alexametrics
29.8 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Hari ini SMK Jalani UNBK, Tiga Sekolah Masih Numpang

- Advertisement -

BOJONEGORO – Hari ini sebanyak 6.373 siswa SMK di Bojonegoro melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Hari pertama siswa akan mengerjakan mata pelajaran bahasa Indonesia. Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi di Bojonegoro Kusnadi menjelaskan, persiapan UNBK sudah cukup matang. Sekolah dan siswa sudah melakukan persiapan sejak lama. Sehingga, pelaksanaan hari ini diharapkan lancar. ”Persiapan sudah oke. Semoga tidak ada kendala,” ungkap dia.

Pengunduhan soal sudah selesai Sabtu (31/4) malam lalu. Meskipun sempat mengalami kendala karena lemot-nya jaringan, namun pengunduhan atau sinkronisasi berjalan lancar. Hari ini siswa hanya tinggal memasukkan token pada komputer. 

Kusnadi menjelaskan, untuk melakukan sinkronisasi ini, teknisi dan proctor sekolah harus mengerjakan sampai larut malam. Sebab, jika Sabtu malam tidak selesai, maka sinkronisasi bisa gagal. Jika komputer tidak bisa melakukan sinkronisasi, maka UNBK tidak bisa dilaksanakan. “Tapi alhamdullillah sinkronisasi tidak mengalami kendala serius,” jelasnya.

Baca Juga :  Mengkolaborasikan Bisnis dan Ilmu Hukum

UNBK tahun ini hampir semuanya berlangsung mandiri. Hanya tiga sekolah yang masih melaksanakan UNBK dengan menumpang di sekolah lain. Sebab, setahun terakhir cabang disdik fokus untuk UNBK 100 persen mandiri.

Namun, lanjut dia, Kusnadi mengakui bahwa masih ada beberapa kekurangan. Di antaranya, belum semua sekolah mempunyai komputer yang lengkap. Sehingga, masih ada beberapa siswa yang mengerjakan UNBK dengan menggunakan laptop. Meski demikian, UNBK menggunakan laptop bisa dilakukan. Asalkan spesifikasi laptopnya memenuhi syarat. 

- Advertisement -

Kepala Cabang Disdik Provinsi Sumiarso mengatakan, para siswa diharapkan tidak takut menghadapi UNBK. Meski demikian, persiapan secara maksimal tetap harus dilakukan. Yaitu dengan belajar serius. “Meskipun UNBK tidak lagi menjadi penentu kelulusan,” jelasnya. Saat ini yang menjadi penentu kelulusan adalah ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

Baca Juga :  Panen Lebih Awal, Agar Tidak Rugi

BOJONEGORO – Hari ini sebanyak 6.373 siswa SMK di Bojonegoro melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Hari pertama siswa akan mengerjakan mata pelajaran bahasa Indonesia. Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi di Bojonegoro Kusnadi menjelaskan, persiapan UNBK sudah cukup matang. Sekolah dan siswa sudah melakukan persiapan sejak lama. Sehingga, pelaksanaan hari ini diharapkan lancar. ”Persiapan sudah oke. Semoga tidak ada kendala,” ungkap dia.

Pengunduhan soal sudah selesai Sabtu (31/4) malam lalu. Meskipun sempat mengalami kendala karena lemot-nya jaringan, namun pengunduhan atau sinkronisasi berjalan lancar. Hari ini siswa hanya tinggal memasukkan token pada komputer. 

Kusnadi menjelaskan, untuk melakukan sinkronisasi ini, teknisi dan proctor sekolah harus mengerjakan sampai larut malam. Sebab, jika Sabtu malam tidak selesai, maka sinkronisasi bisa gagal. Jika komputer tidak bisa melakukan sinkronisasi, maka UNBK tidak bisa dilaksanakan. “Tapi alhamdullillah sinkronisasi tidak mengalami kendala serius,” jelasnya.

Baca Juga :  Proyek Jalan Cor Idealnya Serap Ribuan Pekerja

UNBK tahun ini hampir semuanya berlangsung mandiri. Hanya tiga sekolah yang masih melaksanakan UNBK dengan menumpang di sekolah lain. Sebab, setahun terakhir cabang disdik fokus untuk UNBK 100 persen mandiri.

Namun, lanjut dia, Kusnadi mengakui bahwa masih ada beberapa kekurangan. Di antaranya, belum semua sekolah mempunyai komputer yang lengkap. Sehingga, masih ada beberapa siswa yang mengerjakan UNBK dengan menggunakan laptop. Meski demikian, UNBK menggunakan laptop bisa dilakukan. Asalkan spesifikasi laptopnya memenuhi syarat. 

- Advertisement -

Kepala Cabang Disdik Provinsi Sumiarso mengatakan, para siswa diharapkan tidak takut menghadapi UNBK. Meski demikian, persiapan secara maksimal tetap harus dilakukan. Yaitu dengan belajar serius. “Meskipun UNBK tidak lagi menjadi penentu kelulusan,” jelasnya. Saat ini yang menjadi penentu kelulusan adalah ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

Baca Juga :  Jadi Incaran, Tas Selempang Dilirik Semua Usia

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/