alexametrics
29.4 C
Bojonegoro
Saturday, June 25, 2022

Butuh Tim Reaksi Cepat Atasi Kebakaran Hutan

BOJONEGORO – Kebakaran lahan hutan di wilayah Bojonegoro menjadi perhatian serius. Apalagi, data dari Perhutani KPH Bojonegoro menyebutkan 14 hektare hutan jati tercatat terbakar dalam sebulan terakhir, terutama hutan jati di sejumlah lokasi.

Dinas pemadam kebakaran (damkar) bersama sejumlah instansi bersepakat untuk membuat pokso. Hal ini dilakukan untuk melakukan penanganan kebakaran hutan. ‘’Ya ada rakor bersama, Kapolres Bojonegoro, Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH Bojonegoro, Padangan, Parengan), PMI, dinas kesehatan, kasatpol PP, camat wilayah hutan,’’ kata Kasi Pemadaman Dinas Damkar Sukirno, selasa (31/7).

Dia menjelaskan, hasil rapat koordinasi itu diputuskan untuk membentuk posko salah satu tugasnya mengomando apabila terjadi kebakaran hutan. ‘’Membentuk satgas reaksi cepat penanganan kebakaran hutan,’’ jelasnya. Diketahui, terbakarnya hutan jati di wilayah hutan tersebut bukan pohonnya.

Baca Juga :  Bekuk Residivis Pengedar Narkoba Jenis Sabu-Sabu

Namun, semak belukar di sekitar pohon. Rerata jati milik KPH Bojonegoro terbakar terbanyak di Kecamaan Ngasem seluas 7 hektare dan sejumlah kecamatan lainnya. Jika dibandingkan dengan luas hutan di Bojonegoro, lahan hutan kebakaran masih kecil. Karena luas hutan di wilayah KPH Bojonegoro mencapai 50 ribu hektare terletak di wilayah selatan Bojonegoro. Rerata, pohon yang terbakar yakni jati muda. 

BOJONEGORO – Kebakaran lahan hutan di wilayah Bojonegoro menjadi perhatian serius. Apalagi, data dari Perhutani KPH Bojonegoro menyebutkan 14 hektare hutan jati tercatat terbakar dalam sebulan terakhir, terutama hutan jati di sejumlah lokasi.

Dinas pemadam kebakaran (damkar) bersama sejumlah instansi bersepakat untuk membuat pokso. Hal ini dilakukan untuk melakukan penanganan kebakaran hutan. ‘’Ya ada rakor bersama, Kapolres Bojonegoro, Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH Bojonegoro, Padangan, Parengan), PMI, dinas kesehatan, kasatpol PP, camat wilayah hutan,’’ kata Kasi Pemadaman Dinas Damkar Sukirno, selasa (31/7).

Dia menjelaskan, hasil rapat koordinasi itu diputuskan untuk membentuk posko salah satu tugasnya mengomando apabila terjadi kebakaran hutan. ‘’Membentuk satgas reaksi cepat penanganan kebakaran hutan,’’ jelasnya. Diketahui, terbakarnya hutan jati di wilayah hutan tersebut bukan pohonnya.

Baca Juga :  Djoko Lukito: Pejabat Muda Seharusnya Daftar Sekda

Namun, semak belukar di sekitar pohon. Rerata jati milik KPH Bojonegoro terbakar terbanyak di Kecamaan Ngasem seluas 7 hektare dan sejumlah kecamatan lainnya. Jika dibandingkan dengan luas hutan di Bojonegoro, lahan hutan kebakaran masih kecil. Karena luas hutan di wilayah KPH Bojonegoro mencapai 50 ribu hektare terletak di wilayah selatan Bojonegoro. Rerata, pohon yang terbakar yakni jati muda. 

Artikel Terkait

Most Read

Hanya 11 Desa Terima Bantuan Keuangan

Merasa Kesulitan Cari Bahan Baku

Kanor-Rengel Hanya 10 Menit

Artikel Terbaru


/