alexametrics
27.3 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Usai Nonton Sepak Bola, Dikeroyok Delapan Orang 

PUCUK – Nasib apes dialami Muhyidin. Setelah menonton laga Persela Lamongan melawan Persebaya, Muhyi sapaannya, dikeroyok delapan orang tak dikenal ketika melintas di Jalan Lamongan-Babat, persisnya di Kecamatan Pucuk, Jumat malam (30/3). Pemuda asal Kecamatan Baureno, Bojonegoro, itu mengalami luka lebam. Serta, harus menjalani perawatan salah satu klinik di Kecamatan Babat. “Tadi malam (Jumat malam) rawat inap karena mimisan dan muntah.

Pagi ini (sabtu, Red) sudah diperbolehkan pulang,” kata M. Chusnul Fuad, kakak kandung korban sabtu (31/3).  Berdasar keterangan korban, terang Fuad, Muhyi mengenakan kaus suporter Persebaya dan dibonceng temannya Asrofi . Dia leluasa menyaksikan pertan dingan hingga selesai. Karena saat pertandingan LA mania dan Bonek Mania terlihat akur. Petaka datang ketika pelajar kelas XI madrasah aliyah (MA) itu pulang.

Baca Juga :  Khoirul Rohman, Olah Serai Wangi Jadi Minyak Atsiri

Delapan orang mengendarai empat motor menyerang Muhyi secara tiba-tiba. Delapan orang tak mengenakan atribut apapun dengan wajah ditutup. Namun, pelaku tak menyerang teman korban. Hingga sabtu, belum diketahui motif dan siapa pelaku pengeroyokan. Namun, pihak keluarga korban memilih untuk tak melapor ke pihak kepolisian. Kejadian ini, menurut Fuad, harus menjadi pembelajaran bersama. Sehingga, kedepan tak terulang lagi.

PUCUK – Nasib apes dialami Muhyidin. Setelah menonton laga Persela Lamongan melawan Persebaya, Muhyi sapaannya, dikeroyok delapan orang tak dikenal ketika melintas di Jalan Lamongan-Babat, persisnya di Kecamatan Pucuk, Jumat malam (30/3). Pemuda asal Kecamatan Baureno, Bojonegoro, itu mengalami luka lebam. Serta, harus menjalani perawatan salah satu klinik di Kecamatan Babat. “Tadi malam (Jumat malam) rawat inap karena mimisan dan muntah.

Pagi ini (sabtu, Red) sudah diperbolehkan pulang,” kata M. Chusnul Fuad, kakak kandung korban sabtu (31/3).  Berdasar keterangan korban, terang Fuad, Muhyi mengenakan kaus suporter Persebaya dan dibonceng temannya Asrofi . Dia leluasa menyaksikan pertan dingan hingga selesai. Karena saat pertandingan LA mania dan Bonek Mania terlihat akur. Petaka datang ketika pelajar kelas XI madrasah aliyah (MA) itu pulang.

Baca Juga :  Kopda Joko Pimpin Pindahkan Barang-Barang Milik Dasim

Delapan orang mengendarai empat motor menyerang Muhyi secara tiba-tiba. Delapan orang tak mengenakan atribut apapun dengan wajah ditutup. Namun, pelaku tak menyerang teman korban. Hingga sabtu, belum diketahui motif dan siapa pelaku pengeroyokan. Namun, pihak keluarga korban memilih untuk tak melapor ke pihak kepolisian. Kejadian ini, menurut Fuad, harus menjadi pembelajaran bersama. Sehingga, kedepan tak terulang lagi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/