alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Kelanjutan Pembangunan Pasar Kerajinan Margomulyo Ditunda

Radar Bojonegoro – Pembangunan lanjutan Pasar Kerajinan di Kecamatan Margomulyo, batal dilanjutkan tahun ini. Anggarannya terkena efisiensi penanganan Covid-19. Dinas perdagangan (disdag) berencana membangunnya lagi tahun depan.

Kepala Disdag Sukaemi menjelaskan, pembangunan Pasar Kerajinan itu dijadwalkan tahun ini. Namun, pembangunan itu batal karena anggarannya terkena efisiensi. ‘’Alokasi angga rannya dialih kan untuk penangnan Covid-19. Jadi, tahun ini batal,’’ jelasnya.

Anggaran pembangunan pasar itu mencapai Rp 835 juta. Itu rencananya digunakan mela kukan penambahan sejumlah fasilitas di pasar itu. Sebab, gedung Pasar Kerajinan Margomulyo sudah ada. Rencananya, tahun ini akan dilakukan pembangunan lanjutan.

Pasar kerajinan itu saat ini belum bisa difungsikan karena fasilitasnya belum lengkap. Sebab, baru berdiri gedung saja. Pasar ini sebagai sentra produksi berbasis kayu jati. Pasar ini nantinya akan digunakan memasarkan kerajinan khas Margomulyo. Yakni, kerajinan akar jati. Sebab, kecamatan berbatasan dengan Kabupaten Ngawi itu pusat pembuatan kerajinan kayu jati.

Baca Juga :  Ikan Bawal Ditabur Lagi di Wisata Pemancingan

Bangunan Pasar Kerajinan Margomulyo sudah dibangun tahun sebelumnya. Pembangunan menggunakan dana APBD tahun itu. ‘’Perlu ada penambahan fasilitas. Terutama ruangan untuk para pedagang,’’ jelas mantan camat Tambakrejo itu. Tidak hanya memasarkan, juga bisa produksi kerajinan.

Sebab, nantinya akan diberikan ruang khusus produksi kerajinan. Pasar kerajinan itu nantinya diharapkan bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Margomulyo.

Kemmi menjelaskan, berencana melakukan pembangunan pasar itu tahun depan. Anggaran dipasang sama dengan tahun ini. Sehingga, pada 2022 mendatang pasar itu sudah bisa digunakan.

Selain Margomulyo, menurut Kemmi, Bojonegoro memiliki dua pasar kerajinan. Satunya ada di depan Kantor Kecamatan Ngasem. Namun, pasar itu juga belum difungsikan karena masih perlu penambahan fasilitas, yakni pagar. ‘’Rencananya tahun ini kami buatkan pagar. Sehingga, bisa segera digunakan,’’ jelasnya

Baca Juga :  Dandim 0813 Bojonegoro Alih Tugas

Radar Bojonegoro – Pembangunan lanjutan Pasar Kerajinan di Kecamatan Margomulyo, batal dilanjutkan tahun ini. Anggarannya terkena efisiensi penanganan Covid-19. Dinas perdagangan (disdag) berencana membangunnya lagi tahun depan.

Kepala Disdag Sukaemi menjelaskan, pembangunan Pasar Kerajinan itu dijadwalkan tahun ini. Namun, pembangunan itu batal karena anggarannya terkena efisiensi. ‘’Alokasi angga rannya dialih kan untuk penangnan Covid-19. Jadi, tahun ini batal,’’ jelasnya.

Anggaran pembangunan pasar itu mencapai Rp 835 juta. Itu rencananya digunakan mela kukan penambahan sejumlah fasilitas di pasar itu. Sebab, gedung Pasar Kerajinan Margomulyo sudah ada. Rencananya, tahun ini akan dilakukan pembangunan lanjutan.

Pasar kerajinan itu saat ini belum bisa difungsikan karena fasilitasnya belum lengkap. Sebab, baru berdiri gedung saja. Pasar ini sebagai sentra produksi berbasis kayu jati. Pasar ini nantinya akan digunakan memasarkan kerajinan khas Margomulyo. Yakni, kerajinan akar jati. Sebab, kecamatan berbatasan dengan Kabupaten Ngawi itu pusat pembuatan kerajinan kayu jati.

Baca Juga :  Dandim 0813 Bojonegoro Alih Tugas

Bangunan Pasar Kerajinan Margomulyo sudah dibangun tahun sebelumnya. Pembangunan menggunakan dana APBD tahun itu. ‘’Perlu ada penambahan fasilitas. Terutama ruangan untuk para pedagang,’’ jelas mantan camat Tambakrejo itu. Tidak hanya memasarkan, juga bisa produksi kerajinan.

Sebab, nantinya akan diberikan ruang khusus produksi kerajinan. Pasar kerajinan itu nantinya diharapkan bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Margomulyo.

Kemmi menjelaskan, berencana melakukan pembangunan pasar itu tahun depan. Anggaran dipasang sama dengan tahun ini. Sehingga, pada 2022 mendatang pasar itu sudah bisa digunakan.

Selain Margomulyo, menurut Kemmi, Bojonegoro memiliki dua pasar kerajinan. Satunya ada di depan Kantor Kecamatan Ngasem. Namun, pasar itu juga belum difungsikan karena masih perlu penambahan fasilitas, yakni pagar. ‘’Rencananya tahun ini kami buatkan pagar. Sehingga, bisa segera digunakan,’’ jelasnya

Baca Juga :  Tidak Suka Masak Ikan

Artikel Terkait

Most Read

Mencoba Geluti Hidroponik

87 CJH Cadangan Tidak Boleh Menuntut

Kades Tuding Camat Pungli DD

Perlahan, MPU Makin Ditinggalkan

Artikel Terbaru


/