alexametrics
22.6 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Pencuri Ternak Dituntut Empat Bulan Penjara

LAMONGAN, Radar Lamongan – Safii, terdakwa pencurian tiga ekor menthog di Desa Karangturi, Kecamatan Glagah, dituntut pidana penjara selama empat bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rimin, kemarin (31/7). Dia dinilai JPU terbukti melanggar pasal 362 KUHP karena telah mengambil suatu barang milik orang lain dengan cara melawan hukum.

Akibat perbuatannya, korban Mochamad Sofyan, 60, mengalami kerugian Rp 175 ribu. ‘’Menyatakan terdakwa Safii telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana pencurian. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan penjara selama empat bulan, dikurangkan seluruhnya selama terdakwa ditahan,’’ kata JPU.

Baca Juga :  Hanya Dua Pendonor Per Hari

Selain meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara, jaksa juga memerintahkan barang bukti (BB) berupa tiga ekor menthog yang kini di Mapolsek Glagah dikembalikan kepada korban. Meskipun di persidangan sebelumnya, Sofyan mengaku mengikhlaskan menthog ternaknya untuk polisi.

JPU juga memertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan bagi terdakwa. Hal memberatkan, perbuatan Safii dinilai meresahkan masyarakat. Hal meringankan, Safii merupakan tulang punggung keluarganya dan belum pernah dihukum.

Majelis hakim M Aunur Rofiq, Ery Acoka Bharata, dan Agusty Hadi Widarto memberi kesempatan bagi Safii untuk menyampaikan pembelaan. Safii merasa keberatan bila harus menjalani hukuman selama empat bulan, meskipun telah menjalani penahanan tiga bulan.

‘’Minta keringanan hukuman Pak. Kasihan anak saya di rumah, soalnya saya tidak bekerja. Saya juga menyesal dan berjanji tidak mengulangi lagi,’’ pintanya.

Baca Juga :  4.124 Hektare Tambak Terendam di Lamongan

Majelis hakim akan memertimbangkan tuntutan dari jaksa dan pembelaan dari terdakwa. Sidang dilanjutkan minggu depan dengan agenda putusan.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Safii, terdakwa pencurian tiga ekor menthog di Desa Karangturi, Kecamatan Glagah, dituntut pidana penjara selama empat bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rimin, kemarin (31/7). Dia dinilai JPU terbukti melanggar pasal 362 KUHP karena telah mengambil suatu barang milik orang lain dengan cara melawan hukum.

Akibat perbuatannya, korban Mochamad Sofyan, 60, mengalami kerugian Rp 175 ribu. ‘’Menyatakan terdakwa Safii telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana pencurian. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan penjara selama empat bulan, dikurangkan seluruhnya selama terdakwa ditahan,’’ kata JPU.

Baca Juga :  Calon Sekkab Lamongan Ditargetkan Dilantik Bulan Depan

Selain meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara, jaksa juga memerintahkan barang bukti (BB) berupa tiga ekor menthog yang kini di Mapolsek Glagah dikembalikan kepada korban. Meskipun di persidangan sebelumnya, Sofyan mengaku mengikhlaskan menthog ternaknya untuk polisi.

JPU juga memertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan bagi terdakwa. Hal memberatkan, perbuatan Safii dinilai meresahkan masyarakat. Hal meringankan, Safii merupakan tulang punggung keluarganya dan belum pernah dihukum.

Majelis hakim M Aunur Rofiq, Ery Acoka Bharata, dan Agusty Hadi Widarto memberi kesempatan bagi Safii untuk menyampaikan pembelaan. Safii merasa keberatan bila harus menjalani hukuman selama empat bulan, meskipun telah menjalani penahanan tiga bulan.

‘’Minta keringanan hukuman Pak. Kasihan anak saya di rumah, soalnya saya tidak bekerja. Saya juga menyesal dan berjanji tidak mengulangi lagi,’’ pintanya.

Baca Juga :  Rencanakan Jalan Tol di Pantura

Majelis hakim akan memertimbangkan tuntutan dari jaksa dan pembelaan dari terdakwa. Sidang dilanjutkan minggu depan dengan agenda putusan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/