alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Unisla Wisuda 1.083 Mahasiswa, Bangun Kampus Dekat Situs Pataan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar wisuda XVIII Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana selama dua hari berturut-turut, Sabtu (30/10) dan Minggu (31/10). Wisuda yang diikuti 1.083 wisudawan tersebut digelar dengan konsep hybrid dan virtual. Wisudawan, tamu, dan panitia yang telah memenuhi standar protokol kesehatan (prokes) mengikuti wisuda secara hybrid di aula kampus Unisla. Sedangkan yang tidak memenuhi prokes, diarahkan mengikuti wisuda secara virtual. ‘’Upacara wisuda ini merupakan puncak dari proses pembelajaran mahasiswa selama mengikuti perkuliahan dan pendidikan di Unisla,’’ kata Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono dalam sambutannya.
Bambang juga melaporkan pelaksanaan kegiatan akademik dan non akademik periode 2020/2021. Antara lain, telah dilakukan pengembangan kurikulum untuk mendukung kebijakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.  ‘’Kurikulum yang memungkinkan mahasiswa memiliki pengalaman di luar kampus. Ini sangat diperlukan ketika mereka lulus serta terjun ke dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat,’’ paparnya.
Dia melanjutkan, guna meningkatkan reputasi akademik, Unisla telah melakukan kerja sama tridharma dengan beberapan pihak. Yakni, lembaga  pendidikan dalam dan luar negeri, instansi pemerintahan, kementerian, serta instansi bisnis baik regional atau nasional. Sehingga Unisla sukses sebagai peringkat keempat  Perguruan Tinggi NU Terbaik oleh Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU). Selain itu menduduki peringkat ke 26 dari 306 perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Timur. Sekaligus ranking ke 171 dari 4.512 kampus di Indonesia. ‘’Tahun ini Unisla memulai pembangunan kampus tiga di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, dekat dengan Situs Candi Pataan. Program ini selaras dengan cita-cita para pendahulu supaya masyarakat Lamongan mengenyam pendidikan tinggi. Sekaligus mendukung program Bupati Lamongan untuk mengembangkan wilayah selatan,’’ pungkas Bambang.

Baca Juga :  New Spirit Revival Tourism

LAMONGAN, Radar Lamongan – Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar wisuda XVIII Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana selama dua hari berturut-turut, Sabtu (30/10) dan Minggu (31/10). Wisuda yang diikuti 1.083 wisudawan tersebut digelar dengan konsep hybrid dan virtual. Wisudawan, tamu, dan panitia yang telah memenuhi standar protokol kesehatan (prokes) mengikuti wisuda secara hybrid di aula kampus Unisla. Sedangkan yang tidak memenuhi prokes, diarahkan mengikuti wisuda secara virtual. ‘’Upacara wisuda ini merupakan puncak dari proses pembelajaran mahasiswa selama mengikuti perkuliahan dan pendidikan di Unisla,’’ kata Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono dalam sambutannya.
Bambang juga melaporkan pelaksanaan kegiatan akademik dan non akademik periode 2020/2021. Antara lain, telah dilakukan pengembangan kurikulum untuk mendukung kebijakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.  ‘’Kurikulum yang memungkinkan mahasiswa memiliki pengalaman di luar kampus. Ini sangat diperlukan ketika mereka lulus serta terjun ke dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat,’’ paparnya.
Dia melanjutkan, guna meningkatkan reputasi akademik, Unisla telah melakukan kerja sama tridharma dengan beberapan pihak. Yakni, lembaga  pendidikan dalam dan luar negeri, instansi pemerintahan, kementerian, serta instansi bisnis baik regional atau nasional. Sehingga Unisla sukses sebagai peringkat keempat  Perguruan Tinggi NU Terbaik oleh Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU). Selain itu menduduki peringkat ke 26 dari 306 perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Timur. Sekaligus ranking ke 171 dari 4.512 kampus di Indonesia. ‘’Tahun ini Unisla memulai pembangunan kampus tiga di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, dekat dengan Situs Candi Pataan. Program ini selaras dengan cita-cita para pendahulu supaya masyarakat Lamongan mengenyam pendidikan tinggi. Sekaligus mendukung program Bupati Lamongan untuk mengembangkan wilayah selatan,’’ pungkas Bambang.

Baca Juga :  Tim Cricket Putra U-17 Lamongan Sabet Emas di Kejurda JatimĀ 

Artikel Terkait

Most Read

Dua Bulan Kesulitan Air Bersih

Jelang Kompetisi Jadwal Latihan Berubah

Menggambar Itu Mengasyikkan

Melanggar, Baliho Gus Ipul Masih Dibiarkan

Artikel Terbaru


/