alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Toko Rajin Gelontor Ragam Tas Slempang

- Advertisement -

BISNIS – Segmentasi konsumen perempuan masih menjadi penopang penjualan tas slempang (sling bag). Sejumlah toko pun gencar menyetok ragam tas. Terutama desain tas mungil ringkas dan pilihan warna sekaligus motifnya. Toko pun memasang strategi pemasaran dengan memberi harga terjangkau.

Hal ini untuk memacu konsumen datang, terutama segmentasi perempuan. ‘’Konsumen sangat tertarik dengan modelnya simpel dan harganya yang murah,’’ kata Irma Suryani, salah satu karyawan toko tas kemarin (1/2).

Dia mengatakan, permintaan konsumen tas slempang terus meningkat. Harganya yang ekonomis, bahkan mulai Rp 10.000 ke atas. Sehingga menjadi opsi bagi para konsumen.

Jadi, tak heran konsumen kerap beli tas slempang lebih dari satu. Irma menambahkan, bahan-bahan tas slempang beragam, ada yang kanvas dan kulit imitasi.

Baca Juga :  Road Map Jagung Layak Dilanjutkan, Provitas Capai 9,75 Ton Per Hektare

Ukuran serta motif pun banyak sekali pilihannya. Sehingga, tak sedikit konsumen toko tersebut merupakan pelaku usaha online shop.

- Advertisement -

Tumbuhnya permintaan, kata Irma, omzet diraup toko rata-rata per minggu Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Dia menambahkan, stok pun terus diperbarui setiap minggu. Sehingga, konsumen tak akan bosan.

Ernawati salah satu karyawan toko tas lainnya menambahkan, tas model slempang berukuran mungil lebih diminati konsumen perempuan. Dalam sehari toko tersebut mampu menjual 50-100 tas slempang.

‘’Konsumen beli tas slempang pasti lebih dari satu, karena bisa dipakai untuk selingan,’’ ucapnya. 

BISNIS – Segmentasi konsumen perempuan masih menjadi penopang penjualan tas slempang (sling bag). Sejumlah toko pun gencar menyetok ragam tas. Terutama desain tas mungil ringkas dan pilihan warna sekaligus motifnya. Toko pun memasang strategi pemasaran dengan memberi harga terjangkau.

Hal ini untuk memacu konsumen datang, terutama segmentasi perempuan. ‘’Konsumen sangat tertarik dengan modelnya simpel dan harganya yang murah,’’ kata Irma Suryani, salah satu karyawan toko tas kemarin (1/2).

Dia mengatakan, permintaan konsumen tas slempang terus meningkat. Harganya yang ekonomis, bahkan mulai Rp 10.000 ke atas. Sehingga menjadi opsi bagi para konsumen.

Jadi, tak heran konsumen kerap beli tas slempang lebih dari satu. Irma menambahkan, bahan-bahan tas slempang beragam, ada yang kanvas dan kulit imitasi.

Baca Juga :  Ketua PWNU Jatim Berharap tak Ada Perpecahan

Ukuran serta motif pun banyak sekali pilihannya. Sehingga, tak sedikit konsumen toko tersebut merupakan pelaku usaha online shop.

- Advertisement -

Tumbuhnya permintaan, kata Irma, omzet diraup toko rata-rata per minggu Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Dia menambahkan, stok pun terus diperbarui setiap minggu. Sehingga, konsumen tak akan bosan.

Ernawati salah satu karyawan toko tas lainnya menambahkan, tas model slempang berukuran mungil lebih diminati konsumen perempuan. Dalam sehari toko tersebut mampu menjual 50-100 tas slempang.

‘’Konsumen beli tas slempang pasti lebih dari satu, karena bisa dipakai untuk selingan,’’ ucapnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/