alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Jabatan Kades Petahana Dipangkas

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kepala desa (kades) petahana yang gagal terpilih kembali dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 harus merelakan jabatannya cepat berakhir. Sebab, calon kades (cakades) terpilih sejak pelantikan yang rencananya digelar Rabu (4/9) itu, sekaligus memulai tugas menjadi kades.

Padahal, tidak semua jabatan kades berakhir 4 September. Rencananya pelantikan 154 kades terpilih Rabu (4/9) itu seketika menerima surat keputusan (SK) dari bupati. ’’Masa kerja kades terpilih itu sejak dilantik,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bojonegoro Djuwana Peorwiyanto kemarin (1/9).

Djuwana menuturkan, 154 desa yang mengikuti pilkades serentak 26 Juni lalu itu, masa jabatannya ada yang berakhir Desember mendatang. Dan, kades itu mengikuti pilkades serentak sebelum masa jabatannya berakhir.

Baca Juga :  Eks Kades Pragelan Terancam Hukuman Berat

Namun, hasil pilkades serentak itu, cakades petahana ada yang tumbang karena perolehan suaranya kalah dibanding cakades baru. Sehingga, masa jabatannya akan berakhir terhitung sejak dilantiknya kades terpilih.

’’Tapi bagi yang terpilih lagi, juga langsung melanjutkan jabatannya,’’ ujar mantan Camat Balen itu.

Dia menambahkan, pilkades serentak ini tidak semua jabatan kades itu dipangkas. Sebaliknya ada desa yang sebelum pilkades serentak digelar, masa jabatannya sudah berakhir. Sehingga, terpaksa mengangkat penjabat (Pj) kades.

Pelaksanaan pilkades serentak ini, ada sisi positif dan negatifnya, khususnya para calon petahana. Namun, karena UU tentang desa yang mengatur pilkades harus serentak, tentu di Bojonegoro juga digelar pilkades serentak dan berlangsung beberapa gelombang.

Baca Juga :  Resah, Tunjangan Tak Kunjung Cair

Gelombang pertama di Bojonegoro berlangsung 2016. Gelombang kedua berlangsung 2019, dan gelombang ketiga berlangsung 2020 mendatang.

Camat Ngraho Syaifurrokhim dikonfirmasi terpisah membenarkan pelantikan kades akan berlangsung 4 September. Di desanya ada empat kades yang akan mengikuti pelantikan. ’’Rencananya tanggal 4 September ini,’’ ungkap dia.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kepala desa (kades) petahana yang gagal terpilih kembali dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 harus merelakan jabatannya cepat berakhir. Sebab, calon kades (cakades) terpilih sejak pelantikan yang rencananya digelar Rabu (4/9) itu, sekaligus memulai tugas menjadi kades.

Padahal, tidak semua jabatan kades berakhir 4 September. Rencananya pelantikan 154 kades terpilih Rabu (4/9) itu seketika menerima surat keputusan (SK) dari bupati. ’’Masa kerja kades terpilih itu sejak dilantik,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bojonegoro Djuwana Peorwiyanto kemarin (1/9).

Djuwana menuturkan, 154 desa yang mengikuti pilkades serentak 26 Juni lalu itu, masa jabatannya ada yang berakhir Desember mendatang. Dan, kades itu mengikuti pilkades serentak sebelum masa jabatannya berakhir.

Baca Juga :  Eks Kades Pragelan Dituntut 4 Tahun Penjara

Namun, hasil pilkades serentak itu, cakades petahana ada yang tumbang karena perolehan suaranya kalah dibanding cakades baru. Sehingga, masa jabatannya akan berakhir terhitung sejak dilantiknya kades terpilih.

’’Tapi bagi yang terpilih lagi, juga langsung melanjutkan jabatannya,’’ ujar mantan Camat Balen itu.

Dia menambahkan, pilkades serentak ini tidak semua jabatan kades itu dipangkas. Sebaliknya ada desa yang sebelum pilkades serentak digelar, masa jabatannya sudah berakhir. Sehingga, terpaksa mengangkat penjabat (Pj) kades.

Pelaksanaan pilkades serentak ini, ada sisi positif dan negatifnya, khususnya para calon petahana. Namun, karena UU tentang desa yang mengatur pilkades harus serentak, tentu di Bojonegoro juga digelar pilkades serentak dan berlangsung beberapa gelombang.

Baca Juga :  Dari Air Mengalir Kesejahteraan Warga

Gelombang pertama di Bojonegoro berlangsung 2016. Gelombang kedua berlangsung 2019, dan gelombang ketiga berlangsung 2020 mendatang.

Camat Ngraho Syaifurrokhim dikonfirmasi terpisah membenarkan pelantikan kades akan berlangsung 4 September. Di desanya ada empat kades yang akan mengikuti pelantikan. ’’Rencananya tanggal 4 September ini,’’ ungkap dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/