alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Zaenuri Pamit Pulang

LAMONGAN, Radar Lamongan – Careteker Persela Lamongan Ragil Sudirman mencari format lini pertahanannya agar tidak mudah kebobolan saat melawan PSM Makassar besok (2/11). Setelah stoper asing Demerson bisa dimainkan lagi, kemarin giliran Zaenuri pamit pulang.
‘’Ini ada kabar keluarganya Zaenuri ada yang meninggal katanya,’’ ujar Ragil kemarin (30/11) sore.
Kepulangan Zaenuri membuat pelatih yang pernah menjadi kapten Persela di era divisi 2 itu tak punya pilihan stok untuk posisi dua stoper. Ragil bakal memasang Demerson dengan Andri Muliadi. Dia tak mau berspekulasi dengan menarik mundur gelandang bertahan Syahroni atau Ahmad Bustomi untuk menempati posisi stoper.
‘’Waktunya mepet. Kalau nyoba, harus latihan dulu,’’ jelas pelatih yang biasa bermain stoper dan bek kanan semasa menjadi pemain itu.
Ragil mengatakan, mayoritas pemain kondisinya baik. Mereka bergabung menjadi latihan kemarin. Hari ini (1/12), pemain dijadwalkan official training.
Menurut Ragil, Dwi Kuswanto dkk diminta tidak terbebani dengan kekalahan sebelumnya. Putaran pertama belum berakhir. Masih ada kesempatan terbuka apabila pemain memiliki semangat untuk menang.
“Kita lebih menekankan pada psikis pemain, memotivasi mereka untuk semangat menghadapi pertandingan besok melawan PSM Makassar,” ujarnya.  
Ragil menambahkan, para pemain memiliki waktu jeda lima hari. Waktu itu cukup untuk pemulihan. Termasuk, pemulihan cedera Ivan Carlos.
Pelatih yang pernah memerkuat Persebaya Surabaya itu menjelaskan, para pemain sudah terbiasa dengan formasi sebelumnya. Dia bertugas memperbaiki yang sudah ada. “Targetnya pasti menang, karena itu kita akan bermain maksimal nanti,” terangnya.
Manajer Persela Edy Yunan Achmady menjelaskan, careteker bakal memimpin tim dalam beberapa pertandingan ke depan. Sesuai ketentuan PT LIB, kekosongan pelatih maksimal hanya sebulan.
Menurut dia, manajemen masih menghimpun masukan yang bisa membawa Persela menjadi lebih baik ke depannya. “Kita masih menerima banyak masukan, sambil melihat posisi pelatih yang masih free dan sesuai dengan keinginan masyarakat Lamongan,” jelas pria yang juga menjabat Kabag Administrasi Pembangunan tersebut.
Yunan meminta pemain fokus pada pertandingan berikutnya. Dia berharap careteker bisa memperbaiki kesalahan sebelumnya. Sehingga Persela bisa meraih poin pada pertandingan selanjutnya. Sebelum putaran pertama berakhir, masih ada tiga pertandingan lagi. Ada kesempatan Persela untuk memperbaiki posisi agar tidak sampai masuk zona degradasi.

Baca Juga :  Pungky Aji Sulistyo, Pelukis Blora dengan Media Daun Jati

LAMONGAN, Radar Lamongan – Careteker Persela Lamongan Ragil Sudirman mencari format lini pertahanannya agar tidak mudah kebobolan saat melawan PSM Makassar besok (2/11). Setelah stoper asing Demerson bisa dimainkan lagi, kemarin giliran Zaenuri pamit pulang.
‘’Ini ada kabar keluarganya Zaenuri ada yang meninggal katanya,’’ ujar Ragil kemarin (30/11) sore.
Kepulangan Zaenuri membuat pelatih yang pernah menjadi kapten Persela di era divisi 2 itu tak punya pilihan stok untuk posisi dua stoper. Ragil bakal memasang Demerson dengan Andri Muliadi. Dia tak mau berspekulasi dengan menarik mundur gelandang bertahan Syahroni atau Ahmad Bustomi untuk menempati posisi stoper.
‘’Waktunya mepet. Kalau nyoba, harus latihan dulu,’’ jelas pelatih yang biasa bermain stoper dan bek kanan semasa menjadi pemain itu.
Ragil mengatakan, mayoritas pemain kondisinya baik. Mereka bergabung menjadi latihan kemarin. Hari ini (1/12), pemain dijadwalkan official training.
Menurut Ragil, Dwi Kuswanto dkk diminta tidak terbebani dengan kekalahan sebelumnya. Putaran pertama belum berakhir. Masih ada kesempatan terbuka apabila pemain memiliki semangat untuk menang.
“Kita lebih menekankan pada psikis pemain, memotivasi mereka untuk semangat menghadapi pertandingan besok melawan PSM Makassar,” ujarnya.  
Ragil menambahkan, para pemain memiliki waktu jeda lima hari. Waktu itu cukup untuk pemulihan. Termasuk, pemulihan cedera Ivan Carlos.
Pelatih yang pernah memerkuat Persebaya Surabaya itu menjelaskan, para pemain sudah terbiasa dengan formasi sebelumnya. Dia bertugas memperbaiki yang sudah ada. “Targetnya pasti menang, karena itu kita akan bermain maksimal nanti,” terangnya.
Manajer Persela Edy Yunan Achmady menjelaskan, careteker bakal memimpin tim dalam beberapa pertandingan ke depan. Sesuai ketentuan PT LIB, kekosongan pelatih maksimal hanya sebulan.
Menurut dia, manajemen masih menghimpun masukan yang bisa membawa Persela menjadi lebih baik ke depannya. “Kita masih menerima banyak masukan, sambil melihat posisi pelatih yang masih free dan sesuai dengan keinginan masyarakat Lamongan,” jelas pria yang juga menjabat Kabag Administrasi Pembangunan tersebut.
Yunan meminta pemain fokus pada pertandingan berikutnya. Dia berharap careteker bisa memperbaiki kesalahan sebelumnya. Sehingga Persela bisa meraih poin pada pertandingan selanjutnya. Sebelum putaran pertama berakhir, masih ada tiga pertandingan lagi. Ada kesempatan Persela untuk memperbaiki posisi agar tidak sampai masuk zona degradasi.

Baca Juga :  28 Nyawa melayang, Angka Kematian Ibu Meningkat Melebihi Tahun Lalu

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/