alexametrics
27.3 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Angin Robohkan Rumah – Warung 

LAMONGAN, Radar Lamongan – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Dusun Nataan, Desa Gedongboyountung, Kecamatan Turi kemarin sore (30/11). Amukan angin merobohkan rumah milik Srimonah dan warung milik Nemu. 

‘’Iya memang benar. Informasi yang saya terima dari kades setempat, kejadiannya sekitar pukul 16.30,’’ tutur Camat Turi, Suja’i, kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Berdasarkan laporan, Nemu mengalami kerugian Rp 20 juta. Sedangkan, Srimonah ditaksir mengalami kerugian Rp 5 juta. 

‘’Jika dikalkulasi kerugian mencapai Rp 25 juta. Sementara informasi hanya kerusakan dua bangunan,’’ ujar Ja’i saat dikonfirmasi via ponsel. 

Baca Juga :  Tertimpa Pohon, Pemotor dan Pembonceng Tewas

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Muslimin mengatakan, kini pihaknya sudah mengerahkan petugas untuk meninjau ke lapangan. 

‘’Kita masih berkoordinasi dengan pihak terkait,’’ imbuhnya. 

Muslimin menyatakan, peralihan dari musim kemarau ke penghujan memang berpotensi terjadinya angin kencang. Pihaknya sudah mengimbau kepada warga melalui pemerintah desa setempat untuk meningkatkan kewaspadaan. 

‘’Petugas di lapangan juga membantu mengevakuasi rumah dan warung yang roboh,’’ tutur Muslimin.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Dusun Nataan, Desa Gedongboyountung, Kecamatan Turi kemarin sore (30/11). Amukan angin merobohkan rumah milik Srimonah dan warung milik Nemu. 

‘’Iya memang benar. Informasi yang saya terima dari kades setempat, kejadiannya sekitar pukul 16.30,’’ tutur Camat Turi, Suja’i, kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Berdasarkan laporan, Nemu mengalami kerugian Rp 20 juta. Sedangkan, Srimonah ditaksir mengalami kerugian Rp 5 juta. 

‘’Jika dikalkulasi kerugian mencapai Rp 25 juta. Sementara informasi hanya kerusakan dua bangunan,’’ ujar Ja’i saat dikonfirmasi via ponsel. 

Baca Juga :  Penyaluran Rastra Tuntas Minggu Ini

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Muslimin mengatakan, kini pihaknya sudah mengerahkan petugas untuk meninjau ke lapangan. 

‘’Kita masih berkoordinasi dengan pihak terkait,’’ imbuhnya. 

Muslimin menyatakan, peralihan dari musim kemarau ke penghujan memang berpotensi terjadinya angin kencang. Pihaknya sudah mengimbau kepada warga melalui pemerintah desa setempat untuk meningkatkan kewaspadaan. 

‘’Petugas di lapangan juga membantu mengevakuasi rumah dan warung yang roboh,’’ tutur Muslimin.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/