alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Menanti Sihir Pemain Naturalisasi

TUBAN, Radar Tuban – Mamadou Lamarana  Diallo, pemain naturalisasi yang baru direkrut Persatu Tuban menjadi senjata baru lini depan tim berjuluk Laskar Ronggolawe itu.

Dia harus menunjukkan ‘jimat’ agar tampil jos saat Persatu menjamu PSBS Biak dalam lanjutan Liga 2 wilayah timur di Stadion Bumi Wali, sore ini. Peluru tajam pemain berusia 28 tahun ini diharapkan menembus gawang lawan agar bisa memberikan angin segar bagi publik bola Tuban demi Persatu bisa bertahan di Liga 2. Dia menjadi salah satu harapan utama. Karena selama ini lini depan menjadi problem terklasik. Terlebih hasil belanja pemain lain yang telah dilakukan manajemen di jeda kompetisi belum bisa berbuat banyak. Terbukti saat Persatu menghadapi tuan rumah Bogor FC Sulut United di Stadion Klabat, Rabu (28/8) lalu. Enam pemain anyar yang dibawa ke Manado belum tampil apik. Baik itu striker pinjaman asal Madura United Fajar Ramadhan Ginting, penyerang M. Rais, gelandang Eka Hera dan bek kiri Wahyu Saputro serta winger Jejen Zainal. Anehnya gol semata wayang Persatu dicetak gelandang lama Wahyu Army Kurniawan. 

Baca Juga :  Dulu Graffiti Artist, Kini Banting Setir Artwork Artist

Nah, matchday ke-13 ini menjadi momen penting bagi para pemain anyar menunjukkan taringnya untuk meraih target kemenangan. Ini juga menjadi momen kebangkitan tim Persatu yang sekarang masih terpuruk di dasar klasemen.

Untuk merealisasikan mimpi menjadi kenyataan, tim pelatih telah menyiapkan strategi khusus. Beberapa hari terakhir telah berlatih di Stadion Bumi Wali. Sejumlah  formasi dan builtup telah dijajal head coach Bambang Sumantri. Salah satunya kala berlatih Sabtu (31/8) sore lalu. Beberapa racikan diharapkan bisa menjadi ‘racun’ dan momok tim tamu. Itu ditambah dengan kehadiran pemain naturalisasi yang telah nyetel dengan tim.

Bambang Sumantri ketika dikonfirmasi menyampaikan ada sejumlah pemain pilar yang diisyaratkan ditepikan karena cedera. Di antaranya, gelandang Syahrur Ramadani dan winger anyar Jejen Zainal karena cedera. Meski demikian kedua posisi itu dipastikan disii pemain yang kualitasnya tak jauh beda. Seperti Edy Winarno dan Wahyu Army Kurniawan.

Baca Juga :  Hentikan Laju Beruang Madu

‘’Kita butuh kerja keras, kebersamaan (meraih poin maksimal). Kita tak perlu mengingat kekalahan away, kita fokus di home sapu bersih,” tegasnya.

Pertandingan yang sangat menentukan langkah tim ini bakal menurunkan pemain terbaiknya hasil evaluasi dan latihan beberapa hari terakhir. Rully Desrian tetap menjadi benteng gawang Persatu. Di barisan pertahanan ada Bima Boy Asmara, Yadi Haditiar, Agus Prasetyo, dan Wahyu Saputro. Sementara gelandang diisi Wahyu Army Kurniawan dan Eka Hera. Dia bakal mensupport winger M. Rais dan Edy Winarno dengan dua target man striker naturalisasi Mamadou Lamarana Diallo dan Fajar Ramadhan Ginting. So, saksikan keseruan pertandingan away perdana Persatu putaran kedua ini di Stadion Bumi Wali Tuban Sport Center.

TUBAN, Radar Tuban – Mamadou Lamarana  Diallo, pemain naturalisasi yang baru direkrut Persatu Tuban menjadi senjata baru lini depan tim berjuluk Laskar Ronggolawe itu.

Dia harus menunjukkan ‘jimat’ agar tampil jos saat Persatu menjamu PSBS Biak dalam lanjutan Liga 2 wilayah timur di Stadion Bumi Wali, sore ini. Peluru tajam pemain berusia 28 tahun ini diharapkan menembus gawang lawan agar bisa memberikan angin segar bagi publik bola Tuban demi Persatu bisa bertahan di Liga 2. Dia menjadi salah satu harapan utama. Karena selama ini lini depan menjadi problem terklasik. Terlebih hasil belanja pemain lain yang telah dilakukan manajemen di jeda kompetisi belum bisa berbuat banyak. Terbukti saat Persatu menghadapi tuan rumah Bogor FC Sulut United di Stadion Klabat, Rabu (28/8) lalu. Enam pemain anyar yang dibawa ke Manado belum tampil apik. Baik itu striker pinjaman asal Madura United Fajar Ramadhan Ginting, penyerang M. Rais, gelandang Eka Hera dan bek kiri Wahyu Saputro serta winger Jejen Zainal. Anehnya gol semata wayang Persatu dicetak gelandang lama Wahyu Army Kurniawan. 

Baca Juga :  Belajar Ngaji Dari Bu Fat, Ikuti Jalan Politik Bung Karno

Nah, matchday ke-13 ini menjadi momen penting bagi para pemain anyar menunjukkan taringnya untuk meraih target kemenangan. Ini juga menjadi momen kebangkitan tim Persatu yang sekarang masih terpuruk di dasar klasemen.

Untuk merealisasikan mimpi menjadi kenyataan, tim pelatih telah menyiapkan strategi khusus. Beberapa hari terakhir telah berlatih di Stadion Bumi Wali. Sejumlah  formasi dan builtup telah dijajal head coach Bambang Sumantri. Salah satunya kala berlatih Sabtu (31/8) sore lalu. Beberapa racikan diharapkan bisa menjadi ‘racun’ dan momok tim tamu. Itu ditambah dengan kehadiran pemain naturalisasi yang telah nyetel dengan tim.

Bambang Sumantri ketika dikonfirmasi menyampaikan ada sejumlah pemain pilar yang diisyaratkan ditepikan karena cedera. Di antaranya, gelandang Syahrur Ramadani dan winger anyar Jejen Zainal karena cedera. Meski demikian kedua posisi itu dipastikan disii pemain yang kualitasnya tak jauh beda. Seperti Edy Winarno dan Wahyu Army Kurniawan.

Baca Juga :  Pemain Asing Berdatangan, Hari ini dari Australia Merapat

‘’Kita butuh kerja keras, kebersamaan (meraih poin maksimal). Kita tak perlu mengingat kekalahan away, kita fokus di home sapu bersih,” tegasnya.

Pertandingan yang sangat menentukan langkah tim ini bakal menurunkan pemain terbaiknya hasil evaluasi dan latihan beberapa hari terakhir. Rully Desrian tetap menjadi benteng gawang Persatu. Di barisan pertahanan ada Bima Boy Asmara, Yadi Haditiar, Agus Prasetyo, dan Wahyu Saputro. Sementara gelandang diisi Wahyu Army Kurniawan dan Eka Hera. Dia bakal mensupport winger M. Rais dan Edy Winarno dengan dua target man striker naturalisasi Mamadou Lamarana Diallo dan Fajar Ramadhan Ginting. So, saksikan keseruan pertandingan away perdana Persatu putaran kedua ini di Stadion Bumi Wali Tuban Sport Center.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/