alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Rayakan Tahun Baru, Sampah Berserakan 

BOJONEGORO – Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan masih kurang. Kondisi ini terlihat saat perayaan tahun baru di alun-alun, Senin (1/1). Ramainya pengunjung juga bebarengan dengan sampah plastik yang berserakan. 

Seperti botol minuman, gelas plastik, tempat makanan, dan lain sebagainya. Namun, intinya yang mendominasi yaitu sampah berbahan plastik.

Hal ini sangat disayangkan. Sebab, tak jauh dari lokasi pengunjung yang sedang bersantai, telah tersedia tempat untuk membuang sampah. Padahal sampah plastik sudah jelas sulit terurai. Namun, hal-hal seperti ini masih terus ditemui.

“Kesadaran dan kepedulian masyarakat akan sampah masih minim. Mereka terkesan acuh dan malas. Meskipun sudah ada petugas kebersihan, paling tidak kita juga harus ikut membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan terbebas dari sampah berserakan,” imbuh salah satu pengunjung, Iwan, 34, yang kebetulan selesai membuang plastik makanannya di tempat sampah. 

Baca Juga :  Fraksi Gabungan Masih Alot

Tak hanya sampah, tarif parkir kendaraan di lokasi pun ikut naik. Di hari-hari biasa, tarif parkir hanya Rp 2.000 untuk kendaraan motor. Akan tetapi sekarang meningkat jadi Rp 5.000. 

“Saya tidak terlalu kaget akan naiknya harga parkir di alun-alun. Soalnya seingat saya musim tahun baru yang lalu harganya juga segitu,”  kata salah satu pengunjung alun-alun, Hidayat, 39.

Menurutnya, kenaikan ini dikarenakan adanya momen libur tahun baru. Karena alun-alun masih menjadi pusat keramaian di Bojonegoro, maka para juru parkir memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah penghasilannya. 

Dia memprediksi setelah berlalunya nuansa libur tahun baru, tarif parkir pun akan kembali seperti semula. (dny/)

Baca Juga :  Perahu Penyeberangan Terbalik di Bengawan

BOJONEGORO – Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan masih kurang. Kondisi ini terlihat saat perayaan tahun baru di alun-alun, Senin (1/1). Ramainya pengunjung juga bebarengan dengan sampah plastik yang berserakan. 

Seperti botol minuman, gelas plastik, tempat makanan, dan lain sebagainya. Namun, intinya yang mendominasi yaitu sampah berbahan plastik.

Hal ini sangat disayangkan. Sebab, tak jauh dari lokasi pengunjung yang sedang bersantai, telah tersedia tempat untuk membuang sampah. Padahal sampah plastik sudah jelas sulit terurai. Namun, hal-hal seperti ini masih terus ditemui.

“Kesadaran dan kepedulian masyarakat akan sampah masih minim. Mereka terkesan acuh dan malas. Meskipun sudah ada petugas kebersihan, paling tidak kita juga harus ikut membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan terbebas dari sampah berserakan,” imbuh salah satu pengunjung, Iwan, 34, yang kebetulan selesai membuang plastik makanannya di tempat sampah. 

Baca Juga :  Zona Kuning Lagi, Sisakan 12 Kasus Covid-19

Tak hanya sampah, tarif parkir kendaraan di lokasi pun ikut naik. Di hari-hari biasa, tarif parkir hanya Rp 2.000 untuk kendaraan motor. Akan tetapi sekarang meningkat jadi Rp 5.000. 

“Saya tidak terlalu kaget akan naiknya harga parkir di alun-alun. Soalnya seingat saya musim tahun baru yang lalu harganya juga segitu,”  kata salah satu pengunjung alun-alun, Hidayat, 39.

Menurutnya, kenaikan ini dikarenakan adanya momen libur tahun baru. Karena alun-alun masih menjadi pusat keramaian di Bojonegoro, maka para juru parkir memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah penghasilannya. 

Dia memprediksi setelah berlalunya nuansa libur tahun baru, tarif parkir pun akan kembali seperti semula. (dny/)

Baca Juga :  Dinkes Siapkan 750 Ribu Vaksin Covid, Siapa yang Akan Diprioritaskan?

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/