alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Jumlah Bacaleg Berkurang

BOJONEGORO – Masa perbaikan berkas sudah berakhir Selasa lalu (31/7). Jumlah bakal calon legislatif (bacaleg) diserahkan, tidak sama dengan jumlah awal diserahkan. Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Divisi Teknis Penyelenggara Fatkhur Rohman menuturkan, jumlah bacaleg berkurang. Namun, itu tidak terjadi di semua partai politik  (parpol). Hanya parpol tertentu berkurang. “Berkurang tapi tidak semua parpol,” terangnya.

Namun, lanjut dia, pihaknya belum merinci berapa parpol bacalegnya berkurang. Sebab, verifikasi masih berlangsung. “Detailnya belum bisa diketahui saat ini,” jelasnya. 

Rohman tidak mengetahui apa penyebab sejumlah bacaleg itu mundur. Sebab, semua berkas perbaikan belum selesai diverifikasi. “Nanti kalau berkas sudah verifikasi semua akan diketahui,” jelasnya.

Baca Juga :  Target Produksi Garam Dinaikkan 7 Ribu Ton

Awalnya jumlah bacaleg mendaftar di KPUK mencapai 631 orang. Diperkirakan jumlah bacaleg mengundurkan diri tidak sampai 10 orang. 

Selasa (31/7), seorang kepala desa (kades) yang menjadi bacaleg mengundurkan diri. Alasannya, ingin fokus jadi kades. 

Menurut Rohman, sebelum masa verifikasi perbaikan berkas, pengunduran diri menjadi domain parpol. Bukan KPUK. “Kalau sudah verifikasi itu domain KPU,” jelasnya.

Rohman menjelaskan, jika yang mengundurkan diri bacaleg perempuan. Dan, itu memengaruhi kuota 30 persen perempuan, maka parpol harus mencarikan gantinya. Pergantian harus diisi di nomor bacaleg yang ditinggalkan. “Tidak bisa diisi dari dapil lainnya,” jelasnya.

Jika kuota perempuan di suatu daerah pemilihan (dapil) tidak terpenuhi, maka parpol bisa kehilangan bacaleg di dapil tersebut. Karena itu, keterwakilan perempuan menjadi perhatian serius parpol.

Baca Juga :  Antisipasi Kepulangan Massa Demo

BOJONEGORO – Masa perbaikan berkas sudah berakhir Selasa lalu (31/7). Jumlah bakal calon legislatif (bacaleg) diserahkan, tidak sama dengan jumlah awal diserahkan. Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Divisi Teknis Penyelenggara Fatkhur Rohman menuturkan, jumlah bacaleg berkurang. Namun, itu tidak terjadi di semua partai politik  (parpol). Hanya parpol tertentu berkurang. “Berkurang tapi tidak semua parpol,” terangnya.

Namun, lanjut dia, pihaknya belum merinci berapa parpol bacalegnya berkurang. Sebab, verifikasi masih berlangsung. “Detailnya belum bisa diketahui saat ini,” jelasnya. 

Rohman tidak mengetahui apa penyebab sejumlah bacaleg itu mundur. Sebab, semua berkas perbaikan belum selesai diverifikasi. “Nanti kalau berkas sudah verifikasi semua akan diketahui,” jelasnya.

Baca Juga :  Krisis Air Mulai Terjadi

Awalnya jumlah bacaleg mendaftar di KPUK mencapai 631 orang. Diperkirakan jumlah bacaleg mengundurkan diri tidak sampai 10 orang. 

Selasa (31/7), seorang kepala desa (kades) yang menjadi bacaleg mengundurkan diri. Alasannya, ingin fokus jadi kades. 

Menurut Rohman, sebelum masa verifikasi perbaikan berkas, pengunduran diri menjadi domain parpol. Bukan KPUK. “Kalau sudah verifikasi itu domain KPU,” jelasnya.

Rohman menjelaskan, jika yang mengundurkan diri bacaleg perempuan. Dan, itu memengaruhi kuota 30 persen perempuan, maka parpol harus mencarikan gantinya. Pergantian harus diisi di nomor bacaleg yang ditinggalkan. “Tidak bisa diisi dari dapil lainnya,” jelasnya.

Jika kuota perempuan di suatu daerah pemilihan (dapil) tidak terpenuhi, maka parpol bisa kehilangan bacaleg di dapil tersebut. Karena itu, keterwakilan perempuan menjadi perhatian serius parpol.

Baca Juga :  Per Hari akan Layani 100 Pemohon Paspor

Previous articleMany Belts Many Roads
Next articleMandiri dan Berkarya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/