alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

RSUD Bojonegoro Rekrut 178 Relawan Perawat

Radar Bojonegoro – Pandemi Covid-19 belum usai, para tenaga kesehatan (nakes) masih berjibaku menangani para pasien Covid-19. Saat awal Juli lalu sempat terjadi lonjakan jumlah pasien yang signifikan di Bojonegoro, yakni jumlah kasus aktif Covid-19 mencapai 900 kasus. Sehingga, RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo pun merekrut 178 relawan perawat.

Direktur RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo dr Ahmad Hernowo menerangkan, bahwa sebanya 300-an nakes di RSUD kurang memadai. Sehingga butuh tambahan relawan perawat untuk mempercepat penanganan Covid-19.

Karena, hingga sejauh ini, sudah ada 92 nakes RSUD terpapar Covid-19 dan masih ada 42 nakes menjalani isolasi mandiri (isoman). “Alhamdulillah dengan merekrut 178 relawan perawat, pelayanan bagi para pasien bisa lancar. Saat ini tren jumlah pasien Covid-19 juga turun, sehingga IGD (instalasi gawat darurat) tidak penuh seperti sebelumnya,” jelasnya saat rapat bersana DPRD Bojonegoro pada Kamis lalu (29/7).

Baca Juga :  Cerita Sifwatir Rif’ah, Penulis Sejarah Batik di Lamongan

Hernowo menyampaikan, bahwa pihaknya juga berupaya menjaga agar para nakesnya tidak terpapar Covid-19. Sehingga dilakukan tes swab dan sterilisasi disinfektan secara berkala. Karena para nakes garda terdepan percepatan penanganan Covid-19.

“Apalagi rata-rata pasien yang dirujuk ke RSUD itu sudah dalam kondisi gejala berat. Jadi, secara persentase kematian di RSUD mendekati 30 persen. Pada 2020 ada 552 pasien dan 109 pasien meninggal. Kemudian hingga Juni 2021 ada 2200 pasien dan 743 pasien meninggal,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro dr Ani Pujiningrum juga menambahkan, bahwa dinkes juga rencana merekrut relawan, tetapi ditempatkan di rumah pemantauan bagi pasien isoman. Yakni, di Tirtawana Dander, Hotel Bonero, dan Sekolah Model Terpadu (SMT). Juga guna percepatan vaksinasi, dinkes merekrut 23 relawan vaksinator. “Target vaksinasi kami yakni 1.026.268 orang. Capaian vaksinasi sekarang masih sekitar 16,4 persen,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bapenda Bojonegoro: Panen DBH Migas

Radar Bojonegoro – Pandemi Covid-19 belum usai, para tenaga kesehatan (nakes) masih berjibaku menangani para pasien Covid-19. Saat awal Juli lalu sempat terjadi lonjakan jumlah pasien yang signifikan di Bojonegoro, yakni jumlah kasus aktif Covid-19 mencapai 900 kasus. Sehingga, RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo pun merekrut 178 relawan perawat.

Direktur RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo dr Ahmad Hernowo menerangkan, bahwa sebanya 300-an nakes di RSUD kurang memadai. Sehingga butuh tambahan relawan perawat untuk mempercepat penanganan Covid-19.

Karena, hingga sejauh ini, sudah ada 92 nakes RSUD terpapar Covid-19 dan masih ada 42 nakes menjalani isolasi mandiri (isoman). “Alhamdulillah dengan merekrut 178 relawan perawat, pelayanan bagi para pasien bisa lancar. Saat ini tren jumlah pasien Covid-19 juga turun, sehingga IGD (instalasi gawat darurat) tidak penuh seperti sebelumnya,” jelasnya saat rapat bersana DPRD Bojonegoro pada Kamis lalu (29/7).

Baca Juga :  Cegah Bus Ngeblong, Pasang Water Barrier di Lima Titik

Hernowo menyampaikan, bahwa pihaknya juga berupaya menjaga agar para nakesnya tidak terpapar Covid-19. Sehingga dilakukan tes swab dan sterilisasi disinfektan secara berkala. Karena para nakes garda terdepan percepatan penanganan Covid-19.

“Apalagi rata-rata pasien yang dirujuk ke RSUD itu sudah dalam kondisi gejala berat. Jadi, secara persentase kematian di RSUD mendekati 30 persen. Pada 2020 ada 552 pasien dan 109 pasien meninggal. Kemudian hingga Juni 2021 ada 2200 pasien dan 743 pasien meninggal,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro dr Ani Pujiningrum juga menambahkan, bahwa dinkes juga rencana merekrut relawan, tetapi ditempatkan di rumah pemantauan bagi pasien isoman. Yakni, di Tirtawana Dander, Hotel Bonero, dan Sekolah Model Terpadu (SMT). Juga guna percepatan vaksinasi, dinkes merekrut 23 relawan vaksinator. “Target vaksinasi kami yakni 1.026.268 orang. Capaian vaksinasi sekarang masih sekitar 16,4 persen,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pengguna Premium Masih Tinggi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/