alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

PPDB Blora Jalur Zonasi Hanya Bisa Tampung 42 Persen

Verifikasi Jarak Sekolah Harus Tepat

BLORA, Radar Bojonegoro – Hari ini (1/7) terakhir pendaftaran jalur zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMAN dan SMKN. Dari 6.298 pendaftar hanya bisa menampung 42 persen pendaftar. Sisa 58 persen disarankan untuk mendaftar di sekolah swasta. Operator diimbau verifikasi jarak pada jalur zonasi. Beberapa siswa pelosok harus mendaftar ke sekolah, karena terkendala jaringan dan perangkat teknologi.

 

Kepala Cabang Wilayah IV Dinas Pendidikan Jawa Tengah Budi Santosa menjelaskan, pendaftaran jalur zonasi dibuka selama tiga hari, dari Rabu (29/6) hingga hari ini (1/7). “Pagu sudah terisi semuanya mulai SMKN dan SMAN,” jelasnya.

 

Budi mengatakan, pendaftaran akun tercatat 6.298 siswa, dari jumlah tersebut, SMAN dan SMKN di daerah diperkirakan dapat menampung 42 persen. Selebihnya dianjurkan mendaftar di sekolah swasta. Misalnya, terpenuhinya pagu jalur zonasi, dari 8 SMA dengan pagu 1.191 dan 6 SMKN jumlah pagu 171 siswa di daerah terdapat pagu 1.309 siswa. Juga dengan jalur lainnya yakni afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua.

Baca Juga :  Beruntung, Temukan Monster di Tepi Bengawan Solo

 

Pendafataran jalur zonasi, pihaknya berharap operator sekolah teliti memeriksa dokumen. Jangan sampai pendaftar dengan jarak tidak sesuai diterima. Serta akan menampung jika terdapat walimurid tidak puas dan menyarankan segera melapor.

 

“Harus berpedoman aturan, kalau ada yang bermain akan kami tindak tegas,” jelasnya.

 

Sumirah, salah satu panitia PPDB SMAN Jepon mengatakan, pagu diberikan sekolah sudah terpenuhi, bahkan pendaftar melebihi pagu ditentukan. “Kalau verifikasi ini pendaftar harus ke sekolah,” jelasnya.

 

Sumirah mengatakan, pendaftar di sekolahnya ada berasal dari wilayah pelosok, terkadang ada yang terhalang sinyal internet dan perangkat mengakses PPDB sistem online. Sehingga perlu mendatangi ke sekolah. (luk/rij)

Baca Juga :  Pembentukan Bamus dan Banggar Alot

BLORA, Radar Bojonegoro – Hari ini (1/7) terakhir pendaftaran jalur zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMAN dan SMKN. Dari 6.298 pendaftar hanya bisa menampung 42 persen pendaftar. Sisa 58 persen disarankan untuk mendaftar di sekolah swasta. Operator diimbau verifikasi jarak pada jalur zonasi. Beberapa siswa pelosok harus mendaftar ke sekolah, karena terkendala jaringan dan perangkat teknologi.

 

Kepala Cabang Wilayah IV Dinas Pendidikan Jawa Tengah Budi Santosa menjelaskan, pendaftaran jalur zonasi dibuka selama tiga hari, dari Rabu (29/6) hingga hari ini (1/7). “Pagu sudah terisi semuanya mulai SMKN dan SMAN,” jelasnya.

 

Budi mengatakan, pendaftaran akun tercatat 6.298 siswa, dari jumlah tersebut, SMAN dan SMKN di daerah diperkirakan dapat menampung 42 persen. Selebihnya dianjurkan mendaftar di sekolah swasta. Misalnya, terpenuhinya pagu jalur zonasi, dari 8 SMA dengan pagu 1.191 dan 6 SMKN jumlah pagu 171 siswa di daerah terdapat pagu 1.309 siswa. Juga dengan jalur lainnya yakni afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua.

Baca Juga :  Personil Pendataan Gizi Hanya Diberi Waktu 32 Hari

 

Pendafataran jalur zonasi, pihaknya berharap operator sekolah teliti memeriksa dokumen. Jangan sampai pendaftar dengan jarak tidak sesuai diterima. Serta akan menampung jika terdapat walimurid tidak puas dan menyarankan segera melapor.

 

“Harus berpedoman aturan, kalau ada yang bermain akan kami tindak tegas,” jelasnya.

 

Sumirah, salah satu panitia PPDB SMAN Jepon mengatakan, pagu diberikan sekolah sudah terpenuhi, bahkan pendaftar melebihi pagu ditentukan. “Kalau verifikasi ini pendaftar harus ke sekolah,” jelasnya.

 

Sumirah mengatakan, pendaftar di sekolahnya ada berasal dari wilayah pelosok, terkadang ada yang terhalang sinyal internet dan perangkat mengakses PPDB sistem online. Sehingga perlu mendatangi ke sekolah. (luk/rij)

Baca Juga :  LMDH Randublatung, Blora Ajukan Audiensi DPRD

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/