alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Tahun 2019 

LAMONGAN – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Lamongan telah menuntaskan proyek infrastruktur Tahun 2019. Hal itu tak lepas dari komitmen untuk mensukseskan pembangunan di Kabupaten Lamongan. Sebab, infrastruktur yang memadai menjadi hal utama dalam menopang peningkatan perekonomian, serta menggeliatkan investasi di Kabupaten Lamongan. 

‘’Alhamdulillah seluruh proyek infrastruktur poros desa dan kabupaten Tahun 2019, telah rampung tepat waktu,’’ tutur Kepala DPU Bina Marga Lamongan, Eko Agus Triandono. 

Ada empat jenis pekerjaan infrastruktur poros desa. Diantaranya 137 kegiatan proyek peningkatan jalan poros desa strategis, sebanyak 24 kegiatan pembangunan jembatan poros strategis, sebanyak lima kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan poros strategis.  

‘’Ini sebagai upaya untuk memantapkan sarana dan prasarana dasar dengan menjaga kelestarian lingkungan, guna mendukung visi Lamongan lebih sejahtera dan berdaya saing,’’ ucap Eko, sapaan akrabnya. 

Baca Juga :  Perpustakaan Keliling Kodim 0703 Cilacap, Diminati Anak-anak

Sementara itu, proyek infrastruktur jalan kabupaten juga mengedepankan kualitas dalam pelaksanaannya. Proyek yang sudah terealisasi meliputi pelebaran Jalan Plembon – Sugio, pembangunan jalur lingkar selatan (JLS) Babat, peningkatan jalan Soko – Dagang, peningkatan jalan Sukodadi – Sumberwudi, dan peningkatan jalan Tikung – Sumberkerep. 

‘’Tentunya untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Lamongan, dengan sasaran terwujudnya kuantitas dan kualitas sarpras jalan dan perhubungan,’’ tukasnya. 

Selain itu, telah dilakukan pemeliharaan berkala jalan ring road Deket – Tambaboyo. Sedangkan, lima titik proyek dinding penahan tanah cukup efektif untuk mengatasi sliding. Meliputi pembangunan dinding penahan tanah di ruas jalan Plembon – Sugio, pembangunan dinding penahan tanah di ruas jalan Pagerwojo – Plembon, pembangunan dinding penahan tanah ruas jalan Mantup – Ayam Alas, pembangunan dinding penahan tanah di ruas jalan Kembangbahu – Kalipang, dan pembangunan dinding penahan tanah di ruas jalan Pucuk – Sekaran. 

Baca Juga :  SATUKAN KEKUATAN MERAIH KEMENANGAN GUS MAIMUN SEBAGAI BUPATI TUBAN

‘’Akses jalan yang memadai mendukung potensi ekonomi, wisata, pertanian, dan UMKM. Prosentase pemantapan infrastruktur terus dilakukan tiap tahunnya,’’ pungkas Eko.

LAMONGAN – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Lamongan telah menuntaskan proyek infrastruktur Tahun 2019. Hal itu tak lepas dari komitmen untuk mensukseskan pembangunan di Kabupaten Lamongan. Sebab, infrastruktur yang memadai menjadi hal utama dalam menopang peningkatan perekonomian, serta menggeliatkan investasi di Kabupaten Lamongan. 

‘’Alhamdulillah seluruh proyek infrastruktur poros desa dan kabupaten Tahun 2019, telah rampung tepat waktu,’’ tutur Kepala DPU Bina Marga Lamongan, Eko Agus Triandono. 

Ada empat jenis pekerjaan infrastruktur poros desa. Diantaranya 137 kegiatan proyek peningkatan jalan poros desa strategis, sebanyak 24 kegiatan pembangunan jembatan poros strategis, sebanyak lima kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan poros strategis.  

‘’Ini sebagai upaya untuk memantapkan sarana dan prasarana dasar dengan menjaga kelestarian lingkungan, guna mendukung visi Lamongan lebih sejahtera dan berdaya saing,’’ ucap Eko, sapaan akrabnya. 

Baca Juga :  Kegiatan Wawasan Kebangsaan Anggota DPRD Provinsi Jatim Go Tjong Ping

Sementara itu, proyek infrastruktur jalan kabupaten juga mengedepankan kualitas dalam pelaksanaannya. Proyek yang sudah terealisasi meliputi pelebaran Jalan Plembon – Sugio, pembangunan jalur lingkar selatan (JLS) Babat, peningkatan jalan Soko – Dagang, peningkatan jalan Sukodadi – Sumberwudi, dan peningkatan jalan Tikung – Sumberkerep. 

‘’Tentunya untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Lamongan, dengan sasaran terwujudnya kuantitas dan kualitas sarpras jalan dan perhubungan,’’ tukasnya. 

Selain itu, telah dilakukan pemeliharaan berkala jalan ring road Deket – Tambaboyo. Sedangkan, lima titik proyek dinding penahan tanah cukup efektif untuk mengatasi sliding. Meliputi pembangunan dinding penahan tanah di ruas jalan Plembon – Sugio, pembangunan dinding penahan tanah di ruas jalan Pagerwojo – Plembon, pembangunan dinding penahan tanah ruas jalan Mantup – Ayam Alas, pembangunan dinding penahan tanah di ruas jalan Kembangbahu – Kalipang, dan pembangunan dinding penahan tanah di ruas jalan Pucuk – Sekaran. 

Baca Juga :  BNI Sukses Salurkan Kartu Tani Secara Digital di Bojonegoro

‘’Akses jalan yang memadai mendukung potensi ekonomi, wisata, pertanian, dan UMKM. Prosentase pemantapan infrastruktur terus dilakukan tiap tahunnya,’’ pungkas Eko.

Artikel Terkait

Most Read

Hari Ini Pertemukan User-PT HK

Minta Kades Sinergi dengan Pemkab

Artikel Terbaru


/