alexametrics
24.2 C
Bojonegoro
Thursday, May 19, 2022

Pipa PDAM Pecah, Pasokan Air Terganggu 

TUBAN – Pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lestari Tuban untuk sebagian pelanggan di wilayah Tuban dan sekitarnya terganggu, Senin (30/4). Pemicunya, pipa air di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak pecah. Akibatnya, pasokan air ke pelanggan pun terganggu.  

Aliran air untuk pelanggan PDAM di sepanjang Jalan Wahidin Sudiro Husodo misalnya. Sejak siang, air mampet. Begitu juga di wilayah Kelurahan Sidorejo. Dimungkinkan, terganggunya pasokan air juga terjadi di wilayah Tuban barat. 

Sekretaris PDAM Tirta Lestari Tuban Agus Setyo Utomo ketika dikonfirmasi mengatakan, kebocoran pipa terjadi pada pipa berdiameter 300 milimeter (mm) yang berada di kedalaman sekitar 2 meter. ‘’Pipa yang pecah jumlahnya satu batang dengan panjang sekitar 6 meter,’’ kata dia kepada Jawa Pos Radar Tuban. 

Baca Juga :  Diblayer, Mengejar, Malah Dikeroyok 

Diungkapkan dia, faktor pecahnya pipa tersebut diduga karena tekanan air yang cukup tinggi. Agus mengklaim pipa yang baru terpasang sekitar dua tahun lalu tersebut sesuai dengan spesifikasinya. Karena itu, kebocoran pipa tersebut sepenuhnya karena faktor nonteknis. ‘’Sekarang pengerjaan masih berlanjut hingga lembur. Setelah selesai, air kembali normal,’’ kata dia.

  

TUBAN – Pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lestari Tuban untuk sebagian pelanggan di wilayah Tuban dan sekitarnya terganggu, Senin (30/4). Pemicunya, pipa air di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak pecah. Akibatnya, pasokan air ke pelanggan pun terganggu.  

Aliran air untuk pelanggan PDAM di sepanjang Jalan Wahidin Sudiro Husodo misalnya. Sejak siang, air mampet. Begitu juga di wilayah Kelurahan Sidorejo. Dimungkinkan, terganggunya pasokan air juga terjadi di wilayah Tuban barat. 

Sekretaris PDAM Tirta Lestari Tuban Agus Setyo Utomo ketika dikonfirmasi mengatakan, kebocoran pipa terjadi pada pipa berdiameter 300 milimeter (mm) yang berada di kedalaman sekitar 2 meter. ‘’Pipa yang pecah jumlahnya satu batang dengan panjang sekitar 6 meter,’’ kata dia kepada Jawa Pos Radar Tuban. 

Baca Juga :  Zonasi SMK Terkendala Jurusan Terbatas

Diungkapkan dia, faktor pecahnya pipa tersebut diduga karena tekanan air yang cukup tinggi. Agus mengklaim pipa yang baru terpasang sekitar dua tahun lalu tersebut sesuai dengan spesifikasinya. Karena itu, kebocoran pipa tersebut sepenuhnya karena faktor nonteknis. ‘’Sekarang pengerjaan masih berlanjut hingga lembur. Setelah selesai, air kembali normal,’’ kata dia.

  

Artikel Terkait

Most Read

Maling Pikap Kembali Beraksi

Selangkah Lagi Rekrut Wilkson

Lahan Made Belum Diberdayakan

Artikel Terbaru


/