alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Tiga Rawa di Lamongan, Dinormalisasi

LAMONGAN, Radar Lamongan – Musim kemarau ini menjadi momen tepat melakukan normalisasi rawa atau waduk. Sehingga, dengan mengurangi sedimentasi, diharapkan tampungan air bisa lebih banyak. Tahun ini diagendakan menormalisasi tiga rawa.

 

Kabag Protokol dan Komunikasi Pemkab Lamongan Arif Bakhtiar membenarkan hal tersebut. Tiga rawa yang dinormalisasi yakni Rawa Semando di Kecamatan Babat, Rawa Sekaran, dan Rawa Cungkup di Kecamatan Pucuk. Diproyeksikan satu rawa dinormalisasi.

 

Satu rawa dinormalisasi 20.000 meter kubik. Seluruhnya akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU SDA) Provinsi Jawa Timur. Hal itu dilakukan untuk mengurangi air masuk ke wilayah bengawan jero saat musim penghujan.

 

‘’Tentunya ini juga melakukan penanganan banjir, dan ini sudah sesuai dengan desain BBWS Bengawan Solo untuk mengurangi air masuk ke Kali Blawi,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Kurang Latihan Peragaan Busana

 

Diberitakan sebelumnya, tahun ini diusulkan dua pompa mobile dengan kapasitas 1.000 liter per detik. ‘’ Tentunya tak hanya itu saja, akan tetapi juga adanya pompa air serta normalisasi di bengawan jero,’’ terangnya. (mal/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Musim kemarau ini menjadi momen tepat melakukan normalisasi rawa atau waduk. Sehingga, dengan mengurangi sedimentasi, diharapkan tampungan air bisa lebih banyak. Tahun ini diagendakan menormalisasi tiga rawa.

 

Kabag Protokol dan Komunikasi Pemkab Lamongan Arif Bakhtiar membenarkan hal tersebut. Tiga rawa yang dinormalisasi yakni Rawa Semando di Kecamatan Babat, Rawa Sekaran, dan Rawa Cungkup di Kecamatan Pucuk. Diproyeksikan satu rawa dinormalisasi.

 

Satu rawa dinormalisasi 20.000 meter kubik. Seluruhnya akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU SDA) Provinsi Jawa Timur. Hal itu dilakukan untuk mengurangi air masuk ke wilayah bengawan jero saat musim penghujan.

 

‘’Tentunya ini juga melakukan penanganan banjir, dan ini sudah sesuai dengan desain BBWS Bengawan Solo untuk mengurangi air masuk ke Kali Blawi,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Sinkron Tuntas, UNBK Dimajukan

 

Diberitakan sebelumnya, tahun ini diusulkan dua pompa mobile dengan kapasitas 1.000 liter per detik. ‘’ Tentunya tak hanya itu saja, akan tetapi juga adanya pompa air serta normalisasi di bengawan jero,’’ terangnya. (mal/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/