Lamongan ke Babat sudah dibuka, bukan berarti tidak ada kemacetan. Apalagi, saat ada kejadian kecelakaan.

Seperti kemarin (1/10) pagi, saat truk bermuatan keramik terguling di Desa Datinawong, Kecamatan Babat. Truk B 9128 NEU yang dikemudikan Maman Abdurahman, 42, asal Cisuren, Kecamatan Ciwidey, Bandung tiba – tiba oleng ke kanan dan terguling.

‘’Sopir telah mengakui kalau dirinya mengalami kantuk hingga truknya terguling,’’ kata Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Purnomo.

Karena mengantuk, sopir tak bisa mengendalikan kendaraannya. Ban bagian kanan turun ke bahu jalan. Selanjutnya, truk terguling.

Baca Juga :  Rancangan Musim Depan, Rombak Total Skuad Asing 

‘’Tak ada korban. Hanya sopir mengalami luka lecet – lecet, tak sampai tertimpa,’’ tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, kemacetan terjadi. Namun, waktunya tidak berjam – jam. Hingga kemarin siang, truk masih dievakuasi. Muatan keramik harus diturunkan.

‘’Kalau jalan merambat memang benar, pagi hari. Namun setelah siang arus kembali lancar,’’ kata Purnomo.

Kepadatan jalan hingga sekitar 2 kilometer (km). Truk akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.00.

MESKIPUN sebagian jalan jalur Lamongan ke Babat sudah dibuka, bukan berarti tidak ada kemacetan. Apalagi, saat ada kejadian kecelakaan.

Seperti kemarin (1/10) pagi, saat truk bermuatan keramik terguling di Desa Datinawong, Kecamatan Babat. Truk B 9128 NEU yang dikemudikan Maman Abdurahman, 42, asal Cisuren, Kecamatan Ciwidey, Bandung tiba – tiba oleng ke kanan dan terguling.

‘’Sopir telah mengakui kalau dirinya mengalami kantuk hingga truknya terguling,’’ kata Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Purnomo.

Karena mengantuk, sopir tak bisa mengendalikan kendaraannya. Ban bagian kanan turun ke bahu jalan. Selanjutnya, truk terguling.

Baca Juga :  Rancangan Musim Depan, Rombak Total Skuad Asing 

‘’Tak ada korban. Hanya sopir mengalami luka lecet – lecet, tak sampai tertimpa,’’ tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, kemacetan terjadi. Namun, waktunya tidak berjam – jam. Hingga kemarin siang, truk masih dievakuasi. Muatan keramik harus diturunkan.

‘’Kalau jalan merambat memang benar, pagi hari. Namun setelah siang arus kembali lancar,’’ kata Purnomo.

Kepadatan jalan hingga sekitar 2 kilometer (km). Truk akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.00.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/