alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Pabrik Lain Belum Buka, PT KTM Diserbu Truk Luar Kota

Radar Lamongan – Kepadatan jalan ke arah pabrik PT Kebun Tebu Mas (KTM) yang terjadi beberapa hari ini di jalur jalan raya Babat – Jombang dikeluhkan. Banyaknya truk bermuatan tebu mengakibatkan antrean kendaraan memanjang.

Didin, salah satu pengguna jalan mengatakan, beberapa truk tebu berkeinginan masuk ke pabrik. Hal itu memicu kepadataan kendaraan dari selatan. ‘’Saya menjelang pagi (berangkat), tentunya belum begitu panjang, hanya 1 kilometer padat merayap,’’ ujarnya.

Kapolsek Ngimbang Kompol Guntar mengatakan, kepadatan jalan disebabkan truk tebu yang hendak masuk ke PT KTM. Malam hari, kepadatan kendaraan sangat panjang. Truk bermuatan tebu yang datang tak hanya dari Lamongan. ‘’Truk dari beberapa kota lainnya yang melakukan pengiriman tebu,’’ jelasnya. ‘’Atas kejadian tersebut, pemilik pabrik dilakukan pemanggilan,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Paradigma Pendidikan Karakter Di Era Global

Pihak pabrik diminta menyiapkan kantong parkir agar kendaraan tak mengganggu arus lalu lintas. Adi Prasongko, perwakilan dari PT KTM, mengatakan, kepadatan kendaraan itu hanya beberapa jam. Sebagian dari beberapa truk yang mengantre mengalami trobel. Selain itu, beberapa pabrik lainnya belum melakukan produksi. Sehingga, banyak yang datang ke perusahaannya.

‘’Kalau tempat parkir, tentunya tidak ada masalah karena lahan di sini sangat luas sekali, sehingga tak ada masalah,’’ ucapnya Dia mengklaim kepadatan hanya terjadi satu hari. Kini sudah lancar lagi. Semua truk bisa masuk dan tak ada yang mengelami trobel.

Radar Lamongan – Kepadatan jalan ke arah pabrik PT Kebun Tebu Mas (KTM) yang terjadi beberapa hari ini di jalur jalan raya Babat – Jombang dikeluhkan. Banyaknya truk bermuatan tebu mengakibatkan antrean kendaraan memanjang.

Didin, salah satu pengguna jalan mengatakan, beberapa truk tebu berkeinginan masuk ke pabrik. Hal itu memicu kepadataan kendaraan dari selatan. ‘’Saya menjelang pagi (berangkat), tentunya belum begitu panjang, hanya 1 kilometer padat merayap,’’ ujarnya.

Kapolsek Ngimbang Kompol Guntar mengatakan, kepadatan jalan disebabkan truk tebu yang hendak masuk ke PT KTM. Malam hari, kepadatan kendaraan sangat panjang. Truk bermuatan tebu yang datang tak hanya dari Lamongan. ‘’Truk dari beberapa kota lainnya yang melakukan pengiriman tebu,’’ jelasnya. ‘’Atas kejadian tersebut, pemilik pabrik dilakukan pemanggilan,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Kulit Nanas Singkirkan 606 Kompetitor Sedunia

Pihak pabrik diminta menyiapkan kantong parkir agar kendaraan tak mengganggu arus lalu lintas. Adi Prasongko, perwakilan dari PT KTM, mengatakan, kepadatan kendaraan itu hanya beberapa jam. Sebagian dari beberapa truk yang mengantre mengalami trobel. Selain itu, beberapa pabrik lainnya belum melakukan produksi. Sehingga, banyak yang datang ke perusahaannya.

‘’Kalau tempat parkir, tentunya tidak ada masalah karena lahan di sini sangat luas sekali, sehingga tak ada masalah,’’ ucapnya Dia mengklaim kepadatan hanya terjadi satu hari. Kini sudah lancar lagi. Semua truk bisa masuk dan tak ada yang mengelami trobel.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/