alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Kenaikan Tunjangan Honorer Rp 400 Ribu

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kenaikan tunjangan kinerja honorer diperkirakan cukup besar. Mulai Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan. Kenaikan tunjangan itu mulai diterapkan pada akhir tahun ini seiring dimasukkan pada APBD Perubahan 2019. 

’’Info yang diterima dinas pendidikan (disdik) begitu,’’ ujar Ketua Forum Honorer Kategori Dua (K-2) Arif Ida Rifai kemarin (1/9). 

Arif melanjutkan, kenaikan tunjangan itu mendapatkan sambutan baik dari para honorer. Diharapkan kinerja honorer semakin baik. ’’Selama ini honorer banyak mengandalkan tunjangan itu. Sebab nilainya cukup besar. Sedangkan, dari sekolah nilainya kecil,’’ jelas pria asli Kecamatan Padangan itu.

Baca Juga :  Bupati Serahkan 93 SK PPPK Guru

Anggota DPRD Lasuri berharap kenaikan tunjangan itu bisa memacu honorer semakin semangat. Sebab, peran honorer juga penting. ’’Kenaikan tunjangan itu diharapkan bisa membuat honorer meningkatkan kinerja,’’ ungkap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu. 

Lasuri melanjutkan, jumlah guru ASN saat ini minim. Bahkan bisa dikatakan kekurangan. ’’Para honorer itu sangat membantu mencukupi kekurangan itu,’’  tutur pria asli Kecamatan Baureno itu.

Dibanding daerah lain, tunjangan yang diterima honorer Bojonegoro cukup banyak. Sebab, juga menerima dari pemkab. Tidak hanya mengandalkan honor dari sekolah. ’’Kita akan terus memperjuangkan kesejahteraan honorer,’’ tutur dia. 

Kabid Ketenagaan Disdik Aunur Rofiq mengatakan, hingga kemarin masih belum mengungkapkan besaran kenaikan tunjangan. Sebab, masih belum selesai prosesnya. 

Baca Juga :  Dua Warga Tiongkok Dideportasi 

’’Kalau sudah selesai akan kita umumkan,’’ jelasnya.

Namun, dia memastikan pada APBD perubahan, tunjangan honorer dinaikkan. Itu setelah disepakati antara pemkab dan DPRD. ’’Tujuannya agar honorer semakin semangat,’’ ungkapnya.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kenaikan tunjangan kinerja honorer diperkirakan cukup besar. Mulai Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan. Kenaikan tunjangan itu mulai diterapkan pada akhir tahun ini seiring dimasukkan pada APBD Perubahan 2019. 

’’Info yang diterima dinas pendidikan (disdik) begitu,’’ ujar Ketua Forum Honorer Kategori Dua (K-2) Arif Ida Rifai kemarin (1/9). 

Arif melanjutkan, kenaikan tunjangan itu mendapatkan sambutan baik dari para honorer. Diharapkan kinerja honorer semakin baik. ’’Selama ini honorer banyak mengandalkan tunjangan itu. Sebab nilainya cukup besar. Sedangkan, dari sekolah nilainya kecil,’’ jelas pria asli Kecamatan Padangan itu.

Baca Juga :  Delapan Tuntas, Tinggal Puskesmas Glagah 

Anggota DPRD Lasuri berharap kenaikan tunjangan itu bisa memacu honorer semakin semangat. Sebab, peran honorer juga penting. ’’Kenaikan tunjangan itu diharapkan bisa membuat honorer meningkatkan kinerja,’’ ungkap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu. 

Lasuri melanjutkan, jumlah guru ASN saat ini minim. Bahkan bisa dikatakan kekurangan. ’’Para honorer itu sangat membantu mencukupi kekurangan itu,’’  tutur pria asli Kecamatan Baureno itu.

Dibanding daerah lain, tunjangan yang diterima honorer Bojonegoro cukup banyak. Sebab, juga menerima dari pemkab. Tidak hanya mengandalkan honor dari sekolah. ’’Kita akan terus memperjuangkan kesejahteraan honorer,’’ tutur dia. 

Kabid Ketenagaan Disdik Aunur Rofiq mengatakan, hingga kemarin masih belum mengungkapkan besaran kenaikan tunjangan. Sebab, masih belum selesai prosesnya. 

Baca Juga :  Penambahan RDTR Bertahap

’’Kalau sudah selesai akan kita umumkan,’’ jelasnya.

Namun, dia memastikan pada APBD perubahan, tunjangan honorer dinaikkan. Itu setelah disepakati antara pemkab dan DPRD. ’’Tujuannya agar honorer semakin semangat,’’ ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/